Liga Champions: Legenda Prancis Sebut Liverpool Bakal Terbantai oleh PSG

Pertemuan panas akan tersaji saat Paris Saint-Germain menghadapi Liverpool FC pada perempat final Liga Champions UEFA tengah pekan ini.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 08 April 2026, 06:00 WIB
Kiper Liverpool, Alisson Becker, tampak kecewa setelah ditaklukkan PSG lewat adu penalti 0-1 (1-4) dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2024/2025 yang digelar di Anfield, Rabu (12/3/2025) dini hari WIB. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Pertemuan panas akan tersaji saat Paris Saint-Germain menghadapi Liverpool FC pada perempat final Liga Champions UEFA tengah pekan ini. Duel ini diprediksi berlangsung sengit, tetapi sejumlah pihak mulai meragukan kemampuan Liverpool untuk memberikan perlawanan berarti.

Keraguan tersebut muncul setelah performa kurang meyakinkan The Reds dalam beberapa laga terakhir. Kekalahan telak 0-4 dari Manchester City di ajang FA Cup menjadi sorotan utama.

Advertisement

Dalam laga tersebut, Mohamed Salah juga gagal mengeksekusi penalti, menambah daftar masalah yang tengah dihadapi Liverpool. Situasi ini membuat tekanan semakin besar jelang duel krusial melawan PSG.

Sebaliknya, PSG datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Luis Enrique menunjukkan performa impresif, baik di kompetisi domestik maupun Eropa, sehingga difavoritkan melangkah lebih jauh.

 


Duggary: Liverpool Seperti Bencana, PSG Terlalu Kuat

Penyerang Liverpool asal Belanda #18, Cody Gakpo (kiri), pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot (tengah), dan bek Liverpool asal Inggris #02, Joe Gomez (kanan), berjalan di lapangan pada akhir pertandingan Premier League Inggris antara Manchester City dan Liverpool di Stadion Etihad di Manchester, Inggris barat laut, pada 9 November 2025. (Darren Staples/AFP)

Legenda Prancis, Christophe Dugarry, memberikan komentar pedas terkait peluang Liverpool menghadapi PSG. Ia menilai performa The Reds saat ini jauh dari kata meyakinkan.

"Pernah melihat Liverpool bermain? Itu benar-benar bencana total! Mereka tidak punya apa-apa. Secara teknik mereka punya pemain bagus, tidak buruk, tetapi mereka bermain sangat lambat," tegasnya.

Menurutnya, perbandingan dengan PSG saat ini terasa timpang.

"Jika melihat intensitas yang ditunjukkan PSG sekarang, kekuatan mental mereka, dan semua yang telah mereka bangun kembali, kedua tim ini tidak bisa dibandingkan. Ini akan menjadi pembantaian total!"

Dugarry juga menyoroti momentum buruk Liverpool setelah kebobolan empat gol dari Manchester City.

"Mereka baru saja kebobolan empat gol dari Manchester City. Di paruh kedua musim, momentum adalah segalanya," lanjutnya.

 


Rekam Jejak Pertemuan dan Perjalanan Menuju Perempat Final

Cover prediksi PSG vs Liverpool - Liga Champions. (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Pertemuan terakhir kedua tim di Liga Champions terjadi musim lalu. Saat itu, Liverpool harus tersingkir secara dramatis setelah kalah adu penalti dari PSG di babak 16 besar.

The Reds sebenarnya sempat unggul 1-0 di leg pertama tandang. Namun, PSG membalas dengan kemenangan identik di Anfield sebelum akhirnya memastikan kelolosan lewat drama tos-tosan.

Musim ini, Liverpool tampil cukup solid di fase liga dengan finis di posisi ketiga setelah meraih enam kemenangan dari delapan pertandingan. Mereka pun langsung melaju ke babak 16 besar tanpa harus melalui play-off.

Di fase gugur, tim asuhan Arne Slot sempat tersandung saat kalah 0-1 dari Galatasaray pada leg pertama. Namun, mereka bangkit di leg kedua dengan kemenangan meyakinkan 4-0.

Gol-gol kemenangan dicetak oleh Dominik Szoboszlai, Hugo Ekitike, Ryan Gravenberch, dan Mohamed Salah.

 


PSG On Fire, Modal Besar Hadapi Liverpool

Di sisi lain, PSG menunjukkan performa yang jauh lebih konsisten. Mereka berhasil melaju ke fase gugur melalui jalur play-off dan kini memimpin klasemen Ligue 1 dengan keunggulan empat poin serta satu laga tersisa.

Performa impresif PSG juga terlihat di babak 16 besar Liga Champions. Mereka tampil dominan saat menyingkirkan Chelsea FC dengan agregat telak 8-2.

Kemenangan 5-2 di kandang dilanjutkan dengan hasil meyakinkan 3-0 di Stamford Bridge menjadi bukti ketajaman lini serang sekaligus solidnya permainan tim.

Dengan kondisi terkini, PSG jelas berada di atas angin. Sementara Liverpool harus segera menemukan kembali bentuk terbaiknya jika tidak ingin prediksi “pembantaian” benar-benar menjadi kenyataan di panggung Liga Champions.

Berita Terkait