Thierry Henry Ungkap Kelemahan Arsenal yang Bisa Gagalkan Ambisi Juarai Liga Champions

Thierry Henry nilai Arsenal paling solid di Eropa, tetapi Kelemahan ini bisa jadi pengganjal.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 08 April 2026, 20:45 WIB
Arsenal akhirnya sukses mengakhiri catatan buruk mereka di Portugal setelah menaklukkan Sporting CP dengan skor tipis 1-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions. (AP Photo/Armando Franca)

Bola.com, Jakarta - Legenda Arsenal, Thierry Henry, menilai mantan klubnya sebagai tim paling solid di Liga Champions musim ini. Namun, ia juga mengingatkan adanya satu kelemahan krusial yang bisa menghambat peluang mereka meraih si Telinga Besar.

Arsenal saat ini berada di jalur positif setelah meraih kemenangan 1-0 atas Sporting pada leg pertama perempat final, Rabu (8-4-2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat tim asuhan Mikel Arteta selangkah lebih dekat ke semifinal.

Advertisement

Kemenangan itu sekaligus menjadi respons atas dua kekalahan beruntun yang sebelumnya dialami Arsenal, masing-masing dari Manchester City di final Caranbao Cup serta dari Southampton di Piala FA.

Gol kemenangan Arsenal dicetak Kai Havertz pada masa tambahan waktu. Berkat hasil itu, mereka membawa keunggulan satu gol ke leg kedua yang akan digelar di Stadion Emirates, pekan depan.

Di laga di Estadio Jose Alvalade tersebut, David Raya tampil gemilang dan menjaga gawang Meriam London tetap nirbobol. Secara keseluruhan, Arsenal baru kebobolan lima gol dari 11 pertandingan di Liga Champions musim ini.

Tak hanya itu, The Gunners juga memiliki rekor pertahanan terbaik di Premier League dengan hanya kebobolan 22 gol dari 31 laga.

"Bagi saya, mereka adalah tim paling solid di Liga Champions," ujar Henry kepada CBS Sports.


Kreativitas Jadi Sorotan

Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Arsenal, yang untuk pertama kalinya mampu meraih kemenangan di fase gugur kompetisi Eropa saat bermain di Portugal setelah enam percobaan sebelumnya selalu berakhir tanpa hasil positif. (AP Photo/Armando Franca)

Kendati memuji kekuatan tim secara keseluruhan, Henry menilai ada satu aspek yang masih menjadi pekerjaan rumah, yakni kreativitas di lini serang.

"Kita sudah tahu kekuatan terbesar mereka, yaitu solid sebagai tim," kata Henry.

"Kita juga tahu soal bola mati, banyak yang mengeluh soal itu, tapi itu bagian dari permainan dan menjadi keunggulan besar bagi Arsenal karena mereka sangat bagus dalam hal tersebut."

"Tapi, jika pertahanan tidak berjalan, saya rasa kami tidak cukup menciptakan peluang untuk benar-benar menyakiti lawan, dan itu bisa menjadi masalah," ulasnya.

Usai kemenangan di Lisbon, Henry juga menilai hasil tersebut cukup penting meski permainan Arsenal belum sepenuhnya tajam.

"Jelas lebih baik daripada pulang dengan skor 0-0," ujarnya.

"Tidak banyak peluang atau kreativitas dalam pertandingan, tapi mereka melakukan apa yang harus dilakukan. Mereka menang di kandang lawan, sekarang kita lihat apa yang terjadi di Emirates."


Puas, tapi Waspada

Selebrasi Kai Havertz dalam laga Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (AP Photo/Armando Franca)

Kemenangan Arsenal ditentukan lewat kerja sama pemain pengganti, Havertz dan Gabriel Martinelli, di menit-menit akhir.

Arteta menyoroti pentingnya kontribusi pemain dari bangku cadangan.

"Ini sudah menjadi cerita musim ini, betapa pentingnya para pemain yang masuk dari bangku cadangan untuk membantu kami mencapai tujuan," kata Arteta.

"Hari ini semuanya berkontribusi. Gabi masuk dan memberi dampak besar, Kai juga, Max juga. Kami sangat membutuhkan itu dan kami sangat senang," imbuhnya.

Ia juga mengakui kemenangan di kandang Sporting bukan hal mudah.

"Sangat sulit menang di laga tandang di Liga Champions, apalagi melawan tim yang memenangkan 16 pertandingan kandang secara beruntun, jadi itu menunjukkan apa yang telah kami lakukan."

"Kami punya momen sangat dominan dan menciptakan peluang, tapi kami kurang ancaman di sekitar kotak penalti. Kami harus lebih efisien dan lebih tajam dalam umpan terakhir. Kami juga butuh David dua kali untuk melakukan penyelamatan penting," tutur Arteta.


Leg Kedua Jadi Penentu

Arsenal berhasil memetik modal penting pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Bertamu ke markas Sporting CP di Jose Alvalade, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB, The Gunners menang tipis 1-0 berkat gol semata wayang Kai Havertz. (AP Photo/Armando Franca)

Kendati sudah unggul, Arteta menegaskan pekerjaan timnya belum selesai.

"Seratus persen belum selesai dan para pemain tahu itu," ujarnya.

"Mereka tahu betapa sulitnya nanti di Emirates dan kami akan siap sepenuhnya."

"Para suporter juga luar biasa, terima kasih sudah datang jauh-jauh dan mendukung tim. Kami senang bisa memberikan kemenangan untuk mereka," kata Arteta lagi.

Arsenal kini akan kembali fokus ke liga domestik dengan menghadapi Bournemouth. Saat ini, mereka memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan poin atas Manchester City yang masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit.

 

Sumber: Metro

Berita Terkait