Regulasi Menarik Piala Dunia 2026: Fans Dilarang Berjalan Kaki Menuju Stadion MetLife, New Jersey

Kabar kurang menyenangkan datang bagi para suporter yang berencana mendukung tim kesayangannya di Piala Dunia 2026. Fans Timnas Inggris, bersama fans Brasil, Prancis, dan Norwegia, secara resmi dilarang berjalan kaki menuju Stadion MetLife, New Jersey.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 21 April 2026, 19:15 WIB
Suporter Timnas Inggris merayakan kemenangan timnya atas Iran dalam lanjutan Piala Dunia 2022 di FIFA Fan Zone, Senin (21/11/2022) WIB. (Bola.com/Hendry Wibowo)

Bola.com, Jakarta - Kabar kurang menyenangkan datang bagi para suporter yang berencana mendukung tim kesayangannya di Piala Dunia 2026.

Fans Timnas Inggris, bersama fans Brasil, Prancis, dan Norwegia, secara resmi dilarang berjalan kaki menuju Stadion MetLife, New Jersey.

Advertisement

Stadion berkapasitas 82.500 penonton ini dijadwalkan menggelar delapan pertandingan, termasuk laga fase grup antara Inggris vs Panama dan partai puncak, Final Piala Dunia 2026.

Namun, aturan ketat negara bagian New Jersey memastikan tidak ada akses bagi pejalan kaki menuju stadion.

Masalah utama Stadion MetLife adalah lokasinya yang sangat terisolasi. Stadion ini dikelilingi oleh hamparan parkir luas dan jaringan jalan tol yang rumit.

 

 

 


Dilarang Berjalan Kaki

Ilustrasi, logo Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Berdasarkan undang-undang New Jersey, warga dilarang keras berjalan di bahu jalan raya atau jalan tol.

"Demi keselamatan seluruh pengunjung Piala Dunia FIFA, lalu lintas pejalan kaki dilarang keras di jalan raya sekitar Stadion MetLife," tegas Charles Marchan, juru bicara Kepolisian Negara Bagian New Jersey.

"Berjalan di jalur ini menciptakan bahaya keselamatan yang signifikan, baik bagi pejalan kaki maupun pengendara motor," tambahnya.

Meski polisi menyatakan fokus utama adalah keselamatan dan bukan pemberian sanksi tilang, aturan ini tetap menutup celah bagi fans yang ingin berhemat dengan berjalan kaki.


Tarif Transportasi Gila-gilaan

Larangan jalan kaki ini kian menyesakkan bagi fans karena meroketnya tarif transportasi umum. Pasalnya akses kendaraan pribadi dibatasi dan jalan kaki dilarang, fans hanya memiliki opsi bus atau kereta api dari New York City.

Namun, harganya bikin geleng-geleng kepala:

Kereta Api: Tiket pulang-pergi dari Penn Station New York dibanderol £110 (sekitar Rp2,2 juta). Padahal, pada hari pertandingan NFL biasa, harganya hanya £9.50 (Rp190 ribu).

Bus: Tarif perjalanan bus menuju stadion mencapai £60 (sekitar Rp1,2 juta).

 

 


Perang Dingin Pemerintah New Jersey vs FIFA

Logo FIFA. (AFP PHOTO / FABRICE COFFRINI)

Mahalnya tarif ini dipicu oleh perselisihan antara Gubernur New Jersey, Mikie Sherrill, dengan pihak FIFA. Sherrill mengecam FIFA yang dianggap "lepas tangan" soal biaya transportasi.

"Dalam perjanjian Piala Dunia yang saya warisi, FIFA memberikan nol dolar untuk transportasi suporter. Mereka juga menghapus area parkir di stadion, sehingga beban transportasi melonjak empat kali lipat bagi NJ Transit," ujar Sherrill pedas.

Menurutnya, pengoperasian ini memakan biaya 48 juta USD, sementara FIFA diprediksi meraup keuntungan 11 miliar USD dari turnamen ini.

"FIFA harus menanggung biaya transportasi fansnya. Jika tidak, kami tidak akan mensubsidi pemegang tiket Piala Dunia di atas punggung warga New Jersey," tegasnya.

Di sisi lain, FIFA melalui Heimo Schirigi (Chief Event Operations Officer) membalas bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan komite tuan rumah sejak 2018 untuk menciptakan rencana transportasi massal yang efisien dan meminimalkan kemacetan.

Bagi para suporter, Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat tampaknya tidak hanya akan menguras emosi di lapangan, tapi juga menguras kantong lebih dalam hanya untuk sekadar sampai ke stadion.

Sumber: North Jersey / Daily Mail

Berita Terkait