Kevin Diks dan Deretan Pemain Timnas Indonesia Geram Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasial Vs Persib: Tidak Bisa Dipercaya

Kevin Diks dan beberapa pemain berlabel Timnas Indonesia tampak geram setelah Ricky Kambuaya menjadi korban rasial di media sosial setelah membela Dewa United melawan Persib Bandung.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 21 April 2026, 20:00 WIB
Ilustrasi - Kevin Diks quotes Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Serang - Kevin Diks dan beberapa pemain berlabel Timnas Indonesia tampak geram setelah Ricky Kambuaya menjadi korban rasial di media sosial setelah membela Dewa United melawan Persib Bandung.

Melalui akun Instagramnya, @richardo_r55, pada Senin (20/4/2026), Kambuaya mengaku mendapatkan serangan rasial dari kolom komentar dan direct message (DM).

Advertisement

Kambuaya baru saja memperkuat Dewa United yang bermain imbang 2-2 kontra Persib dalam pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium (BIS), Serang, pada Senin (20/4/2026) malam WIB.

"Tidak dapat dipercaya," ujar Kevin Diks lewat akun @kevindiks2.


Egy Maulana Vikri dan Rafael Struick

Dony Tri Pamungkas dan Kevin Diks saat Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts and Navis di FIFA Series 2026 di SUGBK, Jakarta, Jumat (27-3-2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Dua rekan setim Kambuaya di Dewa United yang juga langganan Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Rafael Struick, turut menyayangkan kejadian yang menimpa temannya tersebut.

"Katakan tidak pada rasial," kata Egy dalam akun @egymaulanavikri. "Tetap kuat saudaraku," tulis Struick via akun @rafaelstruick.

Striker Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, @maurozijlstra, seolah tidak percaya dengan keadaan yang dialami Kambuaya. Pemain berusia 21 tahun itu memberikan emotikon tepuk jidat.


Pemain Dewa United Kedua

Kambuaya menjadi pemain Dewa United kedua yang buka suara setelah mendapatkan serangan rasial.Bek asal Brasil, Johnathan Carlos Pereira, juga speak up melalui akun Instagramnya.

"Semoga Tuhan memberkatimu," ujar Johnathan dalam akun @johnathanjc2 pada Senin (20/4/2026).

Rasial memang masih sering menghantui sepak bola Indonesia. Rata-rata netizen yang melakukannya biasanya memakai akun anonim supaya identitasnya tidak bisa terdeteksi.


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait