Final Four Proliga 2026 Bakal Panas! Sediakan 3 Ribu Tiket per Hari untuk Penonton

Panggung kompetisi bola voli di Indonesia, Proliga 2026, kini telah mencapai momen krusial. Babak Final Four putaran pertama dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada tanggal 2-5 April 2026 di Jawa Pos Arena.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 02 April 2026, 06:30 WIB
Konferensi pers Final Four Proliga 2026. (Aditya Wani/Bola.com)

Bola.com, Jakarta - Panggung kompetisi bola voli di Indonesia, Proliga 2026, kini telah mencapai momen krusial. Babak Final Four putaran pertama dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada tanggal 2-5 April 2026 di Jawa Pos Arena.

Sebanyak delapan kontestan unggulan, yang terbagi atas empat tim putra dan empat tim putri, bakal beradu kekuatan demi mengamankan tempat di partai puncak.

Advertisement

Wakil Direktur Proliga, Reginald Nelwan, dalam jumpa pers menyatakan bahwa persaingan tahun ini akan jauh lebih kompetitif.

Di sektor putra, juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi akan ditantang Jakarta LavAni Livin' Transmedia, Garuda Jaya, dan Surabaya Samator.

Sementara di sektor putri, persaingan melibatkan Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Electric PLN Mobile, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, dan Jakarta Popsivo Polwan.

"Antusiasme penonton sangat luar biasa. Kami menyediakan 3.000 tiket per hari yang bisa didapatkan melalui sistem pembelian online," ujar Regi.

 

 

 

 

 


Perombakan Komposisi Pemain

Konferensi pers Surabaya Samator jelang Final Four Proliga 2026. (Aditya Wani/Bola.com)

Sejumlah klub, baik di kategori putra maupun putri, terpantau melakukan perombakan komposisi pemain guna memperkuat amunisi mereka.

Surabaya Samator memilih untuk tetap setia pada jalur pengembangan bakat lokal. Manajer tim, Hadi Sampurno, memastikan bahwa pihak manajemen tidak melakukan transformasi radikal pada susunan pemain mereka.

"Kami hanya mengganti tiga pemain, tetapi semuanya tetap pemain binaan sendiri. Kami percaya pada kualitas talenta lokal kami," tegas Hadi.

Sebaliknya, Garuda Jaya terpaksa melakukan penyegaran skuad akibat kendala kebugaran pemain. Manajer tim, Loudry Maspaitella, memaparkan bahwa mereka merekrut penyerang baru untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sokolov.

"Kami turun dengan skuad babak reguler, hanya ada satu pergantian posisi spiker karena Sokolov cedera," kata legenda voli Indonesia tersebut.

Di sisi lain, LavAni Transmedia menunjukkan ambisi besar dengan menggaet penggawa asing asal Jerman, George Grozer, demi mengklaim kembali takhta tertinggi.

"Mudah-mudahan tahun ini milik LavAni. Persiapan tim sudah semakin matang," ungkap perwakilan manajemen LavAni John Zulfikar.

Sang juara bertahan Bhayangkara Presisi memastikan internal tim dalam kondisi solid dan siap bertarung. "Kami mengganti satu pemain asing Martin Atanasa," kata perwakilan Bhayangkara Presisi.


Fenomena Pergeseran Pemain Impor di Kategori Putri

Pada kategori putri, pergeseran pemain impor juga menjadi fenomena yang menonjol, seperti yang terjadi di kubu Pertamina Enduro. Guna memproteksi gelar juara, rotasi pemain asing menjadi instrumen strategi mereka.

Manajer Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso, mengesahkan adanya pergantian pilar asing, di mana Iana Shcherban digantikan oleh Voronkova demi mempertajam serangan.

"Evaluasi sudah dilakukan. Target kami jelas, mempertahankan juara Proliga tahun ini," ucap Widi penuh optimisme.

Berbanding terbalik dengan kompetitornya, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia memutuskan untuk memprioritaskan konsistensi legiun asing. Meski begitu, mereka melakukan rotasi pada elemen pemain lokal.

"Pemain asing tetap aman. Kami hanya mengganti satu pemain lokal, Shakira digantikan oleh Dhea," jelas Putri, perwakilan tim Gresik Phonska.

Terakhir, Jakarta Popsivo Polwan turut mengonfirmasi pergantian pemain asing mereka, yakni posisi Bhethania De La Cruz yang kini diisi oleh Malvina Smarzek. Walaupun melakukan penyegaran, mereka tetap bersikap rendah hati mengenai ekspektasi.

"Target kami tidak muluk-muluk, yang penting setiap pertandingan menang," ujar Yuniar Setiono, perwakilan Popsivo.