Usulan Kontroversial Presiden Napoli supaya Sepak Bola Tetap Relevan: Tiap Babak Jadi 25 Menit Saja, Hapus Kartu Merah

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, menilai bahwa sepak bola mulai kehilangan ketertarikan dari generasi muda.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 15 April 2026, 10:00 WIB
Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, melambaikan tangan di depan upacara penyerahan trofi untuk Juara Italia setelah pertandingan Serie A Italia antara Napoli dan Cagliari di stadion Diego Armando Maradona di Naples, Sabtu dini hari WIB (24-5-2025). (Carlo Hermann/AFP)

Bola.com, Jakarta - Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, menilai bahwa sepak bola mulai kehilangan ketertarikan dari generasi muda. Dia pun mengungkapkan usulan yang cukup kontroversial supaya membuat sepak bola tetap relevan. 

De Laurentiis menyerukan sejumlah perubahan mencolok, termasuk mempersingkat durasi pertandingan, menghapus kartu kuning dan merah, serta menghukum pemain yang berpura-pura cedera.

Advertisement

Bos Partenopei itu berbicara dalam wawancara mendalam dengan The Athletic, membahas perubahan aturan besar yang menurutnya perlu diterapkan untuk menarik audiens yang lebih muda.

"Sepak bola akan kehilangan generasi muda. Pertandingannya terlalu lama,” ujar De Laurentiis, seperti dikutip dari Football Italia, Selasa (14/4/2026). 

“Bayangkan betapa bodohnya! Anda pikir cucu saya yang berusia enam tahun, yang tahu segalanya tentang sepak bola karena bermain PlayStation, dia akan pergi, dan Anda pikir bisa menariknya kembali setelah 15 menit? Tidak mungkin! Karena dia masuk ke kamarnya dan mulai bermain FIFA," imbuh dia. 

 


Kritik Pemain yang Berpura-pura Cedera

Presiden Juventus, Andrea Agnelli, mengadakan pertemuan dengan Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis pada Senin (28/12/2020). (AFP/Filippo Monteforte)

De Laurentiis sebelumnya juga pernah mengusulkan agar jumpah tim peserta Serie A dikurangi saja. Kini, dia meyakini durasi pertandingan juga harus dipangkas, termasuk waktu jeda.

“Pertama: saya akan mengurangi dari 45 menit tiap babak menjadi 25 menit,” katanya.

Ia juga mengkritik keras pemain yang berpura-pura cedera. “Anda tidak bisa terus tergeletak di lapangan dan berakting! Tidak, Anda harus keluar!”

“Apa yang akan saya lakukan juga, saya tidak akan menggunakan kartu merah atau kartu kuning. Saya akan mengatakan, ‘Kamu keluar lima menit (untuk pelanggaran ringan)!’ dan ‘Kamu keluar 20 menit untuk pelanggaran berat!’” imbuh dia. 

 


Terinspirasi dari Olahraga Amerika Serikat

Dalam wawancaranya, De Laurentiis beberapa kali membandingkan sepak bola dengan bola basket, dan merasa olahraga ini bisa belajar dari sistem olahraga Amerika.

“Hal lain, gol terlalu sedikit! Jadi tidak cukup spektakuler. Harus lebih banyak gol. Dan untuk itu, Anda harus mengubah aturan. Anda tidak bisa membatalkan gol hanya karena selisih beberapa milimeter. Aturan offside harus diubah, secara besar-besaran.”   

Sumber: Football Italia

Berita Terkait