Krisis Kiper Hantam Aljazair Jelang Piala Dunia 2026, Penjaga Gawang yang Sudah Pensiun Dipanggil Lagi

Piala Dunia 2026 makin dekat, Aljazair krisis kiper hingga memanggil kembali penjaga gawang yang sudah pensiun dari timnas.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 08 Mei 2026, 15:00 WIB
Kiper USM Alger, Oussama Benbot, menjadi sasaran laser hijau selama pertandingan perempat final Piala Konfederasi CAF antara AS FAR Maroko dan USM Alger Aljazair di Stadion Pangeran Moulay Abdellah di Rabat pada 30 April 2023. (FADEL SENNA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Krisis di bawah mistar memaksa Timnas Aljazair mempertimbangkan langkah yang sebelumnya sulit dibayangkan, yakni memanggil kembali kiper yang sudah menyatakan pensiun dari timnas.

Oussama Benbot kini kembali masuk radar setelah badai cedera menghantam stok penjaga gawang Aljazair menjelang Piala Dunia 2026.

Advertisement

Situasi itu membuat pelatih Timnas Aljazair, Vladimir Petkovic, kekurangan opsi, terutama setelah Anthony Mandrea dipastikan absen, sementara Melvin Mastil dan Luca Zidane masih dibayangi masalah kebugaran.

Benbot sebelumnya memilih meninggalkan timnas usai Piala Afrika 2025 di Maroko, akhir tahun lalu. Kiper berusia 31 tahun itu tidak sekali pun dimainkan dan hanya menjadi penghuni bangku cadangan selama turnamen berlangsung.

Namun, performanya bersama USM Alger membuat namanya kembali diperhitungkan. Benbot menjadi satu di antara figur penting yang membawa klubnya melaju ke final Piala Konfederasi Afrika.

USM Alger dijadwalkan menghadapi wakil Mesir, Zamalek, pada leg pertama final, Sabtu mendatang.


Situasi Rumit

Kiper Aljazair, Luca Zidane, memberi isyarat saat pertandingan sepak bola Grup E Piala Afrika (CAN) antara Aljazair dan Burkina Faso di Stadion Moulay Hassan, Rabat, pada 28 Desember 2025. (Paul ELLIS / AFP)

Media-media Aljazair menyebut hubungan Benbot dengan Petkovic sempat memanas. Sang kiper dikabarkan membuat pelatih asal Swiss itu geram karena beberapa kali melontarkan keluhan terkait minimnya menit bermain di timnas.

Meski begitu, kebutuhan mendesak akan sosok penjaga gawang membuat peluang Benbot kembali terbuka. Namanya disebut masuk pertimbangan untuk skuad Piala Dunia 2026 yang akan diumumkan akhir bulan ini.

Masalah terbesar Aljazair saat ini ada pada Luca Zidane. Putra legenda Prancis Zinedine Zidane itu sempat menjadi pilihan utama di Piala Afrika 2025, tetapi penampilannya dinilai tidak terlalu meyakinkan.

Situasinya makin rumit setelah ia mengalami retak rahang dan dagu ketika membela Granada di divisi kedua Liga Spanyol bulan lalu.

Di sisi lain, Melvin Mastil yang berkiprah di Swiss juga harus menjalani operasi hernia. Padahal, ia baru mencatat debut internasional pada Maret lalu.


Cedera Kiper Utama

Gelandang Aljazair #6, Ramiz Zerrouki (Kiri), kiper Aljazair #1, Anthony Mandrea (Kedua dari Kiri), bek Aljazair #5, Zineddine Belaid (Kedua dari Kanan), dan bek Aljazair #15, Rayan Ait-Nouri (Kanan), memasuki lapangan sebelum pertandingan Grup E Piala Afrika (CAN) antara Guinea Khatulistiwa dan Aljazair di Stadion Moulay Hassan di Rabat pada 31 Desember 2025. (Paul ELLIS/AFP)

Cedera paling serius dialami Anthony Mandrea. Kiper yang selama lima tahun terakhir menjadi andalan Aljazair itu mengalami dislokasi bahu saat latihan bersama klub Prancis, Caen. Cedera tersebut membuatnya dipastikan absen di Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Mandrea sebenarnya masih menjadi pilihan utama Petkovic dalam beberapa tahun terakhir. Namun, setelah Caen terdegradasi ke kasta ketiga Liga Prancis musim lalu, Petkovic sempat menegaskan dirinya tidak akan memilih pemain dari level kompetisi serendah itu.

Luca Zidane baru mengubah status kelayakan internasionalnya pada September lalu. Sebelumnya, ia dan ketiga saudaranya pernah membela tim kelompok umur Prancis. Zidane awalnya diproyeksikan sebagai pelapis Alexis Guendouz.

Akan tetapi, Guendouz mengalami cedera sepekan sebelum Piala Afrika 2025 dimulai pada Desember lalu. Setelah pulih, ia juga belum mampu merebut kembali posisi utama di klub pemuncak Liga Aljazair, Mouloudia Alger.


Pelatih Panik

Pelatih kepala Timnas Aljazair asal Bosnia, Vladimir Petkovic, bereaksi selama pertandingan perempat final Piala Afrika (CAN) antara Aljazair dan Nigeria di Stadion Grand di Marrakesh pada 10 Januari 2026. (SEBASTIEN BOZON/AFP)

Besarnya kepanikan Petkovic mencari solusi di posisi penjaga gawang terlihat pada agenda uji coba Maret lalu.

Untuk laga pemanasan Piala Dunia 2026 melawan Uruguay dan Guatemala, ia bahkan memanggil kiper remaja, Kilian Belazzoug.

Ironisnya, penjaga gawang 19 tahun milik Stade Rennais itu belum pernah tampil satu kali pun di level senior bersama klubnya di Prancis. Belazzoug juga akhirnya tidak dimainkan dalam dua laga internasional tersebut.

Di Piala Dunia 2026, Aljazair tergabung di Grup J bersama Argentina, Austria, dan Yordania.

 

Sumber: Reuters