Mulai Tak Kerasan di Chelsea, Cole Palmer jadi Rebutan MU, Real Madrid, dan Bayern Munchen

Sejumlah klub elite Eropa mulai dari Manchester United, Real Madrid, hingga Bayern Munchen disebut mengantre untuk mendapatkan tanda tangan Cole Palmer.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 30 Maret 2026, 21:30 WIB
Pemain Chelsea Cole Palmer berdiri di lapangan pada laga Premier League/Liga Inggris antara Man City vs Chelsea di Manchester, Inggris, Minggu, 4 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Cole Palmer dikabarkan mulai tak betah di Chelsea dan ingin angkat kaki pada musim panas tahun ini. Sejumlah klub elite Eropa mulai dari Manchester United, Real Madrid, hingga Bayern Munchen disebut mengantre untuk mendapatkan tanda tangan Palmer.

Namun, klub-klub tersebut harus merogoh kocek dalam-dalam jika ingin mendapatkan tanda tangan gelandang Timnas Inggris tersebut.

Advertisement

Chelsea dikabarkan The Sun baru akan melepaskan Cole Palmer ke klub lain dengan nilai transfer 150 juta poundsterling (Rp3,3 triliun).

Satu di antara faktor utama yang membuat Palmer mulai frustrasi di Chelsea adalah perubahan pendekatan taktik di bawah manajer Liam Rosenior.

Sang pemain merasa sistem baru membuat ruang geraknya di lapangan semakin terbatas, sehingga memengaruhi performanya secara keseluruhan.

Tak hanya itu, dia juga merindukan kerja sama dengan striker Nicolas Jackson, yang saat ini dipinjamkan ke Bayern Munchen. Pada musim lalu, duet keduanya terbilang sukses.

Palmer mencetak 18 gol dan 14 assist, berkat dukungan pergerakan dan kecepatan Jackson di lini depan. Sayangnya, musim ini tak berjalan mulus bagi Cole Palmer.

 


Sempat Dihantam Cedera

Pemain Chelsea, Cole Palmer (kanan) menggiring bola melewati wasit Stuart Attwell yang sedang terjatuh dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan West Ham di Stamford Bridge, London, Inggris, Selasa (04/02/2025) WIB. (AFP/Adrian Dennis)

Selain dihantui cedera pangkal paha dan jari kaki, performanya juga menurun drastis. Dari 25 pertandingan yang sudah dijalani diseluruh ajang pada musim ini, Cole Palmer baru mencetak 10 gol dan tiga assist.

Di sisi lain, Chelsea juga sedang dalam tren negatif. The Blues kini tercecer di peringkat keenam klasemen sementara Premier League dan terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Situasi semakin memburuk setelah Chelsea disingkirkan Paris Saint-Germain dengan agregat telak 2-8 pada 16 besar Liga Champions, serta kalah 0-3 dari Everton di Premier League.

 


Manchester United Jadi Opsi Menarik

Pemain Chelsea, Cole Palmer, mencetak gol penalti ke gawang Manchester United pada laga pekan ke-31 Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, Jumat (5/4/2024). (AP Photo/Kin Cheung)

Kekecewaan Palmer bahkan sempat terlihat di lapangan. Dia dilaporkan menunjukkan rasa frustrasi kepada rekan setimnya, Neto, yang dianggap menghalangi peluangnya untuk melepaskan tembakan dalam salah satu pertandingan.

Meski demikian, sumber internal menyebut Palmer tetap profesional dan tidak menyerah di tengah musim yang sulit.

Palmer diketahui merupakan penggemar Manchester United sejak kecil, sehingga peluang bergabung ke Old Trafford cukup terbuka.

Apalagi, sosok Jason Wilcox yang kini menjabat direktur sepak bola Manchester United, pernah menjadi kepala akademi di Manchester City saat Palmer meniti karier.

Wilcox bahkan pernah memprediksi salah satu lulusan akademi City, termasuk Palmer, berpotensi meraih Ballon d’Or.

 


Chelsea Masih Ingin Pertahankan

Meski rumor transfer semakin kencang, Chelsea masih menganggap Palmer sebagai pemain tak tersentuh. Pemain berusia 23 tahun tersebut juga masih terikat kontrak jangka panjang dengan The Blues hingga 30 Juni 2033.

Namun, jika Chelsea gagal lolos ke Liga Champions, peluang mereka mempertahankan Palmer diprediksi akan semakin berat.

Sumber: The Sun


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait