Marcos Reina: Dua Penalti Persib Hancurkan Perjuangan Persik

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyebut dua gol penalti Persib Bandung akibat pelanggaran M. Firly dan Adrian Luna itu menghancurkan perjuangan mereka.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 10 Maret 2026, 07:15 WIB
Persib Bandung vs Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026. (Dok Persib)

Bola.com, Bandung - Persik Kediri kembali pada fase minor di BRI Super League 2025/2026. Alih-alih mencuri poin, Tim Macan Putih malah diberondong Persib Bandung dengan skor 0-3 pada laga pekan ke-25 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (9/3/2026) malam WIB.

Dua gol awal Tim Maung Bandung berasal dari titik putih yang sukses dieksekusi Thom Haye pada menit ke-24 dan Andrew Jung menit ke-40. Striker asal Prancis itu kembali menjebol gawang Persik yang dikawal Leo Navacchio pada menit ke-53.

Advertisement

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyebut dua gol penalti akibat pelanggaran M. Firly dan Adrian Luna itu menghancurkan perjuangan mereka.

"Kami melakukan kesalahan dalam dua penalti, dan itulah yang menghancurkan kami. Gol ketiga juga membuat kami hancur. Gol seperti itu seharusnya tak boleh terjadi," katanya.

 


Menyoroti Proses Gol Ketiga Persib

Andrew Jung menjadi pembeda laga kali ini. Penyerang asal Prancis itu mencetak gol kemenangan Persib Bandung di menit ke-50 setelah menerima assist dari Luciano Guaycochea. (Bola.com/Erwin Snaz)

Dia menyoroti proses gol ketiga di mana setelah insiden kartu kuning, wasit tak meniup peluit dan membiarkan pemain Persib Bandung memainkan bola.

"Saya ingin tahu mengapa wasit tidak mengetahui aturannya. Ketika wasit menunjukkan kartu kuning, wajib baginya untuk meniup peluit tanda dimulainya kembali pertandingan. Tetapi Persib langsung memulai kembali bermain tanpa wasit meniup peluit, jadi ini tidak benar," ucapnya.

Padahal, jika gol ketiga tak terjadi, Marcos Reina yakin tim asuhannya bisa memperkecil ketertinggalan.

"Setelah gol ketiga, situasinya menjadi lebih sulit. Karena dengan cara main kami, setidaknya kami mampu mencetak satu gol atau menyamakan skor," ujarnya.

 


Puji Penampilan Pemain Persik

Marcos Reina, pelatih Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Terlepas dari kekalahan telak itu, arsitek asal Spanyol tersebut memuji kinerja Ezra Walian dkk. yang bermain sesuai pakem khas Persik.

"Saya pikir kami memainkan pertandingan yang sangat berani. Kami menunjukkan permainan sepak bola yang bagus," jelasnya.

"Kami juga di beberapa situasi punya peluang mencetak gol. Persik mampu menguasai bola menghadapi tim terbaik di liga dengan pemain-pemain yang luar biasa," sambung Marcos Reina.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait