Jorge Martin Jelaskan Penyebab 4 Kali Crash dalam 2 Hari di MotoGP Catalunya

Jorge Martin menjelaskan empat kecelakaan dalam dua hari di MotoGP Catalunya 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 17 Mei 2026, 12:00 WIB
Jorge Martin dari Tim Aprilia Racing mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi Grand Prix MotoGP Catalunya di sirkuit Catalunya di Montmelo, dekat Barcelona, ​​pada 16 Mei 2026. (JOSE JORDAN/AFP)

Bola.com, Jakarta - Jorge Martin mencoba menjelaskan rangkaian kecelakaan yang menimpanya sepanjang akhir pekan MotoGP Catalunya 2026.

Pembalap Aprilia itu menegaskan tidak ada satu penyebab tunggal di balik empat insiden yang dialaminya dalam dua hari terakhir.

Advertisement

Hanya sepekan setelah menyapu bersih kemenangan di MotoGP Prancis, juara dunia MotoGP 2024 tersebut justru kesulitan menjaga momentumnya di Barcelona. Serangkaian kecelakaan membuat performanya berantakan sejak sesi latihan dimulai.

Martin dua kali terjatuh pada latihan Jumat. Insiden pertama di FP1 membuatnya mengalami gegar otak ringan sehingga harus menjalani pemeriksaan di pusat medis.

Pembalap asal Spanyol itu sebenarnya sempat menunjukkan kecepatannya lewat catatan waktu impresif pada Q1. Namun, beberapa saat kemudian ia kembali jatuh di Tikungan 5 dan lagi-lagi motornya mengalami kerusakan.

Setelah lolos ke Q2 dan menempati posisi kesembilan saat kualifikasi, Martin sempat tampil menjanjikan di sprint race. Namun, ia kembali kehilangan kendali ketika sedang berada di posisi keenam pada lap ketiga.


Sirkuit Catalunya Lebih Sulit

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, asal Spanyol, menghadiri sesi media scrum selama Grand Prix MotoGP Jepang di Mobility Resort Motegi, Motegi, Prefektur Tochigi, pada 25 September 2025. (TOSHIFUMI KITAMURA/AFP)

Martin mengakui sebagian besar insiden itu memang dipengaruhi kesalahannya sendiri, meski menurutnya setiap kecelakaan memiliki penyebab berbeda.

"Saya mengalami beberapa cedera ringan. Seluruh badan terasa memar akibat benturan, lalu ada sedikit keseleo di kaki. Tapi, tidak ada yang membuat saya kesulitan mengendarai motor dengan baik. Jadi, saya baik-baik saja," ujar Martin.

Ia menilai karakter lintasan Catalunya musim ini jauh lebih sulit dibanding biasanya karena batas grip sangat sulit ditebak.

"Sirkuit ini jauh lebih rumit dari biasanya dan sangat sulit menemukan batas kemampuan motor. Ketika Anda menemukannya, Anda malah jatuh. Jadi, saya harus lebih bisa mengantisipasi," ungkapnya.

"Di balik kecelakaan selalu ada kesalahan manusia, mungkin 99 persen memang begitu. Hari ini ada angin dari belakang. Mungkin saya terlalu lama menahan rem depan dan akhirnya jatuh. Tapi, ini bagian dari proses memahami motor," jelas rider berusia 28 tahun itu.


Penyebab Berbeda

Jorge Martin dari Tim Aprilia Racing memeriksa rem motornya saat meninggalkan pit selama sesi latihan bebas kedua di Grand Prix MotoGP Catalunya di sirkuit Catalunya di Montmelo, dekat Barcelona, ​​pada 16 Mei 2026. (Lluis GENE/AFP)

Saat ditanya apakah dirinya marah terhadap performanya sendiri, Martin menolak anggapan tersebut. Ia merasa setiap kecelakaan memiliki latar berbeda.

"Tidak. Selalu ada penyebabnya. Kecelakaan pertama karena ban masih dingin. Kecelakaan kedua juga karena ban dingin. Kecelakaan ketiga karena saya terlalu memaksa dan motor keluar ke area kotor lintasan. Jadi, itu hal yang normal," jawabnya.

"Lalu, hari ini saat sprint race, saya sendiri belum benar-benar mengerti penyebabnya. Besok saya akan mencoba bangkit lagi. Saya sangat cepat di Tikungan 10, mungkin malah terlalu cepat. Jadi, mungkin saya harus mengerem sedikit lebih awal," kata Martin, Sabtu kemarin.

Di tengah kesulitan Martin dan Marco Bezzecchi, Raul Fernandez justru menjadi pembalap Aprilia terbaik setelah finis keempat. Fernandez bahkan sempat lama berada dalam perebutan podium pada sprint race.

Martin yakin dirinya sebenarnya punya peluang besar jika mampu bertahan di atas motor hingga finis.

"Saya rasa potensi saya hari ini adalah podium atau bahkan bertarung untuk kemenangan. Tapi, ya, hari ini sudah lewat," keluhnya.


Tetap Percaya Diri

Jorge Martin dari Tim Aprilia Racing menghadiri konferensi pers di sirkuit Catalunya di Montmelo, dekat Barcelona, ​​pada 14 Mei 2026, menjelang Grand Prix Moto GP Catalunya. (Lluis GENE/AFP)

Kendati empat kali terjatuh dalam dua hari, Martin memastikan rasa percaya dirinya belum terganggu menjelang balapan utama hari Minggu.

Martin akan memulai balapan dari posisi kesembilan, tiga tingkat lebih baik dibanding rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang juga mengalami kecelakaan saat kualifikasi.

"Bagi saya, yang penting adalah merasa siap," kata Martin.

"Hari ini ketika berada di grid, saya merasa siap menghadapi apa pun. Saya benar-benar merasa siap."

"Saya tahu pace saya kuat. Saya tahu feeling dengan motor juga bagus. Jadi, kalau saya merasa siap, bahkan start dari posisi ke-15 pun saya tetap percaya diri," ucapnya.

"Masalahnya justru kalau Anda start dari posisi kedua, tetapi tidak merasakan koneksi dengan motor. Saya merasa nyaman. Saya merasa motor bekerja dengan baik."

"Saya akan mencoba menjadikan besok sebagai hari yang bagus dan berusaha meraih poin sebanyak mungkin," imbuh Martin.

 

Sumber: Motorsport

Berita Terkait