Persipura Selalu Kalah pada 2 Laga Terakhir Pegadaian Championship: Jadi Pengingat Keras!

Pegadaian Championshiop 2025/2026 masih terus berlangsung dan akan menyelesaikan sejumlah pertandingan, namun dalam dua laga tandang, Mutiara Hitam, julukan Persipura, tak mampu memberikan hasil kemenangan atau poin.

BolaCom | Nandang PermanaDiterbitkan 04 Maret 2026, 18:45 WIB
Jeam Kelly Sroyer (depan) saat mencetak gol untuk Persipura Jayapura ke gawang Barito Putra dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Papua Bangkit, Jayapura, Minggu (15/2/2026). (Dok. Persipura)

Bola.com, Jakarta - Pegadaian Championship 2025/2026 masih terus berlangsung dan akan menyelesaikan sejumlah pertandingan, namun dalam dua laga tandang, Mutiara Hitam, julukan Persipura, tak mampu memberikan hasil kemenangan atau poin.

Persipura kalah di kandang PSS Sleman dengan skor 0-2 dan tunduk atas Tornado Kendal FC lewat skor 1-2. Manajer Persipura, Owen Rahadiyan mengaku kecewa Mutiara Hitam harus kehilangan poin pada dua laga itu mengingat putaran ketiga adalah masa-masa menentukan nasib untuk lolos ke BRI Super League.

Advertisement

"Saya sangat kecewa dengan hasil dua pertandingan terakhir, terlebih setelah kemenangan besar atas Barito Putera," ujar Owen Rahadiyan, dalam keterangan resmi klub yang diterima Bola.com pada Rabu (4/3/2026).

"Hasil ini tentu membuat perjalanan kita untuk mencapai target musim ini menjadi lebih berat, namun bukan berarti mustahil,” tambahnya. 

 

 

 


Pengingat Keras

Manajer Persipura, Owen Rahadiyan. (Istimewa)

Lebih lanjut, Owen Rahadiyan mengatakan bahwa dua kekalahan ini harus menjadi pengingat keras bagi semua elemen di dalam tim Persipura khususnya para pemain, untuk tidak cepat merasa puas.

“Kompetisi ini panjang, penuh tantangan, dan tidak memberi ruang bagi rasa lengah. Setiap pertandingan adalah ujian konsistensi, fokus, dan mentalitas" ungkapnya.

Owen Rahadiyan berpesan, dalam situasi seperti ini, seluruh tim harus kembali mengingat tujuan utama yang telah kita tetapkan sejak awal musim.

"Masih ada enam pertandingan tersisa. Enam kesempatan terakhir untuk memberikan segalanya, tanpa alasan,” ajak Owen Rahadiyan, dengan nada tegas untuk memotivasi semangat official, pelatih dan pemain.

“Kita harus jujur pada diri sendiri, memperbaiki kekurangan, dan menyatukan kembali fokus serta mentalitas bertanding,” tutupnya.

Berita Terkait