Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Sulut-Malut, Ketum KONI Pusat Marciano Norman Sampaikan Belasungkawa

Wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara diguncang gempa pada Kamis dini hari (2-4-2026).

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 02 April 2026, 15:20 WIB
Gempa Sulut dan Malut, Kamis (2-4-2026). (Dok. KONI)

Bola.com, Jakarta - Gempa tektonik berkekuatan 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2-4-2026) pada pukul 06.48 WITA.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), tercatat sebanyak 29 gempa susulan terjadi setelah gempa utama di perairan kedua wilayah tersebut.

Advertisement

Dampak gempa turut dirasakan pada fasilitas olahraga. Satu di antaranya adalah GOR Robert Wolter Mongisidi di kompleks KONI Manado, yang mengalami kerusakan.

Kendati bukan pada struktur utama, runtuhan kanopi Gedung Hall B dilaporkan menimpa seorang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Deice Lahia (69), yang kemudian meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan konfirmasi dari pengurus KONI Maluku Utara, tidak terdapat kerusakan fasilitas olahraga maupun korban jiwa di wilayah tersebut.


Ucapan Duka

Gempa Sulut dan Malut, Kamis (2-4-2026). (Dok. KONI)

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi.

"Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan rasa duka mendalam, terutama bagi keluarga korban jiwa dan juga korban material. Saya mendoakan agar kondisi kembali pulih segera dan Tuhan Yang Maha Esa memberikan perlindungan bagi kita," ujar Marciano.

Ia juga berharap seluruh insan olahraga yang terdampak dapat tetap kuat menghadapi situasi ini.

"Saya berharap masyarakat olahraga dari atlet, pelatih, ofisial, hingga pengurus KONI provinsi, organisasi fungsional, KONI kabupaten/kota, pengurus provinsi cabang olahraga, pengurus kabupaten/kota hingga klub, yang terdampak bencana ini mendapatkan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini serta dapat tabah," lanjutnya.

Selain itu, Marciano mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tetapi tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.


Pekan Olahraga Nasional Bela Diri II/2026.

Di tengah situasi tersebut, Sulawesi Utara dijadwalkan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional Bela Diri II/2026.

Persiapan diharapkan tetap berjalan maksimal, dengan harapan kondisi alam membaik saat pelaksanaan nanti sehingga agenda dapat berlangsung sesuai rencana.

Delapan cabang olahraga akan dipertandingkan dalam ajang tersebut, yakni anggar, hapkido, kick boxing, kurash, muaythai, tinju, yongmodo, dan bela diri campuran amatir.

Selain GOR Robert Wolter Mongisidi, fasilitas olahraga lainnya di wilayah Sulawesi Utara dilaporkan dalam kondisi aman.

"Tidak ada fasilitas olahraga yang terdampak," ujar Rhendi, Wakil Kepala Bidang Media dan Humas KONI Sulawesi Utara.