Timnas Hoki Indonesia Siap Naturalisasi 2-3 Pemain Belanda, Dharma Raj: demi Bersaing di Level Dunia

Pelatih Timnas Hoki Indonesia, Dharma Raj, membuka peluang merekrut pemain keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 07 Maret 2026, 06:30 WIB
Pelatih Timnas Hoki Indonesia, Dharma Raj. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Hoki Indonesia, Dharma Raj, membuka peluang merekrut pemain keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk memperkuat skuad Merah-Putih pada masa depan.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar karena banyak pemain keturunan yang tersebar di negara kuat hoki dunia seperti Belanda. Situasi ini dinilai bisa menjadi keuntungan besar bagi perkembangan hoki Tanah Air.

Advertisement

Hal itu diungkapkan Dharma Raj dalam wawancara eksklusif bersama Bola.com. Pelatih asal Malaysia tersebut bahkan menyebut Indonesia sebagai 'sleeping giant' atau raksasa yang sedang tertidur di cabang olahraga hoki.

"Indonesia ini adalah sleeping giant. Sebenarnya Indonesia mempunyai Belanda di belakang mereka bukan di sepak bola saja, karena memang Indonesia punya sejarah dengan Belanda," kata Dharma Raj belum lama ini.

"Untuk hoki, Belanda sebenarnya negara yang hebat dari segi pembinaan. Mereka punya klub yang memiliki banyak pemain bagus," sambungnya.

 


Talenta Keturunan Indonesia-Belanda

Dharma Raj mengungkapkan dirinya beberapa kali bertemu dengan pemain hoki keturunan Indonesia ketika berada di Belanda. Banyak dari mereka memiliki darah campuran dari orang tua Indonesia dan Belanda.

"Saya beberapa kali ke Belanda, saya bertemu pemain keturunan Indonesia-Belanda yang direct punya parents ibu orang Indonesia. Bapak orang Belanda, anak mereka jago-jago," ungkap Dharma Raj.

"Bagaimanapun juga kita lihatnya di sepak bola ada seperti itu. Malaysia enggak ada pemain seperti itu yang mempunyai naturalisasi, atau China, Jepang, Korea, atau India."

"Indonesia punya banyak sebenarnya. Dengan gabungan antara pemain lokal yang semakin hari semakin meningkat dan juga beberapa pemain hebat naturalisasi yang direct," lanjutnya.

 


Banyak Pemain yang Menawarkan Diri

Dharma Raj mengaku sejumlah pemain keturunan Indonesia sudah menunjukkan ketertarikan membela Merah-Putih sebelum perhelatan SEA Games 2025.

"Sebenarnya sebelum SEA Games 2025, atlet yang ingin membela Indonesia sudah mulai tanya. Mereka yang menawarkan diri lebih dulu, karena mungkin mereka tahu di sepak bola seperti itu kan," terangnya.

"Nah, di hoki mereka mempunyai banyak pemain terutama cewek dan Belanda itu juara Olimpiade, Piala Dunia untuk tim putri. Dia jago back to back juara Piala Dunia dan Olimpiade."

"Di tim-tim yang juara Piala Dunia sama Olimpiade itu sebagian pemain-pemain itu keturunan Belanda-Indonesia. Waktu tim putri Belanda menang Piala Dunia hoki indoor kaptennya keturunan Indonesia-Belanda," imbuh Dharma Raj.

 


Federasi Mulai Serius

Satu hal pasti, Dharma Raj berharap kehadiran pemain naturalisasi dapat membantu Indonesia meningkatkan level permainan agar tidak hanya fokus pada kompetisi regional seperti SEA Games, tetapi Asian Games hingga Olimpiade.

"Federasi sudah mulai mengambil situasi itu lebih serius karena saya juga ingin biar kita bisa bersaing di level lebih tinggi lagi. Kita enggak mungkin cuma memikirkan cuma SEA Games seperti itu," ujarnya.

"Alhamdulillah kita menang emas back to back dan pemerintah mulai mendukung olahraga ini, lebih banyak perhatian. Saya rasa anggaran mulai dibagi kepada olahraga hoki dan juga membantu kita mendapat pemain naturalisasi."

"Sudah beberapa pemain masuk untuk permohonan, ada dua atau tiga untuk tim putri. Saya berharap kita jangan memikirkan level ini saja, harus memikirkan satu hari bisa jadi salah satu tim yang dihormati di dunia hoki."

"Kami mau ambil pemain naturalisasi yang benar-benar bagus. Kalau tidak, pemain lokal juga sudah bagus. Saya sudah menang dua kali di SEA Games tanpa pemain naturalisasi. Pemain lokal kita sebenarnya juga bagus," pungkasnya.

Berita Terkait