Pep Guardiola Pusing, Mengklaim Man City Rugi Dapat Jadwal Padat Jelang Duel Kontra Real Madrid

Manchester City menghadapi periode sibuk menjelang pertandingan penting melawan Real Madrid di Liga Champions. Manajer Pep Guardiola pun menyoroti jadwal timnya yang dinilai memiliki sisi positif sekaligus tantangan tersendiri.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 07 Maret 2026, 10:15 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tampak kecewa setelah gagal meraih kemenangan saat menjamu Nottingham Forest pada laga Liga Inggris di Etihad Stadium pada Kamis (5/3/2026). (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Manchester City menghadapi periode sibuk menjelang pertandingan penting melawan Real Madrid di Liga Champions. Manajer Pep Guardiola pun menyoroti jadwal timnya yang dinilai memiliki sisi positif sekaligus tantangan tersendiri.

The Citizens dijadwalkan lebih dulu menghadapi Newcastle United dalam lanjutan Premier League akhir pekan ini. Pertandingan tersebut akan digelar pada pukul 20.00 waktu setempat, waktu yang sebelumnya sempat dikritik Guardiola karena dinilai kurang ideal.

Advertisement

Bagi pelatih asal Spanyol itu, waktu kickoff yang cukup malam memang memberi keuntungan logistik tertentu bagi timnya. Namun di sisi lain, hal tersebut juga membuat waktu pemulihan para pemain menjadi lebih singkat sebelum melakoni laga penting di Eropa.

Situasi ini menjadi perhatian Guardiola karena Manchester City akan bertandang ke markas Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu tengah pekan nanti.

 


Keuntungan Logistik, Tetapi Waktu Recovery Lebih Pendek

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tampak kecewa setelah gagal meraih kemenangan saat menjamu Nottingham Forest pada laga Liga Inggris di Etihad Stadium pada Kamis (5/3/2026). (AP Photo/Dave Thompson)

Pep Guardiola menjelaskan bahwa jadwal pertandingan melawan Newcastle memiliki satu keuntungan yang cukup jelas bagi timnya.

"Kondisi ini punya satu keuntungan, yaitu kami tidak perlu melakukan perjalanan hari ini. Kami akan berangkat besok, bermain, lalu kembali," ujar Guardiola.

Namun, keuntungan tersebut dibarengi dengan konsekuensi yang tidak kecil bagi kebugaran pemain.

"Kerugiannya adalah kami memiliki waktu pemulihan yang lebih sedikit sebelum pertandingan melawan Real Madrid," tambahnya.

Setelah laga melawan Newcastle, skuad Manchester City akan kembali ke Manchester dan tetap berada di sana hingga Selasa sore. Setelah itu barulah mereka terbang ke Madrid untuk menghadapi Real Madrid pada Rabu malam.

 


Maksimalkan Persiapan di Markas Sendiri

Manajer Manchester City, Pep Guardiola (kanan), berbicara dengan pemainnya, Tijjani Reijnders, saat laga Liga Inggris kontra Chelsea di Stadion Etihad, 4 Januari 2026. (Oli Scarff/AFP)

Dalam upaya memaksimalkan persiapan, Manchester City memutuskan untuk tetap menggelar sesi latihan terakhir di fasilitas latihan mereka sendiri di Inggris.

Artinya, tim tidak akan melakukan sesi latihan resmi di Stadion Santiago Bernabeu sehari sebelum pertandingan. Guardiola menilai keputusan tersebut lebih efisien untuk menjaga ritme persiapan tim.

Langkah ini sekaligus memberi kesempatan kepada para pemain untuk menjalani persiapan dengan lingkungan yang sudah sangat familiar sebelum terbang ke Spanyol.

 


Guardiola Tekankan Pentingnya Rotasi Pemain

Pep Guardiola juga menyoroti padatnya jadwal yang sedang dihadapi Manchester City dalam beberapa pekan terakhir. Selain kompetisi domestik, timnya juga harus membagi fokus dengan Liga Champions.

Menurut Guardiola, situasi tersebut membuat rotasi pemain menjadi sangat penting agar performa tim tetap terjaga.

"Kami punya banyak pertandingan dalam waktu yang sangat singkat. Perjalanan juga banyak, kelelahan pasti ada, kami harus pergi ke Madrid lalu ke London," kata Guardiola.

"Kami harus menggunakan setiap pemain dalam skuad jika ingin bermain pada level yang kami inginkan," tegasnya.

Berita Terkait