Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Raphinha Marah: Barcelona Dirampok!

Gugur menyakitkan di Liga Champions, Raphinha sebut Barcelona dikerjai wasit.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 15 April 2026, 13:00 WIB
Kedua tim bermain lebih hati-hati, dengan Barcelona tetap mendominasi penguasaan bola. Tampak dalam foto, penyerang Atletico Madrid asal Argentina, Julian Alvarez (tengah) bersama rekan-rekan setimnya merayakan kemenangan di akhir pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan FC Barcelona di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX/AFP)

Bola.com, Jakarta - Kemarahan menyelimuti kubu Barcelona setelah langkah mereka di Liga Champions terhenti secara dramatis. Satu di antara suara paling keras datang dari Raphinha yang menilai timnya dirampok usai tersingkir oleh Atletico Madrid.

Pemain asal Brasil itu tidak tampil karena cedera, tetapi tetap datang ke Madrid untuk menyaksikan langsung kekalahan agregat 2-3 yang membuat Blaugrana tersingkir di babak perempat final.

Advertisement

Padahal, mereka menang 2-1 pada leg kedua di Stadion Metropolitano, Rabu (15-4-2026) dini hari WIB.

Barcelona sempat membuka harapan lewat gol cepat Lamine Yamal dan Ferran Torres yang menyamakan kedudukan agregat. Namun, gol Ademola Lookman memastikan Atlético melaju ke semifinal untuk menghadapi pemenang antara Arsenal atau Sporting CP.

Situasi makin sulit bagi Barcelona ketika Eric Garcia diganjar kartu merah di menit-menit akhir usai melanggar Alexander Sorloth sebagai pemain terakhir.

 


Kemarahan Raphinha

Pemain Barcelona, Lamine Yamal, tertunduk lesu setelah ditaklukkan Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Camp Nou, Kamis (9/4/2026). (AP Photo/Joan Monfort)

Keputusan itu memicu kemarahan Raphinha terhadap wasit.

"Pertandingan ini benar-benar dirampok," kata Raphinha seusai pertandingan.

"Wasit punya banyak masalah. Beberapa keputusan yang dia ambil luar biasa. Saya tidak tahu berapa banyak pelanggaran yang dilakukan Atletico dan dia tidak memberi kartu," lanjutnya.

Barcelona sempat meminta penalti setelah Dani Olmo dilanggar di babak pertama, meski Raphinha tidak secara spesifik menyoroti satu keputusan tertentu.

Ini menjadi laga kedua secara beruntun di Liga Champions yang memicu kemarahan Barcelona terhadap perangkat pertandingan.

Sebelumnya, klub pemuncak klasemen sementara La Liga itu bahkan telah melayangkan protes resmi kepada UEFA terkait kegagalan wasit memberikan penalti dan kartu merah kepada Marc Pubill pada pertandingan pekan lalu.


Tudingan Raphina

Namun, gol Ademola Lookman pada menit ke-31 berhasil mengubah skor menjadi 1-2 sekaligus mengembalikan keunggulan agregat Atletico Madrid. Tampak dalam foto, penyerang Atletico Madrid asal Inggris, Ademola Lookman (kanan) merayakan golnya saat pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Barcelona di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Oscar DEL POZO/AFP)

Namun, UEFA menyatakan protes tersebut "tidak dapat diterima" pada Selasa waktu setempat.

"Manusia bisa saja melakukan satu kesalahan, tapi ini terjadi lagi di pertandingan lain?" lanjut Raphinha.

"Kami bermain sangat baik, tetapi laga ini diambil dari kami."

"Ini sulit, apalagi ketika kami merasa harus bekerja tiga kali lebih keras untuk memenangkan pertandingan. Saya benar-benar ingin memahami kenapa wasit begitu takut melihat Barcelona lolos," sentil Raphinha.

Layak ke Semifinal

Barcelona sempat unggul lebih dullu lewat aksi Lamine Yamal di menit ke-4 dan Ferran Torres (24). Tampak dalam foto, penyerang Barcelona asal Spanyol, Lamine Yamal (kiri) merayakan golnya saat pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Club Atletico de Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX/AFP)

Setelah kalah 0-2 pada leg pertama di Stadion Camp Nou pekan lalu, Barcelona langsung tampil agresif di leg kedua.

Mereka bahkan mencatatkan statistik lebih baik dibanding Atletico, dengan 15 tembakan tepat sasaran berbanding delapan, serta nilai peluang gol (xG) 3,38 berbanding 2,08.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menilai timnya layak melaju ke semifinal.

"Kami memainkan babak pertama yang fantastis malam ini," ujarnya dalam konferensi pers.

"Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Tentu itu mungkin terjadi," imbuhnya.

"Kalau melihat dua pertandingan, kami pantas berada di semifinal. Tapi, kami harus menerima ini. Mentalitas dan sikap yang ditunjukkan pemain di lapangan membuat saya bangga," kata Flick lagi.

Musim Belum Berakhir

Memasuki babak kedua, tempo permainan sempat sedikit menurun. Tampak dalam foto, bek Atletico Madrid asal Spanyol, Robin Le Normand (kiri) berebut bola dengan bek Ronald Federico Araujo da Silva (Barcelona) selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Oscar DEL POZO/AFP)

Kegagalan ini melengkapi kekecewaan Barcelona setelah juga disingkirkan Atletico di ajang Copa del Rey bulan lalu. Meski begitu, musim mereka belum berakhir.

Barcelona sudah mengamankan Piala Super Spanyol (Spanish Supercopa) pada Januari lalu dan kini memimpin klasemen La Liga dengan keunggulan sembilan poin atas Real Madrid di peringkat kedua, menyisakan tujuh pertandingan.

"Langkah berikutnya adalah memenangkan La Liga," kata Flick.

"Kami berada di jalur itu. Ini belum selesai. Masih ada pertandingan tersisa dan kami harus bermain seperti hari ini."

"Tentu kami kecewa sekarang. Itu normal. Memenangkan Liga Champions adalah mimpi besar. Kami harus belajar dari hal-hal yang perlu diperbaiki, tetapi kami punya tim muda dan mereka bisa serta akan berkembang musim depan," ucap Flick.

"Saya tahu ini mengecewakan bagi semua orang; saya juga kecewa. Ini sepak bola, ini kehidupan. Kami harus bangkit," tegas pelatih asal Jerman itu.

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait