Aprilia Bakal Jadi Super Team di MotoGP 2027 jika Pecco Bagnaia Temui Sentuhan Magis yang Hilang

Eks pembalap MotoGP, Carlos Checa, melontarkan pandangan menarik mengenai masa depan Pecco Bagnaia yang dikabarkan hampir pasti gabung Aprilia Racing pada MotoGP 2027 dan meninggalkan Ducati.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 08 Mei 2026, 10:15 WIB
Pecco Bagnaia saat alami crash pada Main Race MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans. (Loic VENANCE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Eks pembalap MotoGP, Carlos Checa, melontarkan pandangan menarik mengenai masa depan Pecco Bagnaia yang dikabarkan hampir pasti gabung Aprilia Racing pada MotoGP 2027 dan meninggalkan Ducati

Menurut Checa, bersama Marco Bezzecchi, Aprilia berpotensi menjelma menjadi Super Team jika Pecco Bagnaia menemukan kembali sentuhan magis yang hilang bersama Ducati. 

Advertisement

Beberapa pekan terakhir, kabar angin di paddock semakin kencang mengatakan bahawa juara dunia MotoGP dua kali itu bakal meninggalkan Ducati untuk memulai lembaran baru bersama Aprilia.

Carlos Checa, yang kini menjadi pengamat melihat perpindahan ini sebagai peluang emas buat Aprilia untuk menciptakan sebuah Super Team, meski ia masih berharap Jorge Martin bertahan. 

"Lalu, di Aprilia, rumornya menunjukkan bahwa, yah, jelas Marco Bezzecchi akan tetap di sana, saya harap Jorge Martin juga tetap di sana, tetapi sepertinya itu tidak akan terjadi," ungkap Checa saat diwawancara Motosan

"Saya tidak tahu apakah Pecco yang akan berada di Aprilia, tetapi dia adalah pembalap yang sangat cepat, salah satu yang terbaik."

"Jika motornya cocok untuknya dan dia merasa nyaman, sesuatu yang kurang dia rasakan akhir-akhir ini di Ducati, maka mereka juga bisa menjadi tim super," tambahnya. 

 

 

 

 

 

 

 

 


Super Team Lainnya di Ducati

Dua pembalap MotoGP, Marc Marquez dan Pedro Acosta. (Bola.com/Dok. Autosport)

Bukan hanya Aprilia, Checa juga menyebut Super Team bisa tercipta di Ducati karena potensi duet Marc Marquez dan Pedro Acosta. 

"Saya pikir Pedro ingin menang dengan segala cara, dan di atas kertas, dia memilih opsi terbaik. Sekarang, Aprilia mungkin juga merupakan pilihan yang sangat bagus," ungkap Checa. 

"Dalam hal itu, saya pikir dia adalah yang terpenting. Juga, karena apa artinya berada di samping Marc Marquez. Dengan asumsi mereka berdua ada di sana, kita masih menunggu konfirmasi resmi bahwa Marquez akan ada di sana, tetapi saya pikir itu akan menjadi tim bintang, tanpa diragukan lagi," tambahnya. 

 

 

 


Jorge Martin ke Yamaha

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, asal Spanyol, menghadiri sesi media scrum selama Grand Prix MotoGP Jepang di Mobility Resort Motegi, Motegi, Prefektur Tochigi, pada 25 September 2025. (TOSHIFUMI KITAMURA/AFP)

Jorge Martin sendiri dikabarkan akan meninggalkan Aprilia untuk bergabung dengan Yamaha menjelang era regulasi baru MotoGP pada tahun 2027, sebuah langkah yang dipertanyakan oleh banyak pihak.

Tentu saja, pertanyaan yang paling jelas adalah mengapa juara dunia MotoGP 2024 tersebut ingin menukar motor Aprilia, tim teratas di klasemen MotoGP dengan Yamaha, tim yang saat ini sedang ada di papan bawah.

Eks pembalap yang kini jadi pengamat Neil Hodgson berpendapat Martin mungkin menyesali keputusannya yang terburu-buru untuk berpindah ke Yamaha.

Kesepakatan dengan Yamaha diyakini telah dicapai pada pra-musim, yang menunjukkan bahwa pembalap Spanyol itu tidak yakin Aprilia akan tampil dengan motor terbaik tahun ini.

Sumber: Motogpnews

 

Berita Terkait