Bawa Garudayaksa Promosi ke BRI Super League 2026/2027, Widodo Cahyono Putro Menyandang Status Elite

Widodo Cahyono Putro kini bisa dikatakan sebagai spesialis pembawa tim promosi dari liga level kedua ke liga level pertama.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 02 Mei 2026, 20:15 WIB
Pelatih Garudayaksa FC di Pegadaian Championship 2025/2026. (Dok. Garudayaksa)

Bola.com, Bogor - Garudayaksa FC menjadi tim pertama yang mendapatkan tiket promosi ke BRI Super League 2025/2026. Kemenangan 3-1 atas Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (2/5/2026) menjadi pemasti jalan tersebut.

Ada satu sosok menarik di balik keberhasilan Garudayaksa FC mendapatkan tiket promosi ke BRI Super League 2025/2026. Sosok yang dimaksud adala Widodo Cahyono Putro. 

Advertisement

Diketahui, posisi Widodo Cayono Putro di Garudayaksa adalah sebagai pelatih kepala. Keberhasilan ini menambah daftar panjang prestasi Widodo dalam membawa klub promosi ke liga level tertinggi di Indonesia.

Sebelumnya, Widodo Cayono Putro suda dua kali membawa tim promosi ke liga level tertingggi. Yakni Presita Tangerang pada 2019 dan Persijap Jepara pada 2025. 


Baru Masuk

Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro, saat melawan PSM Makassar pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Sport Center Tangerang, Jumat, (6/3/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menariknya, Widodo Cahhyono Putro bisa dikatakan baru memiliki karier seumur jagung di Garudayaksa FC. Ia baru masuk ke klub tersebut pada Maret lalu.

Sementara itu Widodo Cahyono Putro adalah pelatih keempat yang memimpin skuad Garudayaksa di Pegadaian Championship 2025/2026. 

Sebelum Widodo Cahyono Putro, ada Khamid Mulyono, Erwan Hendarwanto dan Muhammad Ridwan yang sempat mengemban posisi pelatih kepala di Garudayaksa FC. 


Bakal Dipertahankan?

Widodo C. Putro dan Aji Santoso, dua mantan pemain Timnas Indonesia beradu strategi dalam laga Arema FC melawan Bali United. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Garudayaksa menjadi tim pertama yang memastikan diri mendapatkan tiket promosi ke BRI Super League 2025/2026. Tentu menarik ditunggu bagaimana kebijakan klub yang bermarkas di Stadion Pakansari, Bogor ini terkait posisi pelatih kepala.

Tren penggunaan pelatih asing di BRI Super League dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat. Bahkan di musim ini hanya Malut United yang menggunakan jasa pelatih asal Indonesia. 

Apakah Garudayaksa FC akan mempertahankan Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih kepala, atau justru mereka ikut mempekerjakan pelatih asing?

Berita Terkait