Kisah di Balik Kemenangan AC Milan atas Inter: Ada Spirit Sergio Ramos, hingga Luka Modric Undang 60 Keluarga dan Teman

Ada cerita menarik di balik Derby della Madonnina antara AC Milan yang menjamu Inter Milan di Stadion San Siro, Senin (9/3/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 09 Maret 2026, 08:30 WIB
Kemenangan ini membuat Rossoneri, memangkas defisit poin dari Inter Milan menjadi tujuh poin dan bertengger di posisi dua klasemen. Tampak dalam foto, pemain AC Milan, Luka Modric dan Samuele Ricci merayakan kemenangan setelah pertandingan pekan ke-28 Serie A Italia 2025/2026 melawan Inter Milan, di Stadion San Siro, Minggu 8 Maret 2026 waktu setempat atau Senin (9/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Antonio Calanni)

Bola.com, Jakarta - Ada cerita menarik di balik Derby della Madonnina antara AC Milan yang menjamu Inter Milan di Stadion San Siro, Senin (9/3/2026) dini hari WIB. 

Cerita yang pertama tentu saja terkait kemenangan AC Milan dengan skor 1-9. Gol tunggal kemenangan Rossoneri dicetak oleh Pervis Estupinan, yang menyebutnya sebagai gol paling penting dalam kariernya.

Advertisement

Kemenangan ini sangat berarti bagi Milan yang sebelumnya tertinggal 10 poin dari Inter di puncak klasemen Serie A. Laga tersebut juga menjadi kesempatan terakhir bagi Rossoneri untuk menjaga peluang dalam perburuan gelar musim ini.

Selain hasil di papan skor, ada juga cerita menarik lainnya dari pinggir lapangan. Kisah menarik tersebut diungkapkan oleh gelandang senior Milan, Luka Modric. 

 


Arti Kehadiran Sergio Ramos

Sergio Ramos pernah kembali ke klub pertamanya, Sevilla. (Julio Cesar AGUILAR/AFP)

Modric mengungkapkan mantan rekan setimnya di Real Madrid, Sergio Ramos, hadir langsung di stadion untuk menyaksikan pertandingan.

Modric bahkan juga mengundang sekitar 60 teman dan anggota keluarganya untuk menyaksikan laga derbi tersebut.

“Saya sangat senang Sergio datang. Dia mengirim pesan kemarin dan mengatakan ingin merasakan atmosfer pertandingan ini,” ujar Modric, seperti dikutip dari Football Italia

“Dia datang dan kami menang, jadi itu terasa semakin spesial. Hari ini kami punya sedikit semangat Sergio Ramos," imbuh dia. 

 

 


Tampil Disiplin

Di menit awal pertandingan, kedua tim tampil disiplin dan tidak ingin membuat kesalahan fatal. Tampak dalam foto, pemain Inter Milan, Yann Bisseck (kiri), Pervis Estupinan dan Adrien Rabiot (kanan) dari AC Milan melompat untuk berebut bola atas saat pertandingan pekan ke-28 Serie A Italia 2025/2026, di Stadion San Siro, Minggu 8 Maret 2026 waktu setempat atau Senin (9/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Antonio Calanni)

Gelandang veteran Milan, Luka Modriv, memuji performa timnya yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

“Kami selalu percaya. Ini usaha yang luar biasa dari seluruh tim,” kata Modric.

“Babak pertama kami bermain sangat baik. Setelah jeda, Inter mencoba bangkit karena mereka tim yang kuat, tetapi mereka hampir tidak menciptakan peluang berbahaya. Itu menunjukkan betapa solidnya pertahanan kami.”

Meski menang, jarak Milan dengan Inter di puncak klasemen masih cukup jauh, yakni tujuh poin dengan 10 pertandingan tersisa.

 

 

 


Gol Terpenting dalam Karier Estupinan

Menit ke-35, melalui skema serangan cepat, Pervis Estupinan sukses mencetak gol dan membawa Rossoneri memimpin. Tampak dalam foto, pemain AC Milan, Pervis Estupinan merayakan golnya pada pertandingan pekan ke-28 Serie A Italia 2025/2026 melawan Inter Milan, di Stadion San Siro, Minggu 8 Maret 2026 waktu setempat atau Senin (9/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Sementara itu, Estupinan muncul sebagai pahlawan tak terduga. Bek asal Ekuador itu sukses memanfaatkan umpan terobosan dari Youssouf Fofana sebelum menaklukkan kiper Inter, Yann Sommer, lewat tembakan ke tiang dekat.

“Ini adalah gol paling penting dalam hidup saya,” ujar Estupinan kepada DAZN Italia.

“Kami bekerja sangat keras sepanjang pekan dan datang ke pertandingan dengan pendekatan yang tepat. Saya sangat senang karena usaha kami terbayar dengan kemenangan.”

Estupinan mengungkapkan gol tersebut sebenarnya sudah dipersiapkan oleh pelatih Massimiliano Allegri dalam sesi latihan. Ia diminta untuk menyerang ruang di sisi pertahanan Inter yang dijaga Luis Henrique.

“Pelatih meminta saya menyerang ruang itu. Saya menemukan momen yang tepat untuk berlari dan akhirnya mencetak gol,” kata Estupinán.

Kemenangan ini membuat Milan berhasil menyapu bersih dua pertemuan derby musim ini. Sebelumnya, Rossoneri juga menang 1-0 saat kedua tim bertemu pada November lalu.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait