Simone Inzaghi Tinggalkan Al Hilal? Klub-klub Eropa Siap-siap Bersaing Memboyongnya

Pelatih asal Italia, Simone Inzaghi, dikabarkan akan meninggalkan klub Saudi Pro League, Al Hilal, pada akhir musim ini.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 19 Mei 2026, 11:15 WIB
Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi, berbicara dengan para pemainnya dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Antarklub antara Manchester City dan Al Hilal di Orlando, Florida, Senin, 30 Juni 2025. (AP Photo/Phelan Ebenhack)

Bola.com, Jakarta - Pelatih asal Italia, Simone Inzaghi, dikabarkan akan meninggalkan klub Saudi Pro League, Al Hilal, pada akhir musim ini.

Kabar terbaru ini cukup mengejutkan. Alasannya, Inzaghi baru menandatangani kontrak berdurasi dua tahun senilai 26 juta euro per musim pada musim panas 2025. Artinya, kontrak Inzaghi baru habis pada 2027. 

Advertisement

Kepergian pelatih asal Italia itu tampaknya sudah semakin dekat. Sumber-sumber di Arab Saudi melaporkan, melalui TuttoMercatoWeb, seperti dikutip Football Italia, Selasa (19/5/2026), bahwa perpisahan hampir pasti terjadi setelah laga terakhir Saudi Pro League Al-Hilal selesai dimainkan.

Perubahan kepemilikan klub disebut menjadi salah satu faktor utama di balik keputusan tersebut. Faktor lainnnya adalah sorotan terhadap sejumlah rekrutan mahal musim panas lalu yang gagal memenuhi ekspektasi, terutama Darwin Nunez.

 


Inzaghi Pindah ke Mana?

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi. (c) AP Photo/Martin Meissner

Situasi ini membuat Inzaghi kembali masuk dalam radar pasar pelatih Eropa setelah kurang dari setahun meninggalkan benua tersebut. Kini muncul pertanyaan apakah ia segera kembali ke sepak bola Italia atau memilih tantangan lain.

Dalam komentar terbarunya, Inzaghi memberikan penjelasan terbuka mengenai kepergiannya dari Inter Milan musim panas lalu.

“Sejujurnya, semuanya terjadi sangat cepat,” ujarnya.

“Dua hari setelah Monaco kami bertemu di rumah Giuseppe Marotta, dengan Piero Ausilio dan Dario Baccin juga hadir. Dalam situasi itu saya menyampaikan kebutuhan untuk perubahan, karena saya merasa sebuah siklus sudah berakhir. Mereka sebenarnya ingin melanjutkan kerja sama dengan saya, tetapi mereka memahami keputusan tersebut."

"Kami berpisah sebagai teman dan sampai sekarang masih demikian. Namun jika kami memenangkan Liga Champions, saya akan tetap bertahan di Inter," imbuh dia. 

Inzaghi juga mengakui bahwa sebelumnya ia sempat menolak sejumlah pendekatan dari klub lain.

“Dalam beberapa situasi lain juga ada tawaran, tetapi saya tidak pernah menerimanya,” katanya.    

Berita Terkait