Prediksi Parma Vs Roma di Liga Italia: Jalan Giallorossi ke Liga Champions Lewat Ennio Tardini

Simak prediksi pertandingan Parma versus Roma. Momentum panas Giallorossi bakal diuji tuan rumah.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 10 Mei 2026, 07:15 WIB
Liga Italia - Ilustrasi logo Serie A musim 2025/2026. (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - AS Roma menjaga asa tampil di Liga Champions musim depan saat bertandang ke markas Parma, Stadion Ennio Tardini, pada pekan lanjutan Serie A, Minggu (10-5-2026) malam WIB.

Persaingan menuju empat besar kini memasuki fase penentuan, dan kemenangan menjadi harga mati bagi tim ibu kota.

Advertisement

Inter Milan sudah memastikan gelar sekaligus tiket Liga Champions. Napoli dan AC Milan juga berada di jalur aman sehingga satu slot tersisa diperebutkan Roma, Juventus, dan Como.

Roma datang dengan modal besar setelah menggulung Fiorentina 4-0 pada laga terakhir. Hasil itu membuat Giallorossi hanya terpaut satu poin dari zona empat besar, apalagi Juventus dan Como gagal menang pada pekan sebelumnya.

Ketajaman lini depan kembali menjadi senjata utama Roma. Meski Donyell Malen tidak mencetak gol saat melawan Fiorentina, permainan menyerang tim terlihat makin padu, ciri khas yang identik dengan pelatih Gian Piero Gasperini.

Posisi Gasperini di ruang ganti juga disebut makin kuat setelah Claudio Ranieri meninggalkan klub. Pelatih asal Italia itu kini berusaha mengulang kesuksesan panjang yang pernah ia bangun bersama Atalanta.


Roma Unggul Rekor Pertemuan

Francisco Conceicao mencetak gol dalam laga Liga Italia Serie A antara AS Roma dan Juventus FC di Roma, Italia, Minggu, 1 Maret 2026. (Fabrizio Corradetti/LaPresse via AP)

Jadwal Roma menuju akhir musim memang relatif ringan, tetapi mereka masih harus menghadapi derbi panas kontra Lazio. Karena itu, kehilangan poin di kandang Parma bisa menjadi pukulan besar.

Saat ini Roma masih tertinggal dari Juventus yang menempati posisi keempat dan hanya unggul dua angka atas Como. Mereka juga sedang menikmati performa produktif di depan gawang.

Didukung penyelesaian akhir tajam Malen serta kombinasi permainan antarlini yang efektif, Roma selalu mencetak gol dalam 12 pertandingan liga terakhir. Rata-rata mereka menghasilkan 2,1 gol per laga, dan hanya Inter yang punya catatan lebih baik dalam periode tersebut.

Namun, performa tandang Roma belum benar-benar stabil. I Giallorossi sama-sama mencatat delapan kemenangan dan delapan kekalahan di luar kandang musim ini. Bahkan, empat kekalahan terjadi dalam enam laga tandang terakhir.

Meski begitu, rekor pertemuan berpihak kepada Roma. Sejak Parma kembali ke Serie A, mereka selalu kalah dalam tiga duel kontra Giallorossi dengan agregat telak 1-8.

Ketika kalah 1-2 pada pertemuan pertama Oktober lalu, Parma masih dibayangi ancaman degradasi. Situasinya kini jauh berbeda.


Parma Kerap Merepotkan

Sassuolo sedikit mendominasi penguasaan bola. Namun Parma mampu tampil lebih berbahaya di lini serang. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Tim asuhan Carlos Cuesta saat ini sudah aman di papan tengah. Mereka memastikan bertahan di Serie A setelah meraih dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan, masing-masing 1-0 atas Udinese dan Pisa.

Laju positif itu akhirnya terhenti saat Parma kalah 0-2 di markas Inter pekan lalu, dalam laga yang sekaligus menjadi pesta gelar Nerazzurri. Kekalahan tersebut mengakhiri rangkaian empat pertandingan tanpa kalah Parma.

Kendati baru berusia 30 tahun, Cuesta mampu menjalani musim debut kepelatihan yang menjanjikan di level senior. Parma juga hanya sekali kalah dalam lima laga kandang terakhir.

Produktivitas gol mereka memang rendah, dengan rata-rata kurang dari satu gol per pertandingan. Namun, Parma cukup disiplin dalam bertahan dan kerap merepotkan tim-tim besar Italia.

Tetap saja, Roma diprediksi akan memberikan ujian berat akhir pekan ini. Parma dikenal rapi dan sulit ditembus, tetapi motivasi Roma dalam perburuan tiket Liga Champions diyakini menjadi pembeda.

Gasperini juga memiliki lebih banyak opsi menyerang dibanding tuan rumah, sesuatu yang belum dimiliki Cuesta di lini depan.


Prakiraan Susunan Pemain

Skuad AS Roma merayakan gol Artem Dovbyk ke gawang Parma, Kamis (30/10/2025) (Dok. AS Roma)

Parma (3-5-2): Suzuki; Circati, Troilo, Ndiaye; Delprato, Keita, Nicolussi Caviglia, Bernabe, Valeri; Strefezza, Pellegrino.

Pelatih: Carlos Cuesta

AS Roma (3-4-2-1): Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Celik, Cristante, Kone, Wesley; Soule, Pisilli; Malen.

Pelatih: Gian Piero Gasperini

 

Prediksi Bola.com: Parma 45-55 Roma

Minggu, 10 Mei 2026

Stadion Ennio Tardini, Parma

Pukul 23.00 WIB


Cek Persaingan Terkini

Berita Terkait