Bola.com, Jakarta - Bruno Fernandes saat ini masih bisa membuktikan mampu menjalani musim yang luar biasa bersama Manchester United (MU). Namun, pernyataannya pada Desember 2025 justru menimbulkan tanda tanya besar soal masa depannya.
Dalam sebuah wawancara di Portugal, Bruno Fernandes mengungkapkan ia merasa klub ingin menjualnya tahun lalu, tapi tidak punya keberanian untuk mengatakan hal itu secara langsung.
Pernyataan kontroversial itu menjadi isu yang terus mengemuka, terlebih karena kontraknya menyertakan klausul yang memungkinkannya pindah ke klub luar Inggris dengan harga 57 juta pound.
Namun, Michael Carrick tampil memberikan klarifikasi penting. Ia menegaskan klub sama sekali tidak berniat melepas sang gelandang serang asal Portugal.
"Bruno adalah seseorang yang pasti tidak ingin kami lepaskan, saya bisa katakan itu. Dia penting bagi kami dan dia jelas bukan pemain yang ingin kami lepaskan," ujar Carrick.
Mendekati Rekor Premier League, Bruno Fernandes Terus Memperlihatkan Kualitas
Penampilan Bruno Fernandes kembali menjadi sorotan setelah ia mencatatkan dua assist dalam kemenangan 3-1 atas Aston Villa di Old Trafford.
Dengan tambahan dua assist, jumlah kontribusinya musim ini mencapai 16 assist, hanya terpaut empat dari rekor Premier League yang dipegang bersama oleh Thierry Henry dan Kevin De Bruyne.
Lebih dari itu, Bruno Fernandes menjadi salah satu dari hanya tiga pemain MU dalam era Premier League yang berhasil mencapai lebih dari 100 kombinasi gol dan assist.
Konsistensinya di atas lapangan, terutama dalam momen-momen penting, terus membuatnya menjadi salah satu sosok kunci dalam skuad asuhan Erik ten Hag. Carrick mengakui bahwa Fernandes kerap menjadi pembeda dalam pertandingan.
"Bruno telah melakukannya dalam waktu yang cukup lama sekarang, di momen-momen besar dan membuat perbedaan, entah mencetak gol atau menciptakan peluang, dia hampir selalu terlibat. Dua assist hari ini sangat berbeda satu sama lain," katanya.
Sinergi dengan Rekan Tim dan Peran Penting di Set Piece
Michael Carrick juga menyoroti kerja sama antara Bruno Fernandes dengan rekan setimnya, khususnya dalam situasi bola mati. Ia memuji hubungan khusus Fernandes dengan Casemiro dan Jonny Evans dalam eksekusi set piece.
"Dia punya pemahaman yang sangat baik dengan Casemiro dan bekerja sama dengan Jonny Evans saat situasi bola mati," ujar Carrick.
"Ada aspek yang bisa dilatih, tapi ada juga bagian yang datang dari pemain itu sendiri dan kedekatan mereka. Mereka punya koneksi yang hebat, dan sudah melakukannya berkali-kali sebelumnya, jadi itu bagus sekali," lanjutnya.
Michael Carrick melanjutkan dengan menekankan pentingnya pergerakan dan posisi yang tepat di depan kotak penalti, yang memungkinkan Bruno Fernandes memberikan umpan akhir yang efektif.
"Kemudian ada juga umpan-umpan menyisir, menempatkan diri di posisi yang tepat untuk memberikan umpan terakhir, dan yang tadi adalah jenis umpan yang sudah sering kita lihat darinya," ujar Carrick.
"Lalu dia juga mengirimkan umpan ke Ben Mfuti, sepertinya setelah itu. Jadi, tidak banyak lagi yang bisa saya katakan tentang Bruno yang belum pernah saya sampaikan sebelumnya," lanjutnya.
Rekor Assist Bukan Prioritas, yang Penting Menang
Meskipun Bruno Fernandes kini hanya butuh empat assist lagi untuk menyamai rekor, atau lima untuk memecahkannya, Carrick menegaskan pencapaian individu itu bukanlah fokus utama. Ia lebih memprioritaskan poin dan kesuksesan tim secara keseluruhan.
"Saya lebih memilih poin dan kemenangan kami dibandingkan dengan rekor itu. Jadi, saya pikir itu bukan sesuatu yang harus dikejar. Saya rasa itu akan datang secara alami," ujar Carrick.
"Namun, jika dia melakukannya, berarti dia jelas telah menciptakan banyak gol bagi kami, dan kami tentu saja akan senang dengan itu," lanjutnya.
Carrick juga menekankan pentingnya keseimbangan tim. Meskipun Bruno Fernandes memiliki peran sentral, beban tidak boleh sepenuhnya ada di pundaknya.
"Saya rasa dia penting bagi kami. Saat ini dia bermain di posisi-posisi di mana kami harus menemukannya dan memberinya suplai bola sebanyak mungkin agar dia bisa membawa perubahan bagi tim. Tapi ini bukan hanya soal Bruno," ujarnya.
"Dia punya momen-momen penting belakangan ini, tapi saya pikir sebagai tim, kita harus berbagi tanggung jawab. Itu sangat penting. Dan dengan begitu, pekerjaan semua orang jadi sedikit lebih mudah."
"Dia tidak perlu memikul segalanya sendirian, dan dia memang tidak seperti itu, dia tidak pernah memikul beban itu sendiri untuk kami," lanjutnya.
Sumber: Manchester Evening News