Bola.com, Jakarta - Laga panas antara Manchester City dan Arsenal semakin dekat. Pertemuan di Etihad Stadium ini diprediksi menjadi salah satu momen paling krusial dalam perburuan gelar Premier League 2025/2026.
Manchester City datang dengan momentum positif dan kepercayaan diri tinggi. Mereka terus menekan Arsenal di puncak klasemen, dengan selisih poin yang masih bisa dikejar.
Namun, di tengah besarnya tekanan dan ekspektasi, Pep Guardiola memilih pendekatan yang tidak biasa. Ia justru mencoba meredam tensi dengan pesan sederhana kepada para pemainnya.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa timnya tidak boleh larut dalam emosi, meski laga ini memiliki dampak besar terhadap perebutan gelar.
Fokus Performa, Bukan Tekanan
Guardiola menekankan pentingnya menjaga fokus dan tidak terpengaruh oleh tekanan eksternal. Menurutnya, terlalu memikirkan pentingnya laga justru bisa menjadi bumerang.
“Ini hanya pertandingan sepak bola. Memang sangat penting, tetapi kalau kami terlalu terdistraksi oleh emosi, kami akan kehilangan fokus,” ujar Pep Guardiola.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama timnya adalah tampil sebaik mungkin di lapangan, bukan sekadar memikirkan hasil akhir.
Pendekatan ini mencerminkan pengalaman Guardiola dalam menghadapi laga-laga besar, di mana aspek mental sering menjadi penentu.
“Targetnya adalah bermain bagus. Itu yang harus kami lakukan,” lanjutnya.
Guardiola Puji Arsenal: Saya Banyak Belajar dari Mereka
Di tengah rivalitas sengit, Guardiola justru melontarkan pujian tinggi kepada Arsenal. Ia mengaku menikmati permainan tim asuhan Mikel Arteta dan bahkan belajar dari mereka.
Pernyataan ini menunjukkan respek besar dari Guardiola terhadap kualitas lawannya, meski kedua tim sedang bersaing ketat di papan atas.
Ia juga menyoroti besarnya tekanan yang dihadapi Arsenal, baik dari media maupun suporter.
“Saya menikmati menonton mereka. Saya belajar banyak dari banyak hal,” ungkapnya.