Bola.com, Jakarta - Kekalahan menyakitkan di final Copa del Rey masih membekas bagi Atletico Madrid. Namun, Los Rojiblancos tak punya banyak waktu untuk meratapi kegagalan tersebut. Tantangan besar sudah menanti di depan mata, yakni duel melawan Arsenal pada leg semifinal Liga Champions UEFA.
Atmosfer kekecewaan sempat menyelimuti ribuan pendukung Atletico yang memadati Sevilla saat final Copa del Rey. Mereka pulang dengan tangan hampa, mengingatkan kembali luka lama pada final Liga Champions 2014 dan 2016 saat takluk dari Real Madrid. Bahkan sejak final pertama mereka pada 1974, Atletico belum pernah mencicipi trofi kompetisi elite Eropa tersebut.
Kondisi itu membuat laga melawan Arsenal menjadi momentum penting. Selain membuka jalan menuju final keempat, pertandingan ini juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun klub yang ke-123. Sebuah kesempatan emas untuk mengubah narasi dari kekecewaan menjadi harapan.
Sinyal kebangkitan mulai terlihat saat Atletico menundukkan Athletic Bilbao dengan skor 3-2 di laga La Liga akhir pekan lalu. Kemenangan itu memang belum sepenuhnya menghapus luka, tetapi cukup untuk mengembalikan kepercayaan diri tim jelang laga besar di Eropa.
Simeone: Tak Perlu Kata-Kata, Kami Harus Menang
Pelatih Diego Simeone memahami betul ekspektasi tinggi dari para pendukung. Ia menegaskan bahwa satu-satunya cara membalas dukungan adalah dengan hasil nyata di lapangan.
“Para fans tidak butuh pesan dari saya, yang mereka butuhkan adalah kemenangan,” ujar Simeone.
Penyerang andalan Julian Alvarez juga mengakui bahwa tim harus segera bangkit dari pukulan di final Copa del Rey. Ia menilai semifinal melawan Arsenal sebagai peluang terbaik untuk menebus kegagalan tersebut.
“Kami harus bangkit dari pukulan itu dan memberikan segalanya untuk mencapai final,” ujarnya.
Dukungan penuh suporter di Stadion Metropolitano diyakini akan menjadi faktor pembeda. Stadion yang dibuka pada 2017 itu memang belum memiliki sejarah sepanjang Vicente Calderon, tetapi atmosfernya dikenal lebih bising dan intimidatif bagi lawan.
Pada laga perempat final sebelumnya, atmosfer panas di Metropolitano terbukti mampu membantu Atletico menyingkirkan Barcelona. Hal serupa diharapkan kembali terulang saat menghadapi Arsenal.
Kini, segalanya bergantung pada bagaimana Atletico merespons tekanan. Semifinal Liga Champions bukan sekadar laga, tetapi kesempatan untuk mengubah luka lama menjadi sejarah baru.
Alvarez Ajak Tim Bangkit dan Fokus ke Final
Penyerang andalan Julian Alvarez juga mengakui bahwa tim harus segera bangkit dari pukulan di final Copa del Rey. Ia menilai semifinal melawan Arsenal sebagai peluang terbaik untuk menebus kegagalan tersebut.
“Kami harus bangkit dari pukulan itu dan memberikan segalanya untuk mencapai final,” ujarnya.
Dukungan penuh suporter di Stadion Metropolitano diyakini akan menjadi faktor pembeda. Stadion yang dibuka pada 2017 itu memang belum memiliki sejarah sepanjang Vicente Calderon, tetapi atmosfernya dikenal lebih bising dan intimidatif bagi lawan.
Pada laga perempat final sebelumnya, atmosfer panas di Metropolitano terbukti mampu membantu Atletico menyingkirkan Barcelona. Hal serupa diharapkan kembali terulang saat menghadapi Arsenal.
Kini, segalanya bergantung pada bagaimana Atletico merespons tekanan. Semifinal Liga Champions bukan sekadar laga, tetapi kesempatan untuk mengubah luka lama menjadi sejarah baru.