Bruno Fernandes Meledak di Ruang Ganti MU setelah Insiden Siku Nilson Angulo Lolos tanpa Hukuman

Kapten MU, Bruno Fernandes, dikabarkan mengamuk di ruang ganti menyusul keputusan wasit pada laga kontra Sunderland.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 10 Mei 2026, 15:20 WIB
Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberi selamat kepada gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, setelah pertandingan Liga Inggris antara Sunderland dan Manchester United di Stadion of Light di Sunderland, timur laut Inggris, pada 9 Mei 2026. (ANDY BUCHANAN/AFP)

Bola.com, Jakarta - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, dikabarkan meluapkan kemarahannya di ruang ganti setelah wasit Stuart Attwell tidak memberikan hukuman atas insiden siku yang dilakukan pemain Sunderland, Nilson Angulo, pada akhir pertandingan.

Laga yang berlangsung di Stadium of Light, Sabtu kemarin malam itu, berakhir tanpa gol. Namun, situasi memanas setelah Angulo tertangkap kamera mengayunkan lengannya ke arah wajah Fernandes pada menit-menit akhir pertandingan.

Advertisement

Gelandang asal Portugal itu sempat mendapatkan perawatan seusai insiden tersebut. Meski demikian, Attwell memilih melanjutkan permainan tanpa memberi kartu apa pun. Wasit VAR, Peter Bankes, juga tidak melakukan intervensi.

Kekecewaan MU terhadap Attwell bukan kali pertama terjadi musim ini. Sebelumnya, petinggi klub sempat melayangkan protes resmi setelah Attwell tidak memberikan penalti saat Amad Diallo dianggap dilanggar pada laga kontra Bournemouth yang berakhir 2-2, Maret lalu.


Komentar Carrick

Hasil imbang 0-0 membuat Manchester United kukuh di peringkat ketiga dengan raihan 65 poin. (AFP/Andy Buchanan)

Pelatih MU, Michael Carrick, mengaku belum melihat tayangan ulang insiden Fernandes ketika berbicara setelah pertandingan. Namun, dia memastikan kapten timnya dan staf pelatih kecewa karena pelanggaran itu tidak dihukum.

"Bruno mengatakan memang ada kontak dan dia tidak senang ketika masuk ke ruang ganti," ujar Carrick.

"Staf pelatih di bangku cadangan juga tidak senang dengan kejadian itu."

"Saya sendiri mulai bingung dengan apa yang sedang terjadi, jadi mungkin lebih baik saya tidak terlalu banyak berkomentar," lanjutnya.


Ulasan Analis

Bek Manchester United, Noussair Mazraoui, menghalau bola tembakan dari gelandang Sunderland, Chemsdine Talbi, dalam laga pekan 36 Premier League 2025/2026 di Stadium of Light, Sabtu (9/5/2026). (ANDY BUCHANAN / AFP)

Mantan wasit Liga Inggris yang kini menjadi analis Sky Sports, Mike Dean, juga mengkritik keputusan tersebut. Menurutnya, ofisial pertandingan terlihat terlalu takut mengambil keputusan.

"Memang tidak ada tenaga besar dalam kontak itu, tetapi saya tidak mengerti kenapa pemain sampai berlari lalu mengayunkan lengan dan menempatkan dirinya dalam risiko," kata Dean saat menganalisis insiden tersebut.

"Saya tidak yakin apa yang sedang terjadi. Mereka jelas sudah melihat tayangannya, tetapi tidak melakukan apa-apa. Mereka hanya berbicara dengan Fernandes lalu pengecekan selesai. Dengan VAR, situasi seperti itu sebenarnya bisa saja berujung keputusan berbeda," ulasnya.

Mantan pemain Arsenal yang menjadi panelis Sky Sports, Paul Merson, kemudian menimpali.

"Mereka bahkan tidak memberi kartu kuning kepadanya, Mike."


Sentilan dari Analis

Duel Sunderland vs Manchester United berakhir tanpa pemenang (AFP)

"Dean lalu memberikan respons yang memancing perhatian.

"Sekarang sudah bulan Mei, bukan?"

"Pembawa acara Sky Sports, Simon Thomas, langsung mempertanyakan komentar tersebut.

"Apa maksudnya? Mungkin sekarang memang bulan Mei bagi Anda, tetapi wasit tetap harus menjalankan tugasnya, bukan?"

Dean kemudian menjelaskan maksud ucapannya.

"Saya hanya kesal dengan keputusan-keputusan di pertandingan yang sekarang malah tidak diambil. Fulham tadi jadi contoh lain. Performa wasit di lapangan sangat buruk," cetusnya.

"Mereka seperti tidak mau membuat keputusan di lapangan. Terlepas ini bulan Mei atau bukan, situasi tadi seharusnya mudah diputuskan," keluh Dean.

"Lima menit sebelumnya juga ada klaim penalti untuk Manchester United yang bisa diperdebatkan. Di pertandingan lain juga ada tekel yang serupa. Mereka sekarang seperti enggan mengambil keputusan dan saya tidak tahu alasannya," katanya lagi.

 

Sumber: Express