FIFA Temui Otoritas Meksiko: Keamanan Piala Dunia 2026 Jadi Pembahasan

Pertemuan ini dilakukan setelah muncul kekhawatiran terkait sejumlah insiden kekerasan yang terjadi di beberapa negara bagian Meksiko pekan lalu.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 06 Maret 2026, 07:15 WIB
Piala Dunia FIFA 2026 akan diselenggarakan di 16 kota di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dari Juni hingga Juli 2026. Turnamen kali ini menandai edisi pertama turnamen itu dengan kompetisi 48 tim dengan total 104 pertandingan. (ULISES RUIZ/AFP)

Bola.com, Jakarta - Perwakilan FIFA bertemu dengan otoritas keamanan Meksiko untuk meninjau protokol keamanan menjelang pertandingan FIFA World Cup 2026 yang akan digelar di negara tersebut.

Pertemuan ini dilakukan setelah muncul kekhawatiran terkait sejumlah insiden kekerasan yang terjadi di beberapa negara bagian Meksiko pekan lalu.

Advertisement

Kerusuhan itu dipicu oleh operasi militer yang berujung pada penangkapan dan kematian gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan julukan “El Mencho” dan merupakan pemimpin Cartel Jalisco Nueva Generacion.

Sekretaris Keamanan Federal Meksiko, Omar Garcia Harfuch, menjelaskan berbagai aspek keamanan telah dibahas secara mendalam.

“Kami meninjau protokol intelijen, pencegahan, dan pengerahan operasional yang diterapkan selama ajang internasional ini,” kata Omar García Harfuch melalui akun media sosialnya.

 
 

3 Negara Jadi Tuan Rumah

Logo Piala Dunia 2026. (FIFA)

Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan bersama oleh Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Meksiko sendiri dijadwalkan menjadi tuan rumah 13 pertandingan yang akan berlangsung di tiga kota besar: Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey.

Pertandingan pembuka turnamen akan mempertemukan Timnas Meksiko melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Mexico City, pada 11 Juni 2026.

Selain perwakilan FIFA dan Garcia Harfuch, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh anggota kabinet keamanan Meksiko serta pejabat dari pemerintah Mexico City dan negara bagian Jalisco dan Nuevo Leon.


Pemerintah Jamin Keamanan Turnamen

Petugas polisi melakukan pemeriksaan keamanan di Jalan Raya Morelia-Patzcuaro untuk mencegah pembakaran kendaraan dan blokade jalan di negara bagian Michoacan, Meksiko, pada 23 Februari 2026. (Enrique Castro/AFP)

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, sebelumnya menegaskan pemerintah akan memastikan keamanan bagi seluruh pengunjung selama turnamen berlangsung.

"Keamanan dijamin, dan ada pengawasan serta pemeriksaan yang cukup untuk memastikan tidak ada masalah sama sekali, sehingga ini akan menjadi Piala Dunia yang hebat dan damai, di mana para pengunjung datang untuk bersenang-senang," ujar Sheinbaum dalam pengarahan hariannya.

Beberapa hari sebelumnya, Sheinbaum juga melakukan percakapan telepon dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino. Dalam percakapan itu, Infantino disebut menyampaikan kepercayaan kepada Meksiko sebagai salah satu tuan rumah turnamen.

Ia bahkan menyatakan memiliki “kepercayaan penuh” negara tersebut mampu menyelenggarakan Piala Dunia bersama mitra tuan rumah lainnya.


Kekerasan Picu Kekhawatiran

Kekhawatiran keamanan muncul setelah pecahnya aksi kekerasan di kota Guadalajara dan 19 negara bagian lainnya. Dalam insiden tersebut, puluhan toko, kantor bank, dan kendaraan dibakar atau dijarah, sementara sejumlah jalan juga diblokir.

Negara bagian Jalisco, yang merupakan basis utama Cartel Jalisco Nueva Generacion, menjadi pusat kerusuhan pada 22 Februari setelah penangkapan dan kematian Oseguera Cervantes di kota Tapalpa di bagian selatan negara bagian tersebut.

Meski situasi keamanan sempat memicu kekhawatiran, pemerintah Meksiko dan FIFA terus bekerja sama untuk memastikan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 berjalan aman dan lancar bagi pemain maupun para penggemar sepak bola dari seluruh dunia.

Sumber: Telegraph

Berita Terkait