Vinicius Junior: Selebrasi Menangis Itu Memang untuk Fans Man City!

Vinicius Junior mengungkap arti selebrasi "menangis" usai Real Madrid kalahkan Man City.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 18 Maret 2026, 07:20 WIB
Penyerang Real Madrid asal Brasil bernomor punggung 07, Vinicius Junior, merayakan gol pembuka saat pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Real Madrid di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 18 Maret 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Vinicius Junior buka suara soal selebrasi yang memancing perhatian saat Real Madrid menang 2-1 atas Manchester City di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18-3-2026) dini hari WIB.

Winger asal Brasil itu mengungkap alasan di balik gestur "menangis" yang ia arahkan ke suporter tuan rumah.

Advertisement

Tampil di Etihad Stadium, Vinicius mencetak dua gol yang memastikan Madrid melangkah mulus dari babak 16 besar. Hasil itu melengkapi kemenangan 3-0 pada leg pertama atas Man City.

Ia membuka keunggulan lewat titik putih, setelah gagal mengeksekusi penalti di pertemuan sebelumnya, sebelum mengunci kemenangan lewat gol kedua di menit-menit akhir.

Selepas gol pertamanya, Vinicius terlihat melakukan gestur seolah menangis sambil meletakkan jari di bibir. Aksi itu langsung menjadi sorotan dan memicu berbagai spekulasi.

 


Makna di Balik Selebrasi "Cry Cry"

Bertanding di Etihad Stadium pada Selasa 17 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu (18/3) dini hari WIB, Los Blancos sukses mempermalukan tuan rumah 2-1. Tampak dalam foto, ekspresi kiper Manchester City asal Italia, Gianluigi Donnarumma (kanan), saat penyerang Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior, merayakan gol yang kemudian dianulir karena offside saat pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Etihad Stadium, barat laut Inggris, pada Selasa 17 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu (18/3) dini hari WIB. (Oli SCARFF/AFP)

Usai pertandingan, pemain Timnas Brasil itu menjelaskan makna di balik selebrasinya saat menjalani wawancara dengan Amazon Prime.

"Waktu terakhir saya datang ke sini melawan Manchester City, mereka mengejek saya dan bilang saya menangis soal Ballon d'Or," ujarnya.

"Saya tidak bermaksud tidak menghormati para suporter, itu hanya cara saya untuk membuktikan diri kepada fans Manchester City hari ini," imbuh Vinicius.

Laga ini memang sarat konteks. Beberapa bulan sebelum insiden yang diceritakan Vinicius, gelandang Man City, Rodri, berhasil mengungguli bintang Real Madrid tersebut dalam perebutan Ballon d'Or 2024.

Bintang Madrid itu dikabarkan kecewa dan bahkan absen dari seremoni penghargaan bersama rekan satu timnya.

Saat itu, suporter Man City membentangkan tifo bergambar Rodri mencium trofi Ballon d'Or dengan tulisan "Stop Crying Your Heart Out", yang jelas ditujukan sebagai sindiran untuk Vinicius yang finis di posisi kedua dalam perebutan Ballon d'Or 2024.

 


Balasan Vinicius

Gol penentu kemenangan Real Madrid tercipta pada menit ke-90+3 setelah Aurelien Tchouameni mengirim umpan silang akurat dari sisi kanan yang disambut Vinicius Junior. Real Madrid unggul 2-1. Tampak dalam foto, penyerang Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior, merayakan golnya pada pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026 melawan Manchester City di Etihad Stadium, barat laut Inggris, pada Selasa 17 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu (18/3) dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Kini, di atas lapangan, Vinicius seolah membalas semuanya. Setelah sempat gagal mencetak gol dari penalti pada pertemuan sebelumnya, termasuk saat berhadapan dengan Gianluigi Donnarumma, ia tak menyia-nyiakan kesempatan kedua yang datang akibat handball Bernardo Silva di garis gawang.

"Saya sangat kecewa tidak bisa mencetak gol pekan lalu. Fede mencetak tiga gol dan saya benar-benar ingin mencetak penalti itu, tapi tidak berhasil," katanya.

"Dia memberi saya kepercayaan diri, dia bilang hari ini akan jadi harinya saya, dan saya bisa mencetak penalti itu. Saya sangat senang," kata Vinicius.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait