Bola.com, Jakarta - Valentino Rossi menyebut Marco Bezzecchi saat ini sedang dalam kondisi on fire. Namun, Rossi juga menilai sulit bagi pembalap Aprilia Racing tersebut untuk bisa mengalahkan Marc Marquez yang memacu motor Desmosedici GP26 di MotoGP 2026.
Marco Bezzecchi mengawali MotoGP musim ini dengan hasil impresif. Meski gagal meraih podium di sprint race MotoGP Thailand, pembalap berusia 27 tahun tersebut sukses mengamankan pole position dan finis terdepan pada balapan utama, 1 Maret lalu.
Pembalap yang dijuluki The Bezz tersebut berhasil merengkuh podium juara MotoGP Thailand 2026 dengan catatan waktu 39 menit 36,270 detik. Dia unggul 5,543 detik atas pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, yang finis kedua.
Berkat hasil tersebut, Marco Bezzecchi kini berada di urutan kedua klasemen sementara pembalap dengan nilai 25 poin. Dia hanya tertinggal tujuh poin atas Acosta yang menempati posisi teratas.
Bezzecchi Sedang On Fire, tetapi...
Sedang dalam kondisi on fire setelah berhasil mengukir waktu tercepat dan menempati podium juara di main race MotoGP Thailand, Bezzecchi digadang-gadang menjadi satu di antara kandidat kuat meraih gelar juara dunia musim ini.
Valentino Rossi pun mengakui jika mantan anak didiknya di VR46 Riders Academy berada dalam performa terbaik. Namun, The Doctor pesimistis Bezz bisa bersaing dengan Marc Marquez dalam perebutan titel juara dunia.
Menurutnya, motor Aprilia RS-GP26 yang ditungganggi Marco Bezzecchi masih kurang oke, dan sulit bersaing dengan Ducati Desmosedici GP26 milik Marc Marquez.
"Dia sedang dalam performa terbaik. Dia pembalap yang paling keras berlatih. Di The Ranch pun dia sangat cepat, sangat fokus. Dia ingin menang sekarang," kata Rossi.
"Aprilia sedikit lebih lemah dibanding Ducati. Jadi mengalahkan Marquez dengan motor yang lebih buruk? Mustahil," tegasnya.
Bagnaia Sedang Kehilangan Arah
Valentino Rossi juga menyinggung kondisi Francesco Bagnaia yang dinilai mengalami penurunan performa dalam setahun terakhir. Rossi memberi gambaran jika situasi di garasi Ducati Lenovo tidak berjalan mulus.
Pecco Bagnaia, yang merupakan juara dunia MotoGP dua kali, menjalani musim 2025 dengan penuh kesulitan. Performa pembalap asal Italia itu menurun drastis hingga membuat banyak pihak di Ducati kebingungan mencari penyebabnya.
Musim lalu, Pecco Bagnaia hanya finis di posisi kelima klasemen akhir, tertinggal lebih dari 250 poin dari juara dunia, Marc Marquez yang juga rekan setimnya di Ducati.
"Pecco saat ini sedikit kehilangan arah. Saat pengereman dan masuk tikungan, yang dulu menjadi kekuatannya, sekarang dia mengalami kesulitan,” kata Rossi.
"Dia pembalap yang sangat presisi. Tapi masalah terbesarnya adalah ban belakangnya cepat drop. Di lap-lap terakhir Pecco menjadi lebih lambat. Padahal musim sebelumnya dia justru sangat kuat di fase akhir balapan," lanjutnya.
Sumber: GP One