Liga Champions: Koke Tebar Ancaman, Atletico Siap Hancurkan Mimpi Comeback Barcelona

Atletico Madrid berada di atas angin jelang leg kedua perempat final Liga Champions menghadapi Barcelona. Bermodal kemenangan 2-0 pada leg pertama, Los Colchoneros kini hanya selangkah lagi menuju semifinal.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 14 April 2026, 09:45 WIB
Pemain Atletico Madrid, Julian Alvarez, mencetak gol ke gawang Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Camp Nou, Kamis (9/4/2026). (AFP/Josep Lago)

Bola.com, Jakarta - Atletico Madrid berada di atas angin jelang leg kedua perempat final Liga Champions menghadapi Barcelona. Bermodal kemenangan 2-0 pada leg pertama, Los Colchoneros kini hanya selangkah lagi menuju semifinal.

Kemenangan tersebut diraih di kandang Barcelona, dalam laga yang turut dipengaruhi kartu merah cepat yang diterima Pau Cubarsi. Keunggulan agregat itu jelas memberi keuntungan besar bagi Atletico sebelum tampil di hadapan publik sendiri.

Advertisement

Meski begitu, duel di Stadion Metropolitano dipastikan tetap berjalan sengit. Barcelona datang dengan ambisi membalikkan keadaan, sementara Atletico tak ingin menyia-nyiakan peluang emas yang sudah di depan mata.

Atmosfer pertandingan diprediksi akan memanas, mengingat kedua tim sama-sama memiliki kualitas dan pengalaman di kompetisi elite Eropa. Fokus dan mental menjadi faktor krusial dalam penentuan nasib kedua tim.

 


Koke: Kami Anggap Ini Seperti Final

Marcus Rashford beraksi dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, 9 April 2026. (AP Photo/Joan Monfort)

Kapten Atletico Madrid, Koke, menegaskan timnya tidak akan lengah meski unggul agregat. Ia menyebut laga ini akan diperlakukan seperti partai final.

“Mencapai perempat final Liga Champions dan memiliki kesempatan untuk lolos ke semifinal adalah hal luar biasa. Kami akan menganggap pertandingan ini seperti final, dan kami tidak memikirkan final kompetisi lain,” ujar Koke.

Ia juga memahami bahwa Barcelona masih menyimpan harapan untuk bangkit. Namun, Koke memastikan rekan-rekannya dalam kondisi termotivasi untuk mengamankan kemenangan.

“Wajar jika mereka tetap berharap. Tapi rekan-rekan saya sangat termotivasi, kami menghormati lawan, tetapi kami bertekad untuk memenangkan pertandingan,” tegasnya.

 


Kenangan Manis dan Waspada Kekuatan Barcelona

Pedri menggiring bola dalam laga La Liga antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Selasa, 2 Desember 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Koke turut mengenang momen spesial saat menghadapi Barcelona di masa lalu, termasuk gol pentingnya pada musim 2013/2014 yang menyingkirkan Blaugrana dari Liga Champions.

“Saya sudah beberapa kali menonton gol itu. Dalam pertandingan seperti ini, Anda mencoba memotivasi diri dengan kenangan-kenangan positif, seperti pada 2014 dan 2016,” katanya.

“Saya ingat gol itu dan atmosfer di Calderon. Semoga nanti menjadi malam yang luar biasa untuk semua orang,” lanjut sang kapten.

Meski penuh percaya diri, Koke tetap mengakui kekuatan Barcelona, terutama dalam hal pressing tinggi yang sempat merepotkan Atletico di leg pertama.

“Mereka menekan sangat tinggi, hampir di tengah lapangan, dan itu bisa membuat Anda kesulitan. Karena itu kami harus menunjukkan karakter, terus menekan, dan melakukan pergerakan yang menentukan. Kami sudah sering bertemu musim ini, jadi kami saling mengenal dengan sangat baik,” pungkasnya.

Sumber: Barca Universal

Berita Terkait