Kisah Yanto Basna Tertipu Agen Saat Awal Karier di Thailand: Dijanjikan Liga 1, Berakhir di Liga 2

Tak banyak yang mengetahui bahwa bek Timnas Indonesia, Yanto Basna, pernah mengalami pengalaman pahit saat pertama kali memulai karier di Thailand.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 16 Maret 2026, 12:30 WIB
Yanto Basna mewakili PT Prachuap FC akan memperkuat Thai League All Stars untuk menghadapi Timnas Thailand pada laga uji coba yang digelar Sabtu (14/11/2020). (dok. PT Prachuap FC).

Bola.com, Jakarta - Tak banyak yang mengetahui bahwa bek Timnas Indonesia, Yanto Basna, pernah mengalami pengalaman pahit saat pertama kali memulai karier di Thailand.

Basna memutuskan merantau ke Negeri Gajah Putih pada 2018 ketika performanya sedang berada di puncak. Saat itu ia tampil impresif di kompetisi domestik bersama klub-klub besar Indonesia serta menjadi andalan Timnas Indonesia.

Advertisement

Namun perjalanan awalnya di Thailand tidak berjalan sesuai harapan. Ia mengaku sempat tertipu oleh agen yang menjanjikan kesempatan bermain di kasta tertinggi liga Thailand.

Alih-alih tampil di liga utama, Basna justru harus memulai kariernya dari kompetisi kasta kedua.

 


Dijanjikan Main di Liga 1 Thailand

Yanto Basna bermain untuk klub Thailand, Khonkaen, pada musim 2018. (Instagram/@yanto_basna)

Basna mengungkap kisah tersebut melalui kanal YouTube Dens.TV. Ia menjelaskan bahwa sejak awal memang memiliki keinginan kuat untuk mencoba peruntungan di luar negeri.

Saat itu ia baru saja meninggalkan Sriwijaya FC setelah sebelumnya juga pernah membela Persib Bandung.

“Memang dari waktu di Persib saya sudah berencana bahwa tujuan saya harus ke luar negeri. Ke mana saja, yang penting keluar dari Indonesia. Mau ke Manila, Kamboja, atau Malaysia, yang penting keluar dulu,” kata Basna.

Kesempatan tersebut akhirnya datang pada 2018. Namun ia mengaku terjadi miskomunikasi dengan agen yang menanganinya saat itu.

“Saya dijanjikan bermain di Liga 1 Thailand. Klubnya waktu itu seperti yang diperkuat Chanathip Songkrasin di BG Pathum United,” ujar Basna.

 


Kenyataan Berbeda di Khon Kaen

Yanto Basna memenuhi undangan silaturahmi dari KBRI Bangkok atas konsistensinya bermain di Thai League. (dok. Instagram @yanto_basna)

Harapan tersebut ternyata tidak menjadi kenyataan. Setelah tiba di Thailand, Basna justru ditempatkan di klub kasta kedua, yakni Khon Kaen FC.

Ia mengaku sempat kecewa dengan situasi tersebut. Meski begitu, Basna memilih bertahan dan mencoba membuktikan kemampuannya.

“Saya dijanjikan ke situ dengan fasilitas lengkap. Tapi ketika sampai di sana ternyata saya bermain di Khon Kaen,” ujarnya.

Padahal jika memutuskan kembali ke Indonesia, Basna mengaku banyak klub yang siap menampungnya.

Namun ia memilih menurunkan ego dan tetap berjuang membangun karier di Thailand.

 


Sempat Diremehkan

Basna juga mengungkapkan bahwa pada masa itu pemain asal Indonesia belum terlalu dihargai di Thailand.

Ia bahkan sempat merasakan sikap meremehkan dari sebagian pihak ketika baru tiba di sana.

“Beberapa tahun lalu mereka melihat pemain Indonesia itu di bawah. Seperti dipandang sebelah mata,” katanya.

Basna mengaku reaksi tersebut justru menjadi motivasi tambahan baginya untuk membuktikan kemampuan di lapangan.

“Ketika mereka tahu saya dari Indonesia, mereka hanya bilang ‘Oh Indonesia’ sambil tertawa. Tapi itu justru jadi motivasi bagi saya,” ujarnya.

 


Akhirnya Bertahan Lama di Thailand

Setelah melewati masa adaptasi yang tidak mudah, Basna akhirnya mampu bertahan dan melanjutkan kariernya di Thailand.

Ia juga memutuskan mengganti agen setelah merasa tidak mendapatkan kejelasan dari agen lamanya yang berasal dari Mesir.

Kariernya di Thailand kemudian berlanjut dengan memperkuat sejumlah klub lain seperti Sukhothai FC dan PT Prachuap FC.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Basna dalam perjalanan kariernya sebagai pemain profesional di luar negeri.

Berita Terkait