Marcelo Pilih Messi Ketimbang Ronaldo dalam Debat GOAT

Mengapa Marcelo pilih Lionel Messi ketimbang mantan rekan setimnya Cristiano Ronaldo?

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 02 Mei 2026, 20:30 WIB
Ilustrasi - Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo (Bola.com)

Bola.com, Jakarta - Perdebatan siapa yang terbaik sepanjang masa antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo akan terus ada. Kali ini, mantan bek Real Madrid, Marcelo, memberikan pandangannya dan jawabannya cukup tegas.

Marcelo, yang pernah bermain bersama Ronaldo di Madrid sekaligus berulang kali menghadapi Messi dalam laga El Clasico, menilai bahwa bintang Argentina tersebut lebih sulit dihadapi di lapangan.

Advertisement

“Messi. Dia luar biasa. Saya masih mencoba mengejarnya,” ujar Marcelo sambil bercanda dalam wawancara bersama legenda Brasil, Romário.

Selama kariernya, Marcelo menghadapi Messi sebanyak 33 kali, dengan sang megabintang Argentina mencetak 24 gol dalam pertemuan tersebut. Ia mengakui bahwa kemampuan Messi membaca permainan menjadi faktor utama yang membuatnya begitu berbahaya.

“Dia memahami semua posisi di lapangan dengan sangat baik. Saat rekan setim membawa bola, dia sudah tahu harus berada di mana,” jelas Marcelo.


Rivalitas Terbesar

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo (Bola.com/Adreanus Titus)

Meski demikian, rivalitas antara Messi dan Ronaldo tetap menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah sepak bola. Sejak Ronaldo bergabung ke Real Madrid pada 2009, keduanya terus dibandingkan berkat performa luar biasa yang mereka tampilkan, baik di level klub maupun individu.

Ronaldo sendiri mencatatkan rekor luar biasa bersama Madrid dengan 450 gol dari 438 pertandingan, sekaligus mempersembahkan berbagai gelar termasuk Liga Champions. Sementara Messi bersinar bersama FC Barcelona dengan torehan 672 gol dalam 778 laga.

Secara keseluruhan, keduanya telah mengoleksi total 13 trofi Ballon d’Or, menegaskan dominasi mereka dalam dua dekade terakhir.


Bersyukur di Era Itu

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo (LLUIS GENE / FILES / AFP)

Meski memilih Messi sebagai yang terbaik, Marcelo menekankan bahwa publik seharusnya menikmati era emas ini daripada terus memperdebatkan siapa yang lebih unggul.

“Kita harus bersyukur bisa menyaksikan keduanya di era yang sama. Ini sesuatu yang harus dinikmati,” tutupnya.

Kini, dengan Messi yang bermain di Inter Miami dan Ronaldo di Al-Nassr, peluang pertemuan terakhir mereka mungkin akan terjadi di panggung Piala Dunia 2026 yang bisa menjadi penutup sempurna dari rivalitas legendaris ini.

 

Sumber: Express

Berita Terkait