Veda Ega Pratama Start di Posisi 4 Moto3 Amerika 2026, Legenda Jepang Hiroshi Aoyama Sampai Takjub

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian di ajang Moto3 2026.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 29 Maret 2026, 20:45 WIB
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Dok. Honda Team Asia)

Bola.com, Jakarta - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian di ajang Moto3 2026. Penampilannya di seri Amerika Serikat menjadi sorotan setelah menunjukkan performa impresif di Circuit of the Americas (COTA).

Rider yang memperkuat Honda Team Asia itu tampil percaya diri sejak sesi kualifikasi. Ia sukses mengamankan posisi start yang sangat kompetitif, sebuah capaian luar biasa untuk pembalap debutan di level dunia.

Advertisement

Performa gemilang tersebut tak hanya membuat publik Indonesia bangga, tetapi juga mengundang pujian dari sosok penting di dunia balap motor.

Manajer tim sekaligus legenda balap Jepang, Hiroshi Aoyama, bahkan tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap potensi besar yang dimiliki Veda.

 


Start Posisi Empat, Bukti Kualitas Rookie Indonesia

Veda Ega Pratama saat mengikuti tes pramusim Moto3 2026. (X/Honda Team Asia)

Penampilan Veda di Moto3 Amerika 2026 dinilai sangat menonjol. Ia berhasil mengamankan posisi start keempat saat sesi kualifikasi, sebuah hasil yang jarang diraih oleh pembalap debutan.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Veda mampu bersaing dengan para rider muda terbaik dunia, meski baru menjalani musim pertamanya di Moto3.

Manajer tim Honda Team Asia pun memberikan apresiasi tinggi atas performa tersebut.

“Pencapaian ini sangat luar biasa untuk ukuran seorang rookie,” ungkap Aoyama.

Hasil tersebut sekaligus mempertegas tren positif Veda yang sebelumnya juga tampil mengesankan di seri-seri awal musim.

 


Aoyama: Veda Tunjukkan Potensi Besar

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, saat memacu motornya di sesi latihan bebas Moto3 Brasil 2026, Jumat (20/3/2026). (Dok. Honda Team Asia)

Aoyama menilai perkembangan Veda berlangsung sangat cepat. Adaptasinya terhadap lintasan baru dan tekanan kompetisi dinilai jauh di atas ekspektasi.

Ia juga melihat adanya mentalitas kuat dalam diri pembalap asal Indonesia tersebut, sesuatu yang sangat penting di level Moto3.

"Secara keseluruhan, itu adalah hari kualifikasi yang sangat positif untuk kedua pebalap kami. Sekarang, kita menantikan balapan yang sesungguhnya besok (Senin dini hari WIB)," tutup Aoyama.

Penampilan di Amerika menjadi bukti bahwa Veda bukan sekadar pelengkap di grid, melainkan kandidat kuat untuk bersaing di papan atas.

Sebelumnya, Veda juga mencatat sejarah dengan meraih podium di Moto3 Brasil 2026, menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang mampu finis tiga besar di ajang Grand Prix.

Berita Terkait