Bola.com, Jakarta - Politisi Ignazio La Russa memiliki ide revolusioner untuk membangkitkan kembali timnas Italia: "Jika Brasil bisa merekrut Carlo Ancelotti, mengapa kita tidak bisa mendapatkan pelatih asing seperti Jose Mourinho?."
Kegagalan lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut berarti akan ada transformasi di balik layar Timnas Italia. Sejauh ini, Presiden FIGC Gabriele Gravina dan kepala delegasi Gigi Buffon mengundurkan diri.
Pelatih Timnas Italia Gennaro Gattuso diperkirakan akan mengikuti jejak mereka. Sekarang pencarian sedang dilakukan untuk siapa yang akan memulai era baru Timnas Italia.
Nama-nama seperti Antonio Conte, Max Allegri, Roberto Mancini, dan Simone Inzaghi diyakini masuk sebagai kandidat. Namun Ignazio La Russa punya pendapat menarik.
"Jika Brasil bisa merekrut pelatih hebat dan asing seperti Ancelotti, mengapa kita tidak bisa mendapatkan seseorang seperti Mourinho?” tanya politisi dan pendukung Inter, Ignazio La Russa, di surat kabar Corriere della Sera.
Salah Gattuso
Jose Mourinho telah dikaitkan dengan posisi pelatih Portugal selama bertahun-tahun, tetapi saat ini ia melatih Benfica, setelah berpisah dengan Fenerbahce pada Agustus 2025.
Ia memiliki dua pengalaman di Serie A bersama Inter Milan dan AS Roma, tetapi dipecat dari posisi pelatih I Giallorossi pada Januari 2024.
La Russa sangat mengkritik kegagalan 'luar biasa' untuk melewati Bosnia dan Herzegovina di babak play-off, kalah adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
La Russa turut menyebut fakta bahwa Timnas Italia bermain dengan 10 pemain hampir sepanjang pertandingan karena kartu merah Alessandro Bastoni merupakan kesalahan strategi dari Gattuso.
“Bagaimana Anda bisa membiarkan pemain muda seperti Pio Esposito mengambil penalti pertama, padahal dia bahkan tidak mengambil penalti untuk Inter? Dan mengapa Bastoni ditempatkan di luar posisinya untuk mengakomodasi Calafiori di tengah-kiri pertahanan? Ini pada gilirannya merugikan Dimarco di sisi yang sama," La Russa memberikan analisis.