Maroko Dapat Pukulan Berat, Ismael Saibari Absen Lawan Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026

Gelandang serang andalan Maroko, Ismael Saibari, dipastikan absen menghadapi Prancis di perempat final Piala Dunia 2026 karena belum pulih dari cedera hamstring.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 09 Juli 2026, 13:30 WIB
Pemain Maroko Ismael Saibari merayakan gol ke gawang Brasil pada laga Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil vs Maroko di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Sabtu, 13 Juni 2026. (AP Photo/Frank Franklin II)

Bola.com, Jakarta - Timnas Maroko mendapat kabar buruk sehari menjelang duel perempat final melawan Timnas Prancis, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.  Gelandang serang andalan Maroko, Ismael Saibari, dipastikan absen karena belum pulih dari cedera hamstring.

Saibari mengalami cedera saat Maroko menang 3-0 atas Kanada pada 16 besar. Pelatih Mohamed Ouahbi memastikan pemain berusia 24 tahun itu belum cukup bugar untuk tampil kontra Les Bleus.

Advertisement

"Semua pemain berada dalam kondisi 100 persen, kecuali Saibari. Pertandingan ini datang terlalu cepat baginya, tetapi saya berharap dia tidak harus mengakhiri turnamen lebih awal," ujar Ouahbi dalam konferensi pers, seperti dikutip dari AFP, Kamis (9/7/2026). 

Absennya Saibari menjadi pukulan besar bagi Maroko. Pemain yang baru pindah ke Bayern Munchen dari PSV Eindhoven itu tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026.

Saibari mencetak gol dalam tiga pertandingan fase grup dan menjadi eksekutor penentu saat Maroko menyingkirkan Belanda melalui adu penalti di babak 32 besar.

Namun, saat menghadapi Kanada, ia harus ditarik keluar lebih cepat akibat mengalami cedera hamstring.

Ouahbi berharap Saibari bisa pulih tepat waktu jika Maroko berhasil melangkah ke semifinal. "Saat ini dia belum siap, tetapi saya berharap turnamen ini belum berakhir untuknya," kata sang pelatih.

 

 


Ambisi Balas Dendam

Pemain Timnas Maroko merayakan gol yang dicetak Ismael Saibari, setelah mencetak gol ke gawang Skotlandia di Boston Stadium, Foxborough, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB. (AP Photo/Martin Meissner)

Sebagai pengganti Saibari, Soufiane Rahimi berpeluang kembali menjadi starter setelah masuk dari bangku cadangan saat melawan Kanada dan sukses mencetak gol ketiga Maroko.

Laga melawan Prancis juga menjadi kesempatan bagi Maroko untuk membalas kekalahan 0-2 pada semifinal Piala Dunia 2022.

Saat itu, Atlas Lions mencatat sejarah sebagai tim Afrika dan Arab pertama yang berhasil menembus semifinal Piala Dunia. Kini, mereka bertekad mengulang pencapaian tersebut.

Ouahbi menegaskan timnya belum puas hanya dengan mencapai perempat final.

"Kami benar-benar ingin memenangkan pertandingan besok. Jadi kami tidak akan mendengarkan orang-orang yang mengatakan tidak masalah jika kami tersingkir sekarang," tegas pelatih yang menggantikan Walid Regragui pada Maret lalu.

"Besok kami akan berusaha lolos ke semifinal. Saya tidak suka anggapan bahwa kami sudah tampil bagus dan apa pun setelah ini hanya bonus."

 


Maroko Percaya Diri dan Yakin

Pemain Timnas Maroko, Brahim Diaz cetak gol ke gawang Kamerun pada ajang Piala Afrika hari Sabtu (10/01/2026) dini hari WIB. (Gabriel BOUYS / AFP)

Sementara itu, bintang Maroko yang bermain untuk Real Madrid, Brahim Diaz, optimistis timnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada Prancis.

"Besok kami akan menghadapi salah satu tim favorit juara. Namun, kami sudah membuktikan bahwa kami mampu bersaing, dan itulah alasan kami bisa berada di sini. Saya sepenuhnya percaya kepada tim ini," ujar Diaz.

Dalam laga tersebut, Brahim Diaz juga akan berhadapan dengan rekan setimnya di Real Madrid, Kylian Mbappe, yang menjadi andalan lini depan Prancis.

Sumber: AFP

Berita Terkait