Enzo Fernandez Disanksi Chelsea, Agennya Protes Keras: Ini Benar-Benar Tidak Adil

Enzo Fernandez dicoret dua laga krusial, sang agen sebut Chelsea tak adil.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 04 April 2026, 12:15 WIB
Pemain Chelsea, Enzo Fernandez, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City pada lanjutan Liga Inggris di Etihad Stadium, Senin (5/1/2026). (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Agen Enzo Fernandez angkat suara terkait keputusan Chelsea yang mencoret kliennya dari dua pertandingan. Ia menilai hukuman tersebut tidak adil dan sulit dipahami.

Gelandang Timnas Argentina itu dipastikan absen dalam laga perempat final Piala FA melawan Port Vale, Sabtu ini, serta pertandingan liga menghadapi Manchester City, Minggu (12-4-2026).

Advertisement

Keputusan itu dikonfirmasi pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, Jumat waktu setempat.

Agen Fernandez, Javier Pastore, menegaskan kliennya tidak mengerti alasan di balik sanksi tersebut.

"Hukuman ini sepenuhnya tidak adil. Melarang pemain tampil dalam dua pertandingan, apalagi itu laga yang sangat krusial bagi Chelsea karena perebutan tiket Liga Champions sedang dipertaruhkan, sementara dia adalah salah satu pemain terpenting tim," kata Pastore.

Ia juga menilai tidak ada dasar yang jelas atas keputusan tersebut.

"Tidak ada alasan atau pembenaran yang nyata mengapa dia dihukum. Enzo tidak memahami situasinya. Saat pelatih menyampaikan keputusan itu, dia menerimanya karena dia sosok profesional yang selalu berkomitmen penuh dan menghormati keputusan. Namun, kami tidak memahami hukuman in karena dia tidak menyebut klub mana pun atau mengatakan ingin meninggalkan Chelsea. Sama sekali tidak. Dia hanya menyebut Madrid sebagai kota," lanjut Pastore.

Hasil Kesepakatan

Selebrasi gol Enzo Fernandez pada laga Chelsea vs West Ham di pekan ke-2 Premier League 2025/2026 (c) AP Photo/Dave Shopland

Pastore menambahkan, pihaknya akan kembali berdiskusi dengan Chelsea setelah Piala Dunia 2026. Jika tidak tercapai kesepakatan, mereka membuka kemungkinan mencari opsi lain.

Sebelumnya, usai kekalahan Chelsea dari Paris Saint-Germain di fase 16 besar Liga Champions, Maret lalu, Fernandez memang sempat menyatakan belum mengetahui apakah dirinya akan tetap di Stamford Bridge musim depan.

Rosenior menegaskan keputusan menjatuhkan sanksi merupakan hasil kesepakatan internal klub, dan ia turut terlibat di dalamnya.

"Sangat disayangkan Enzo berbicara seperti itu. Saya tidak punya kata buruk untuknya, tetapi ada batas yang dilanggar terkait budaya tim dan apa yang ingin kami bangun," ujar Rosenior.

"Saya sangat menghormatinya sebagai pribadi dan pemain. Dia frustrasi karena ingin kami sukses. Pintu tidak tertutup untuk Enzo. Ini adalah sanksi. Anda harus melindungi budaya tim, dan dalam hal itu ada batas yang telah dilewati," imbuhnya.

Komentar Rosenior

Momen selebrasi Enzo Fernandez (Chelsea) setelah mencetak gol ke gawang Ajax Amsterdam dalam laga Liga Champions di London, 23 Oktober 2025. (AP Photo/Alastair Grant)

Fernendez direkrut Chelsea pada 2023 dengan nilai transfer yang saat itu menjadi rekor di Inggris. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi wakil kapten tim.

Meski dijatuhi hukuman, Rosenior memastikan status wakil kapten Fernandez tidak akan dicabut.

"Saya tidak akan mencabut apa pun darinya karena dia tidak pantas mendapatkannya," ucapnya.

"Kami berbicara dengan sangat tenang. Saya menjelaskan keputusan dan alasannya. Mungkin tidak terlihat sekarang, tetapi hubungan saya dengan Enzo sangat luar biasa."

"Dia memahami keputusan klub dan keputusan saya. Saya yakin dia akan merespons dengan sangat baik dan membantu tim dalam beberapa pekan ke depan," ungkap Rosenior.

Terkait Cucurella

Chelsea meraih kemenangan 3-1 atas Wolverhampton Wanderers pada laga pekan ke-22 Liga Inggris 2024-2025 di Stadion Stamford Bridge, Senin (20/1/2024). (AP Photo/Kin Cheung)

Dalam kesempatan yang sama, Rosenior juga mengungkapkan tidak akan ada tindakan disipliner terhadap Marc Cucurella.

Bek asal Spanyol itu sebelumnya menyebut pemecatan pelatih Enzo Maresca pada Januari membuat tim kehilangan stabilitas. Ia juga menyinggung kebijakan perekrutan pemain muda oleh klub.

"Saya memahami ini bagian dari kebijakan klub dan mereka ingin menuju arah itu, merekrut pemain muda dan membangun masa depan. Namun, bagi kami yang ingin meraih trofi besar, momen seperti ini membuat Anda merasa putus asa," kata Cucurella.

Menanggapi hal itu, Rosenior mengaku sudah berbicara langsung dengan sang pemain.

"Saya berbicara sangat baik dengan Marc kemarin, sekitar setengah jam di kantor saya. Kekecewaan saya dari wawancaranya adalah arah pembicaraan itu berkembang. Saya rasa dia seharusnya lebih dulu berbicara kepada kami tentang apa yang dia rasakan," ungkapnya.

"Saya ingin para pemain tahu bahwa mereka bisa berbicara secara terbuka dan jujur demi kebaikan klub. Sebagai sebuah klub, kami juga sadar bahwa kami perlu berkembang," ujar Rosenior.

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait