Alex Marquez Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Ceko di Brno

Alex Marquez membeberkan alasan tak melanjutkan MotoGP Ceko 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 Juni 2026, 22:30 WIB
Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez pada tes pramusim MotoGP Sepang 2026. (MotoGP)

Bola.com, Jakarta - Alex Marquez memutuskan mengakhiri lebih cepat penampilannya di MotoGP Ceko 2026.

Pembalap Gresini Ducati itu memilih mundur dari sisa rangkaian balapan di Brno bukan karena kondisi fisiknya tidak memungkinkan, melainkan demi menghindari risiko cedera baru.

Advertisement

Keputusan tersebut diambil setelah Marquez menjalani comeback pertamanya sejak mengalami kecelakaan serius pada MotoGP Catalunya, bulan lalu.

Insiden tersebut membuatnya mengalami patah tulang leher dan tulang selangka.

Kendati baru kembali membalap, Marquez menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Ia berhasil menempati posisi ke-14 dalam sesi kualifikasi yang berlangsung Sabtu (20-6-2026).

Namun, tak lama setelah sesi itu berakhir, ia memutuskan untuk tidak melanjutkan akhir pekan balapan di Brno.


Alasan Mundur

Alex Marquez saat memenangkan Sprint Race MotoGP Catalunya 2026. (Lluis GENE / AFP)

Menurut Marquez, langkah tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan kemampuan fisiknya untuk mengendarai motor.

"Bukan karena saya tidak fit lalu berhenti. Saya melakukannya hanya untuk menghindari risiko," ujar Marquez, Sabtu.

"Sering kali ketika berada di balapan, sangat sulit menghilangkan risiko hingga nol persen, baik karena pembalap lain maupun insiden balapan."

"Sejak kemarin, tim sebenarnya terus mendorong saya untuk berhenti, tetapi saya mengatakan, 'Oke, mari kita coba sedikit lebih jauh'," ungkapnya.

"Kami berusaha melakukan pekerjaan yang baik. Setelah kualifikasi, kami memutuskan untuk mundur satu langkah demi menghindari risiko cedera karena sebelum datang ke sini dokter sudah mengatakan bahwa saya fit, tetapi sebisa mungkin menghindari kecelakaan."

"Saya bahkan jauh lebih cepat daripada yang saya perkirakan. Bagi saya, tugas sudah selesai," ujarnya.

"Sekarang saya akan mencoba memulihkan seluruh kondisi otot dalam lima hari ke depan, lalu datang ke Assen dan berusaha menjalani satu akhir pekan balapan penuh," lanjut adik Marc Marquez itu.


Menghapus Keraguan

Alex Marquez bersenggolan dengan motor pembalap Pedro Acosta yang tiba-tiba kehilangan tenaga pada lap ke-12. Hal tersebut membuatnya keluar lintasan. (AFP/Daniel Ballarin)

Marquez mengungkapkan tujuan utamanya kembali turun di Brno bukan semata-mata untuk menguji kondisi fisik, melainkan untuk menghilangkan keraguan yang muncul setelah kecelakaan berat di Barcelona.

Baginya, akhir pekan di Brno memiliki nilai penting dari sisi mental.

"Saya mengatakan sejak awal bahwa saya datang ke sini bukan hanya karena faktor fisik, tetapi juga faktor mental," katanya.

"Bukan berarti saya memiliki banyak pertanyaan di kepala. Namun, setelah kecelakaan seperti yang terjadi di Barcelona, selalu ada keraguan. Bagaimana saya akan berada di atas motor? Apakah saya benar-benar bisa mengendarainya dengan bebas?" ucapnya.

Menurut Marquez, pengalaman selama dua hari di Brno telah memberikan jawaban yang ia butuhkan.

"Saya bisa mengendarai motor dengan baik. Saya kembali bisa membalap dengan halus dan nyaman," ungkapnya.

"Memang masih ada beberapa kekurangan karena keterbatasan fisik, tetapi dari sisi mental, akhir pekan ini sangat penting bagi saya."


Leher dan Bahu Belum Pulih Sepenuhnya

Balapan penuh drama tersaji pada MotoGP Catalunya yang berlangsung di Sirkuit Catalunia, Montmelo, Spanyol pada Minggu (17/05/2026) waktu setempat. (AFP/Daniel Ballarin)

Kendati merasa puas dengan perkembangan yang dicapai, Marquez mengakui proses pemulihannya belum sepenuhnya selesai.

Ia masih merasakan kekakuan pada tubuh serta kelelahan, terutama di area leher dan bahu yang mengalami cedera saat kecelakaan di Katalonia.

"Saya masih merasa kaku dan lelah. Terutama leher dan bahu yang masih perlu banyak peningkatan," ujar pembalap berusia 30 tahun tersebut.

"Namun, ini memang bagian dari proses pemulihan."

Marquez juga menyesalkan tidak adanya kesempatan melakukan pengujian khusus menggunakan motor MotoGP selama masa rehabilitasi.

"Sayangnya kami tidak bisa melakukan tes dengan motor MotoGP. Itu sebenarnya akan menjadi skenario yang ideal," keluh Marquez.

"Karena itu, kami memanfaatkan sekitar 50 putaran pada Jumat dan Sabtu pagi untuk mencoba kembali mencapai kondisi 100 persen secepat mungkin," lanjut pembalap kelahiran 23 April 1996 tersebut.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait