Dominan di GP Hungaria, Marc Marquez Mengaku Masih Belum Siap Berebut Gelar MotoGP 2026

Marc Marquez menegaskan belum siap untuk perebutan gelar MotoGP, meski menang dominan di GP Hungaria akhir pekan lalu.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 10 Juni 2026, 11:15 WIB
Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo merayakan kemenangannya dalam kompetisi Sprint di Sirkuit Balaton Park di Balatonfokajar, Hungaria, pada 6 Juni 2026, menjelang Grand Prix MotoGP Hungaria. (FERENC ISZA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez belum mau membicarakan peluang merebut gelar juara dunia MotoGP 2026, meski meraih kemenangan meyakinkan pada MotoGP Hungaria, Minggu (7-6-2026), dan melesat ke posisi kelima klasemen sementara.

Pembalap tim pabrikan Ducati itu masih menjalani proses pemulihan setelah mengalami cedera bahu dalam kecelakaan di Lombok musim lalu.

Advertisement

Di Sirkuit Balaton Park, Marquez akhirnya meraih kemenangan grand prix pertamanya pada musim 2026 setelah mengalahkan rider KTM, Pedro Acosta, dalam duel langsung memperebutkan posisi terdepan.

Hasil tersebut datang bersamaan dengan akhir pekan buruk bagi Aprilia. Pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin, terlibat insiden pada lap pertama yang juga menyeret rekan setimnya, Marco Bezzecchi, serta pebalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez.

Marquez menyapu bersih akhir pekan di Hungaria dengan memenangi balapan sprint dan grand prix sehingga mengoleksi total 37 poin.

Kini ia berada 72 poin di belakang Bezzecchi di klasemen, setelah sempat tertinggal lebih dari 100 poin dari pemimpin kejuaraan.


Kondisi Fisik Belum Oke

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, berhasil meraih podium juara pada sprint race MotoGP Hungaria di Sirkuit Balaton Park, Balatonfokajar, Sabtu (06/06/2026) malam WIB. (AFP/FERENC ISZA)

Meski begitu, Marquez menilai kondisi fisiknya masih belum cukup baik untuk membicarakan persaingan gelar.

Menurutnya, dua seri berikutnya bisa menjadi tantangan yang lebih berat dibanding Balaton Park yang memiliki karakter tikungan berlawanan arah jarum jam.

"Saya belum siap," kata Marquez.

"Saya ingin mengatakan kepada kalian, 'ya, kami siap kembali dan akan menyerang, tidak ada yang perlu kehilangan apa pun'. Namun, saat ini saya merasa lebih banyak yang dipertaruhkan daripada yang bisa saya raih, terutama karena sekarang semua orang akan sangat bersemangat karena saya menang lagi."

"Kami akan menuju Brno dan Assen, dua sirkuit yang didominasi tikungan ke kanan, sementara itu cukup berat untuk bahu kanan saya," ungkapnya

"Setelah itu ada Sachsenring dan jeda musim panas. Di paruh kedua musim nanti saya akan memiliki gambaran yang lebih jelas," lanjut Marquez.


Belum Ideal

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, berhasil meraih podium juara pada sprint race MotoGP Hungaria di Sirkuit Balaton Park, Balatonfokajar, Sabtu (06/06/2026) malam WIB. (AFP/FERENC ISZA)

Pembalap berusia 33 tahun itu menegaskan bahwa dirinya belum berada dalam kondisi ideal untuk bertarung memperebutkan gelar juara dunia.

"Kejuaraan ini masih sangat panjang. Namun, saat ini kami belum berada di level itu. Kondisi saya juga belum sepenuhnya siap. Sejujurnya, saya belum merasa siap untuk bersaing memperebutkan gelar," ujar Marquez.

"Akhir pekan ini memang berjalan sangat baik, tetapi di Mugello kami tertinggal 10 detik dari pemimpin balapan."

"Saya masih harus mencapai versi 100 persen yang baru dari diri saya. Saya tidak berbicara tentang 100 persen terbaik yang pernah saya miliki, tetapi 100 persen yang baru. Setelah sampai di titik itu, saya akan memahami posisi saya sebenarnya."

"Tetapi, kalian mengenal saya. Jika saya berada di sini, tujuannya adalah bertarung. Di setiap balapan dan setiap sesi latihan," lanjut kakak Alex Marquez itu.


Tak Pikirkan Aprilia

Pembalap Aprilia Racing asal Italia, Marco Bezzecchi, mengikuti sesi latihan bebas pertama menjelang Grand Prix MotoGP Prancis di Le Mans, Prancis barat laut, pada 8 Mei 2026. (Loic VENANCE/AFP)

Marquez juga enggan terlalu banyak membahas kegagalan ganda yang dialami Aprilia di Balaton Park. Fokusnya lebih tertuju pada kekuatan Ducati sepanjang musim.

"Memang benar Aprilia sedikit kesulitan di sirkuit ini," kata Marquez.

"Namun. saya mengenakan baju balap merah dan saya berada di tim terbaik dengan motor terbaik. Jadi, tidak terlalu penting apakah kami sedang lebih kesulitan atau tidak. Saya yakin dalam 22 balapan, kami memiliki motor terbaik."


Ingin Lebih Menikmati Balapan

Marc Marquez saat rasakan kemenangan ke-100 usai finis pertama pada Main Race MotoGP Hungaria. (Ferenc ISZA / AFP)

Selain berbicara soal kondisi fisiknya, Marquez mengaku mulai mengubah cara pandangnya terhadap karier di MotoGP.

Ia merasa selama bertahun-tahun terlalu membebani dirinya sendiri dengan tekanan untuk selalu tampil sempurna.

"Saya ingin menikmati semuanya. Sepanjang karier, saya memberikan tekanan yang sangat besar kepada diri sendiri. Sekarang, setelah semua yang terjadi, saya sadar bahwa saya perlu menikmati momen ini," ujar Marquez.

"Saya juga ingin sedikit lebih lunak terhadap diri sendiri. Saya ingin lebih rileks, tetapi tetap dengan intensitas yang sama," katanya lagi.

 

Sumber: Motorsport

Berita Terkait