Tekanan Gila, Xabi Alonso Dapat Peringatan soal Kursi Manajer Chelsea

Mantan bek Liverpool, Glen Johnson, memperingatkan Xabi Alonso agar berhati-hati jika menerima tawaran melatih Chelsea.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 09 Mei 2026, 19:45 WIB
Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso (kanan), berbicara kepada gelandang Real Madrid asal Inggris bernomor punggung 05, Jude Bellingham, selama pertandingan pekan ke-6 Phase League UEFA Champions League antara Real Madrid CF dan Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Kamis (11-12-2025) dini hari WIB. (Thomas COEX/AFP)

Bola.com, Jakarta - Mantan bek Liverpool, Glen Johnson, memperingatkan Xabi Alonso agar berhati-hati jika menerima tawaran melatih Chelsea.

Alonso disebut masuk dalam daftar kandidat pelatih Chelsea setelah menganggur sejak dipecat Real Madrid pada Januari lalu.

Advertisement

Menurut Johnson, kursi pelatih Chelsea saat ini merupakan salah satu posisi paling sulit di dunia sepak bola karena tekanan besar untuk langsung meraih hasil instan.

“Chelsea mungkin adalah kursi terpanas di dunia sepak bola. Datang ke sana berarti Anda harus langsung menang,” ujar Johnson.

Ia menilai situasi tersebut sangat berisiko bagi pelatih muda seperti Alonso, apalagi Chelsea dalam beberapa tahun terakhir dikenal tidak sabar terhadap proses pembangunan tim.

Johnson bahkan menyebut banyak pelatih top yang pernah sukses di klub lain juga kesulitan bertahan lama di Stamford Bridge karena tingginya ekspektasi manajemen dan suporter.


Tekanan

Bek Chelsea, Levi Colwill menunjukkan gestur terkejut karena kecewa dengan keputusan hakim garis saat bertanding melawan Everton pada pekan 34 Liga Inggris 2024/2025 di Stamford Bridge, Sabtu (26/4/2025) malam WIB. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Manajemen The Blues untuk sementara menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim hingga akhir musim. Keputusan ini diambil agar klub memiliki waktu lebih panjang dalam menentukan sosok yang tepat untuk memimpin tim secara permanen.

Menurut laporan media Inggris, Chelsea telah membuka komunikasi dengan pihak Xabi Alonso. Pelatih asal Spanyol itu saat ini berstatus tanpa klub setelah sebelumnya diberhentikan oleh Real Madrid pada awal tahun ini.

Nama Xabi Alonso memang masuk dalam radar, meski bukan satu-satunya kandidat yang dipertimbangkan. Namun, pembicaraan awal dengan perwakilannya sudah dimulai untuk membahas kemungkinan dirinya menangani Chelsea di Stamford Bridge.

Chelsea sendiri ingin memastikan bahwa penunjukan manajer baru dilakukan dengan cermat, mengingat pentingnya proyek jangka panjang klub dalam kembali bersaing di papan atas sepak bola Inggris dan Eropa.  


Situasi Sulit

Trevoh Chalobah #23 dari Chelsea berebut sundulan dengan Lucas Beraldo #4 dari Paris Saint-Germain dalam pertandingan Final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea FC dan Paris Saint-Germain di Stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, Senin (14-7-2025) dini hari WIB. (David Ramos/Getty Images via AFP)

Chelsea kembali berada dalam situasi sulit setelah pemecatan Liam Rosenior, hanya 106 hari sejak ia ditunjuk sebagai pelatih. Keputusan ini menambah panjang daftar pergantian pelatih sejak era kepemilikan Todd Boehly, sekaligus menegaskan krisis yang sedang melanda klub London tersebut.

Padahal, dalam satu tahun kalender terakhir, Chelsea sempat meraih kesuksesan dengan menjuarai UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub, serta kembali ke kompetisi elite Eropa. Namun kini, performa mereka justru anjlok drastis hingga mencatat salah satu periode terburuk dalam sejarah klub.

Rosenior dipecat setelah rentetan lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa mencetak gol, termasuk kekalahan telak 0-3 dari Brighton. Saat ini, Chelsea terdampar di peringkat kedelapan dan terancam gagal lolos ke Liga Champions.

Manajer interim Calum McFarlane akan memimpin hingga akhir musim, sementara klub mulai mencari pelatih permanen baru. Namun, siapa pun yang datang, akan menghadapi tantangan besar. 

Sumber: Tribalffootball

Berita Terkait