Man City Kembali Gagal di Liga Champions, Guardiola: Semua Orang Mau Saya Dipecat

Pep Guardiola menegaskan masa depannya di Man City di tengah kritik dan kegagalan di Liga Champions.

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola merespons santai sorotan terhadap masa depannya setelah Manchester City kembali tersingkir dari Liga Champions oleh Real Madrid.

Dengan nada bercanda, ia bahkan menyebut banyak pihak ingin melihat dirinya dipecat.

Man City menghadiri leg kedua babak 16 besar dengan beban kekalahan 0-3 dari pertemuan pertama, lalu kembali tumbang 1-2 di Etihad, Rabu (18-3-2026) dini hari WIB.

Saat ditanya apakah ia akan puas jika meninggalkan Man City hanya dengan satu gelar Liga Champions, Guardiola menanggapinya dengan nada ringan.

"Semua orang ingin memecat saya, kan?" ujarnya sambil tertawa.

"Suatu hari nanti saya akan datang ke sini dan mengatakan 'selamat tinggal', tapi sekarang saya masih di sini, kontrak saya masih satu tahun lagi," imbuhnya.

Ia juga menyinggung ekspektasi tinggi terhadap dirinya di kompetisi Eropa.

"Benar, saya harus memenangkan enam Liga Champions supaya diakui. Tentu saja," katanya, setengah berkelakar.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Flashback

Guardiola lalu mengingat kembali perjalanannya bersama Man City.

"Musim pertama saya di sini, orang bertanya apakah kami akan menjuarai Liga Champions. Kami meraih 100 poin di Premier League, tapi pertanyaan itu tetap ada. Pada akhirnya, kami memang memenangkannya. Sekarang, kenapa kami belum punya lima atau enam gelar?"

Menurutnya, Man City sudah berulang kali mendekati gelar tersebut.

"Kami sudah mencoba. Kami pernah ke final, semifinal. Dua edisi terakhir kami tersingkir, tetapi di klub ini kami berusaha menaikkan standar di Liga Champions. Jika tidak tercapai, tentu itu bukan hal yang baik."

Ia juga mengakui standar yang dimiliki Madrid di kompetisi ini.

"Saya ingin memiliki perasaan seperti Madrid, kalau tidak menjuarai Liga Champions, itu dianggap kegagalan. Itu tekanan," katanya.

"Pep dianggap gagal karena tidak memenangkan Liga Champions, tapi tidak apa-apa. Di Man City, itu belum jadi ekspektasi seperti itu. Mungkin seiring waktu kami bisa sampai ke sana," lanjut pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Masa Depan Tim

Kendati kembali gagal di Eropa, Guardiola menegaskan keyakinannya terhadap masa depan tim. Ia menilai Man City hanya butuh waktu untuk mencapai level terbaik.

"Hasil kami memang belum bagus, kecuali saat melawan Newcastle, tapi saya merasa kami adalah tim yang luar biasa," ujarnya.

"Ada banyak hal bagus yang saya suka dari tim ini, tetapi kami belum sepenuhnya komplet. Dalam beberapa momen kami belum cukup tajam, dan itu masih menjadi kekurangan," ulasnya.

Namun, ia yakin proses tersebut akan berjalan seiring waktu.

"Menurut saya, ini hanya soal waktu, seperti saat saya pertama kali datang ke sini. Kami butuh sedikit waktu. Kami sudah mengubah banyak hal," ucap Guardiola.

 

Sumber: Hayters

Video Populer

Foto Populer