Barcelona Resmi Protes ke UEFA terkait Keputusan Kontroversial Wasit di Laga Kontra Atletico Madrid

Barcelona resmi mengajukan keluhan kepada UEFA mengenai keputusan kontroversial saat kalah 0-2 dari Atletico Madrid.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 10 April 2026, 11:48 WIB
Momen eksekusi gol tendangan bebas Julian Alvarez dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, 9 April 2026. (AP Photo/Joan Monfort)

Bola.com, Jakarta - Barcelona resmi mengajukan keluhan kepada UEFA mengenai keputusan kontroversial saat kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. 

Barca protes karena tidak mendapatkan penalti, serta juga juga berpotensi membuat bek Atletico, Marc Pubill diusir dari lapangan. 

Advertisement

Pubill, yang sudah mengantongi kartu kuning, menghentikan bola dengan tangan setelah kiper Atletico, Juan Musso, tampak memulai kembali permainan lewat tendangan gawang.

Barça langsung memprotes dan meminta penalti. Namun wasit Istvan Kovacs tidak menganggapnya sebagai pelanggaran, dan VAR Christian Dingert juga tidak melakukan intervensi.

 


Pernyataan Lengkap Barcelona

Pedri menggiring bola dalam laga La Liga antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Selasa, 2 Desember 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

“Tim hukum klub telah mengajukan keluhan resmi kepada UEFA terkait kejadian yang terjadi pada leg pertama perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid,” bunyi pernyataan Barcelona, seperti dikutip dari ESPN, Jumat (10/4/2026).  

“Klub menilai terdapat tindakan kepemimpinan wasit yang bertentangan dengan regulasi yang berlaku, yang berdampak langsung pada jalannya pertandingan dan hasilnya."

“Keluhan ini berfokus pada satu insiden spesifik. Pada menit ke-54, setelah permainan kembali berjalan dengan benar, seorang pemain lawan menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak penalti tanpa adanya keputusan penalti."

“Barcelona menilai keputusan ini, ditambah dengan kegagalan serius VAR untuk bertindak, merupakan kesalahan signifikan. Oleh karena itu, klub meminta dilakukan penyelidikan, akses terhadap komunikasi wasit, serta jika diperlukan pengakuan resmi atas kesalahan dan penerapan langkah-langkah yang relevan."

“Dalam hal ini, Barcelona juga menilai ini bukan pertama kalinya dalam beberapa edisi terakhir Liga Champions keputusan wasit yang sulit dipahami merugikan tim secara serius, menciptakan ketidakadilan, dan menghambat mereka untuk bersaing secara setara dengan klub lain," imbuh Barca. 

 

 

 


Hansi Flick Marah-Marah

Hansi Flick coba menenangkan pemain Barcelona yang memprotes wasit usai laga kontra Atletico Madrid pada leg 1 perempat final Liga Champions 2025/2026 (Josep LAGO / AFP)

Insiden kontroversial tersebut terjadi saat Atletico unggul 1-0 di Camp Nou lewat gol Julian Alvarez setelah Pau Cubarsi lebih dulu diusir dari kubu tuan rumah.

Alexander Sorloth kemudian menambah gol kedua pada menit ke-70, memastikan kemenangan 2-0 bagi tim asuhan Diego Simeone jelang leg kedua pekan depan di Metropolitano.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tampak geram atas keputusan tidak diberikannya penalti, yang kemungkinan besar juga akan berujung kartu kuning kedua bagi Pubill.

“Bagi saya, itu jelas kartu merah, atau kartu kuning kedua, dan penalti,” kata Flick dalam konferensi pers setelah pertandingan," tutur Flick. 

“VAR bisa menjelaskan kenapa itu tidak ditinjau. Saya tidak percaya itu bukan kartu merah. Rasanya tidak enak. Rasanya tidak adil."

“VAR hari ini sangat berpihak kepada Atletico. Orangnya dari Jerman, jadi terima kasih Jerman," imbuh dia. 

Sumber: ESPN

Berita Terkait