Eks Bintang Timnas Belanda Minta Ajax Sebaiknya Pulangkan Maarten Paes ke Amerika Serikat

Badai kritik masih harus dihadapi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang sudah mencatat tiga penampilan bersama Ajax Amsterdam di Eredivisie 2025/2026.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 11 Maret 2026, 14:15 WIB
Maarten Paes di Ajax Amsterdam musim 2025/2026. (Dok. Ajax)

Bola.com, Jakarta - Badai kritik masih harus dihadapi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang sudah mencatat tiga penampilan bersama Ajax Amsterdam di Eredivisie 2025/2026.

Seperti diketahui, Maarten Paes langsung menjadi andalan Ajax Amsterdam dalam mengarungi persaingan Eredivisie 2025/2026. Ia baru digaet dari FC Dallas pada jendela transfer Januari 2026.

Advertisement

Cedera parah Vitezslav Jaros, membuat Maarten Paes langsung ditunjuk menjadi kiper utama Ajax, setidaknya sampai berakhirnya musim ini yang tinggal sembilan pertandingan lagi.

Debut Maarten Paes terjadi saat Ajax ditahan 1-1 oleh NEC Nijmegen di kandang sendiri dua pekan lalu. Penampilan keduanya terjadi akhir pekan lalu, Ajax lagi-lagi cuma bermain 0-0 melawan tuan rumah PEC Zwolle, Minggu (1/3/2026).

Kemudian penampilan terkininya adalah gagal membawa Ajax meraih poin, setelah dibekap tuan rumah Groningen 1-3 do Euroborg, Sabtu (7/3/2026). Kritikan demi kritikan masih mengalir untuk Maarten Paes.

 


Kata-kata Van der Vaart

Rafael van der Vaart (JOHN THYS / AFP)

Kali ini kritikan datang dari pemain legendaris Timnas Belanda yang juga pernah berseragam Ajax, Rafael van der Vaart. Komentar cukup pedas dilontarkan mantan pemain Real Madrid dan juga Tottenham Hotspur tersebut menyikapi penampilan Maarten Paes.

Tak hanya soal kinerjanya di bawah mistar gawang Ajax, Van der Vaart juga dibuat heran dengan pernyataan Paes yang dianggapnya kurang pas. Diketahui Paes menyatakan bahwa Ajax itu saat ini bukanlah sebuah tim dan menunjukkan kurangnya kepemimpinan setelah kekalahan di markas Groningen.

Pernyataan Paes langsung mengundang reaksi Van der Vaart dalam siaran Rondo di Ziggo Sport. "Saya akan mengirim kiper itu langsung kembali ke asalnya, dari mana dia berasal, Amerika?" ucap Van der Vaart.

 


Terlalu Dini

Maarten Paes menjalani debut bersama Ajax Amsterdam saat menjamu NEC Nijmegen dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026 di Johan Cruyff ArenA, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (Instagram Maarten Paes)

Meski cukup tangkas dalam menghalau serangan lawan atau membuat penyelamatan krusial, namun beberapa aksi yang dilakukan Maarten Paes mengundang kekhawatiran. Hal yang paling disorot adalah permainan build-up yang kerap dilakukan kiper berusia 27 tahun itu.

"Dia baru bergabung dengan tim dan harus membuktikan segalanya. Lalu dia bilang mereka bukan tim, yang menurutku sangat mudah. Dia menghentikan bola, berlari keluar kotak penalti, dan memaki semua orang. Saya sama sekali tidak bisa memahami itu," lanjut Rafael van der Vaart.

Sementara itu, eks pemain dan pelatih asal Belanda, Henk ten Cate, juga sependapat dengan apa yang diucapkan Van der Vaart.

"Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa Anda katakan begitu cepat setelah pertandingan. Terutama tidak ketika pelatih sedang berada di bawah tekanan, ketika keadaan tidak berjalan baik, dan Anda baru memulai. Itu sama sekali tidak mungkin," pungkas eks asisten Frank Rijkaard di Barcelona tersebut.

Yuk Bangkit Bang Paes

Berita Terkait