Antonin Kinsky dan Deretan Pergantian Pemain Paling Memalukan dalam Sepak Bola: Banyak Korban Jose Mourinho

Kasus terbaru datang dari Tottenham Hotspur, ketika kiper muda Antonin Kinsky ditarik keluar hanya beberapa menit setelah kick-off.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 12 Maret 2026, 22:00 WIB
Kiper Tottenham Hotspur asal Republik Ceko #31, Antonin Kinsky (kanan), berjabat tangan dengan kiper Tottenham Hotspur asal Italia #01, Guglielmo Vicario, saat ia diganti selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Club Atletico Madrid dan Tottenham Hotspur di Stadion Metropolitano di Madrid pada 11 Maret 2026. (Javier SORIANO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pergantian pemain biasanya dilakukan pelatih untuk mengubah taktik atau menyegarkan tim. Namun, dalam beberapa kasus, keputusan tersebut justru menjadi momen paling memalukan bagi seorang pemain karena terjadi sangat cepat setelah pertandingan dimulai.

Kasus terbaru datang dari Tottenham Hotspur, ketika kiper muda Antonin Kinsky ditarik keluar hanya beberapa menit setelah kick-off. Insiden ini menambah daftar panjang pergantian pemain memalukan yang pernah terjadi dalam dunia sepak bola.

Advertisement

Igor Tudor mengikuti jejak beberapa pelatih terkenal seperti Jose Mourinho dan Jurgen Klopp dengan melakukan pergantian yang sangat cepat terhadap Antonin Kinsky saat menghadapi Atletico Madrid.

Setelah mengambil risiko memainkan Kinsky pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di kandang Atletico Madrid, Tudor akhirnya merasa harus menarik kiper muda itu dan memasukkan kembali Guglielmo Vicario hanya 17 menit setelah pertandingan dimulai.

Saat itu Tottenham sudah tertinggal tiga gol. Gol pertama dan ketiga bahkan terjadi akibat kesalahan tendangan Kinsky yang berujung fatal. Situasi tersebut membuat masa kepemimpinan Tudor di klub makin terlihat kacau.

Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu pelatih yang tidak ragu membuat keputusan keras, termasuk menarik pemainnya di awal pertandingan.

Pergantian pemain yang memalukan bukan hanya dilakukan Mourinho. Banyak pelatih besar lain juga pernah membuat keputusan serupa, seperti Jurgen Klopp dan Arsene Wenger. Berikut deretan pemain yang pernah ditarik keluar lapangan dan dianggap memalukan.


Eric Dier

Gelandang Tottenham Hotspur, Eric Dier berada di dalam mobil saat tiba untuk mengikuti sesi latihan pertama pelatih Jose Mourinho di Enfield, Inggris (20/11/2019). Tottenham mengontrak Mourinho hingga musim panas 2023. (AP Photo/Matt Dunham)

Mourinho pernah meminta maaf kepada Eric Dier, yang ia sebut sebagai "anak yang sangat cerdas dengan pemahaman yang sangat baik tentang apa yang dibutuhkan tim," setelah menariknya keluar pada laga melawan Olympiacos pada November 2019.

Mourinho berkata: "Momennya yang paling sulit dalam pertandingan itu bukan ketika mereka mencetak dua gol pertama, tetapi ketika saya melakukan pergantian di babak pertama. Itu menyakiti pemain, tetapi juga menyakiti saya. Itu tidak mudah bagi dia maupun bagi saya. Itu bukan soal performanya, tetapi tentang apa yang dibutuhkan tim."

Menariknya, keputusan tersebut berhasil. Tottenham mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menang 4-2, dengan pemain pengganti Christian Eriksen memberikan pengaruh besar.


Eric Bailly

Eric Bailly dan Jose Mourinho (EPA/Rui Vieira)

Contoh lain terjadi saat Mourinho melatih Manchester United (MU). Ketika MU tertinggal 0-2 dari Newcastle United dalam laga yang disebut-sebut bisa menjadi pertandingan terakhir Mourinho, Eric Bailly ditarik keluar hanya 20 menit setelah kick-off untuk digantikan Juan Mata.

Keputusan itu justru menjadi awal kebangkitan. Mata mencetak gol, lalu Anthony Martial dan Alexis Sanchez melengkapi comeback dramatis untuk kemenangan United.


Nemanja Matic

Gelandang Nemanja Matic (kanan) bersama mantan manajer Chelsea, Jose Mourinho (kiri). (AFP/Glyn Kirk)

Nemanja Matic juga pernah mengalami situasi memalukan ketika masih membela Chelsea pada Oktober 2015 melawan Southampton.

Matic mengenang momen tersebut dengan berkata: "Sejujurnya saya merasa sangat buruk ketika diganti. Saya manusia juga, tentu saja saya merasa tidak enak saat itu. Tetapi seperti yang kalian tahu, saya tidak bereaksi berlebihan dan tetap profesional."

"Biasanya beberapa pemain bereaksi terhadap hal seperti itu dan menimbulkan masalah, tetapi seperti yang bisa kalian lihat saya tidak bereaksi dan tetap menunjukkan rasa hormat kepada pelatih, klub, dan tim," lanjutnya.

Mourinho justru memuji sikap Matic setelahnya dan mengingat percakapan mereka:

"Dia memiliki sesuatu dengan saya yang akan selalu saya ingat. Dalam satu pertandingan dia berada di bangku cadangan, saya memainkannya pada menit ke-45 dan menariknya kembali pada menit 70 atau 75."

"Dia sangat sedih. Namun, keesokan harinya dia datang kepada saya dan berkata, ‘Saya tidak senang, tetapi ini salah saya. Saya tidak senang dengan apa yang Anda lakukan kepada saya, tetapi ini salah saya karena cara saya bermain membuat saya bisa memahami pergantian itu. Jadi mari kita lanjutkan’,” lanjut Mourinho.


Dejan Lovren

Bek Liverpool Dejan Lovren (kanan) berbicara dengan manajer Jurgen Klopp seusai laga melawan West Bromwich Albion di Anfield, 22 Oktober 2016. (AFP/Paul Ellis)

Jurgen Klopp pernah menarik Dejan Lovren hanya 25 menit setelah pertandingan dimulai saat Liverpool menghadapi Tottenham pada Oktober 2017.

Klopp kemudian berkata: "Dalam pertandingan melawan Tottenham saya sangat marah. Bukan seperti saya berkata, ‘Tidak apa-apa, hal seperti ini bisa terjadi, lupakan saja’. Bahkan tidak satu persen pun seperti itu. Saya benar-benar marah. Saya menarik Dejan setelah 25 menit dan tidak berbicara dengannya setelah pertandingan."

"Namun, saya mengatakan kepadanya, mungkin ini momen penentu ketika dia memahaminya, bahwa saya pikir dia adalah bek tengah kelas dunia, seratus persen."


Emmanuel Eboue

Salah satu contoh paling terkenal terjadi pada Emmanuel Eboue di Arsenal pada 2008. Ia masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Samir Nasri yang cedera, tetapi kemudian justru ditarik keluar lagi sebelum pertandingan berakhir.

Arsene Wenger mengakui: "Eboue bermain lebih lama daripada yang sebenarnya saya inginkan."

Situasi tersebut semakin menyakitkan karena Eboue bahkan mendapat ejekan dari fans Arsenal sendiri ketika meninggalkan lapangan.


Kisah Lain yang Tak Kalah Memalukan

Beberapa contoh lain juga tercatat dalam sejarah sepak bola. Andros Townsend pernah ditarik keluar oleh Mauricio Pochettino saat Tottenham dihancurkan Manchester United 3-0 pada 2015.

Di Newcastle United, Sam Allardyce juga menarik Claudio Cacapa hanya 18 menit setelah pertandingan dimulai ketika timnya dipermalukan Portsmouth pada 2007.

Sementara itu, kisah yang lebih ekstrem dialami Haim Megrelashvili di Vitesse pada 2008. Dalam dua pertandingan tandang berturut-turut di Eredivisie, ia menjadi starter tetapi hanya bermain 21 menit karena dua kali ditarik keluar sangat cepat oleh pelatih Aad de Mos.

Pergantian pemain seperti ini memang sering dianggap memalukan bagi pemain yang mengalaminya. Namun bagi pelatih, keputusan tersebut sering kali dianggap perlu demi kepentingan tim.

Dalam beberapa kasus bahkan berujung comeback dramatis, tetapi bagi pemain yang menjadi korban, momen itu biasanya akan selalu dikenang sepanjang karier mereka.

Sumber: Football365

Berita Terkait