Tergusur di Arsenal, Myles Lewis-Skelly Malah Dilirik MU

MU dikabarkan membidik bek muda Arsenal, Myles Lewis-Skelly, pada bursa transfer musim panas mendatang.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 27 Maret 2026, 13:45 WIB
Gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 49, Myles Lewis-Skelly, berlari dengan bola selama pertandingan sepak bola persahabatan pra-musim untuk final Piala Emirates antara Arsenal melawan Lyon, di Stadion Emirates, London, 11 Agustus 2024. (BENJAMIN CREMEL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan mengincar bek muda Arsenal, Myles Lewis-Skelly, sebagai target potensial pada bursa transfer musim panas 2026.

Menurut laporan talkSPORT, pemain berusia 19 tahun itu masuk radar Setan Merah yang sedang mencari tambahan kekuatan di posisi bek kiri untuk bersaing dengan Luke Shaw.

Advertisement

Lewis-Skelly kesulitan mendapatkan kesempatan bermain musim ini. Ia hanya sekali menjadi starter di Liga Inggris bersama Arsenal sepanjang musim.

Dalam urutan pilihan pelatih, ia masih berada di belakang Riccardo Calafiori dan Piero Hincapie.

Kondisi tersebut membuat posisinya di Timnas Inggris makin terancam, terutama menjelang Piala Dunia 2026.

Minimnya waktu bermain membuat Lewis-Skelly tidak masuk dua skuad terakhir Inggris yang dipilih pelatih Thomas Tuchel. Akibatnya, peluangnya tampil di Piala Dunia 2026 kini sangat kecil.

Persaingan di posisi bek kiri juga makin ketat, dengan Lewis Hall dari Newcastle United serta pemain muda Nico O'Reilly dari Manchester City berada di depan dirinya.


Kritik dan Saran

Lima menit kemudian atau pada menit ke-62, Myles Lewis-Skelly sukses menggandakan keunggulan Arsenal atas Manchester City. (Glyn KIRK/AFP)

Mantan bek kiri Inggris, Graeme Le Saux, menilai perubahan peran Lewis-Skelly di Arsenal turut memengaruhi penilaiannya di level internasional.

"Posisi Myles Lewis-Skelly berubah cukup cepat di Arsenal. Bahkan ketika bermain, ia awalnya tampil sebagai bek kiri yang mencuri perhatian, lalu lebih sering masuk ke tengah seperti gelandang," kata Le Saux kepada talkSPORT.

"Saya rasa bagi pelatih tim nasional, kepercayaan terhadap pemain bisa berkurang jika setiap pekan ia bermain di posisi berbeda dari yang dibutuhkan. Thomas Tuchel tidak membutuhkan dia bermain seperti itu di timnas Inggris."

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi bermain.

"Pada akhirnya, ritme pertandingan dari sekarang hingga akhir musim sangat penting untuk membangun kepercayaan pelatih. Anda ingin memilih pemain yang sedang dalam performa terbaik, bugar, dan bisa diandalkan, serta meminimalkan risiko dari pemain yang jarang bermain dan mungkin kehilangan kepercayaan diri," lanjut Le Saux.


Didorong untuk Pindah

Gelandang Real Madrid asal Kroasia Luka Modric berebut bola dengan gelandang Arsenal asal Inggris Myles Lewis-Skelly selama pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions UEFA antara Arsenal dan Real Madrid, di Stadion Emirates, London, pada 8 April 2025.Adrian Dennis / AFP

Mantan penyerang Inggris, Darren Bent, bahkan menyarankan Lewis-Skelly untuk mempertimbangkan hengkang dari Arsenal demi mendapatkan menit bermain lebih banyak.

"Dia mengakhiri musim lalu dengan sangat baik, main untuk Inggris, bahkan mencetak gol di debutnya, luar biasa," kata Bent.

"Dia menandatangani kontrak baru dan saya pikir musim ini akan jadi momennya."

"Namun, Calafiori kembali dan tampil luar biasa di awal musim sehingga Lewis-Skelly tidak mendapat tempat."

"Ketika akhirnya bermain, penampilannya di liga tidak terlalu bagus, meski dia tampil baik di Liga Champions."

"Lalu Hincapie datang dan bermain sangat bagus. Sekarang urutannya Hincapie lebih dulu, lalu Calafiori. Jadi, dia berada di posisi ketiga," ulas Bent.

Bent juga menyinggung kemungkinan perubahan status Hincapie menjadi permanen.

"Hincapie saat ini berstatus pinjaman. Jika Arsenal mempermanenkannya, dan tampaknya ke arah sana, maka dia mungkin harus pergi," katanya.

"Jujur, saya akan sedih jika dia pergi, mengingat bagaimana dia sempat tampil eksplosif di awal kemunculannya," imbuh mantan striker Aston Villa itu.


Cari Pesaing Luke Shaw

Luke Shaw berduel dengan Justin Kluivert di laga Manchester United vs Bournemouth, Selasa (16/12/2025) (AP Photo/Jon Super)

Di sisi lain, MU memang sedang mencari tambahan di sektor bek kiri. Kendati sempat diganggu cedera dalam beberapa musim terakhir, Luke Shaw justru tampil konsisten musim ini dan menjadi andalan utama.

Bek berusia 30 tahun itu telah tampil dalam seluruh 31 pertandingan Liga Inggris MU musim ini.

MU saat ini menempati posisi ketiga klasemen Liga Inggris setelah mengalami kebangkitan di bawah asuhan Michael Carrick, yang ditunjuk sebagai pelatih sementara hingga akhir musim.

Carrick tampil impresif dengan hanya sekali kalah dari 10 pertandingan, serta meraih tujuh kemenangan.

Meski demikian, klub masih belum memberikan kepastian mengenai siapa yang akan menjadi pelatih tetap untuk musim 2026/27.

Dengan situasi ini, peluang MU untuk merekrut Lewis-Skelly terbuka, terutama jika sang pemain memutuskan mencari jalan keluar demi masa depan kariernya.

 

Sumber: Talksport

Berita Terkait