BRI Super League: Bernardo Tavares Siapkan Strategi Khusus demi Persebaya Curi Poin di Markas Borneo FC

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkap ia sedan menyusun strategi untuk laga di Samarinda demi hasil positif skuat Bajul Ijo.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 06 Maret 2026, 11:45 WIB
Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya di BRI Super League 2025/2026. (Dok. persebaya.id)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya kembali menghadapi ujian berat di tengah ketatnya persaingan BRI Super League 2025/2026.

Kali ini, Bajul Ijo harus menjalani lawatan ke Samarinda untuk menghadapi satu di antara tim paling konsisten musim ini, Borneo FC Samarinda.

Advertisement

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, kembali dihadapkan pada tantangan besar. Setelah melalui pertandingan sarat tensi pada pekan sebelumnya, ia kini memusatkan perhatian penuh pada duel berikutnya melawan Borneo FC.

Persebaya dijadwalkan bertandang ke markas Borneo FC dalam pertandingan pekan ke-25. Pertandingan kedua tim akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7-3-2026) malam.

Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama berupaya menjaga posisi mereka di papan atas klasemen. Dengan kualitas skuad yang dimiliki masing-masing tim, duel juga dipastikan berjalan dalam tempo tinggi.


Wajib Evaluasi

Kakang Rudianto beraksi di laga Persebaya vs Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026. (Dok Persib)

Menjelang pertandingan tersebut, Tavares menegaskan bahwa evaluasi dari laga sebelumnya menjadi langkah awal yang wajib dilakukan timnya. Ia ingin memastikan seluruh pemain belajar dari pengalaman saat menghadapi Persib Bandung.

"Pertama-tama, kami harus menganalisis permainan dan memperbaiki hal-hal yang belum berjalan dengan baik, terutama terkait peluang yang kami ciptakan dan juga peluang yang didapatkan saat melawan Persib. Di sisi lain, kami juga harus menjaga hal-hal positif yang sudah kami tampilkan di pertandingan tersebut," ujar Tavares.

Menurutnya, proses analisis tersebut akan menjadi dasar bagi tim pelatih dalam menyusun strategi untuk laga di Samarinda. Ia ingin setiap keputusan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan tim.

"Kami akan menganalisis kekuatan lawan, melihat celah yang bisa kami eksplorasi, serta menentukan pemain-pemain yang paling tepat untuk diturunkan sesuai karakteristik dan strategi yang ingin kami terapkan saat menghadapi Borneo," imbuh pelatih berusia 45 tahun tersebut.


Perbaiki Kelemahan

Duel Persebaya vs Persib di Stadion GBT, Surabaya, Senin (2-3-2026). (Dok. persebaya.id)

Dalam pertandingan melawan Persib pekan lalu, Persebaya sempat mengalami kesulitan dalam mengontrol ruang di area second line. Hal itu beberapa kali dimanfaatkan lawan untuk melepaskan tembakan jarak jauh yang berbahaya.

Situasi tersebut menjadi perhatian serius bagi Tavares. Ia tak ingin kelemahan serupa kembali terjadi ketika menghadapi Borneo, yang juga memiliki pemain dengan kemampuan tendangan jarak jauh.

"Kami juga tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang bagi pemain lawan untuk menembak seperti yang terjadi di laga melawan Persib. Sebab, Borneo memiliki pemain-pemain yang sangat berbahaya dalam situasi tersebut," ulas Tavares.


Catatan Positif Borneo FC

Kemelut para pemain Persija Jakarta di depan gawang Borneo FC saat laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Selasa (03/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menariknya, calon lawan Persebaya juga datang dengan hasil imbang pada pekan sebelumnya. Borneo berhasil membawa pulang satu poin saat bertandang ke markas Persija Jakarta pada pekan ke-24.

Fakta tersebut membuat pertandingan di Samarinda diperkirakan berlangsung dalam atmosfer panas. Apalagi Borneo dikenal memiliki catatan kandang yang sangat kuat sepanjang musim ini.

"Jika kami ingin menampilkan permainan yang bagus di sana (Samarinda), kami harus mempertahankan hal-hal positif yang sudah kami tunjukkan saat menghadapi Persib kemarin dari sikap, fokus, hingga intensitas permainan, tapi dengan konsistensi yang lebih baik," tuturnya.

Persebaya punya catatan kurang apik saat melakoni lawatan ke markas Borneo FC sejak 2018. Sebelumnya, Bajul Ijo tercatat enam kali menjadi tim tamu Pesut Etam dan hasilnya hanya menang sekali.

Berita Terkait