Joan Mir Ungkap Honda Sudah Hentikan Pengembangan Motor MotoGP 2026

Honda menghentikan pengembangan RC213V, Joan Mir angkat bicara.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 28 Juli 2026, 15:15 WIB
Joan Mir dari Tim Repsol Honda terlihat di pit setelah sesi latihan bebas kedua di Grand Prix MotoGP Catalunya di sirkuit Catalunya di Montmelo, dekat Barcelona, ​​pada 16 Mei 2026. (Lluis GENE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Honda, Joan Mir, mengungkapkan pabrikan asal Jepang tersebut sudah tidak lagi membawa pembaruan untuk motor RC213V yang digunakan pada MotoGP 2026.

Dengan kondisi itu, Honda harus mengandalkan paket motor yang ada hingga akhir musim. Situasi tersebut berpotensi menyulitkan tim saat menghadapi sirkuit yang tidak sesuai karakter motor mereka.

Advertisement

Menjelang penerapan regulasi baru MotoGP pada 2027, seluruh pabrikan kini mulai mengalihkan fokus ke pengembangan motor berkapasitas 850 cc.

Dampaknya, pembaruan untuk motor yang digunakan pada musim ini menjadi sangat minim, bahkan ada yang tidak lagi menghadirkan peningkatan sama sekali.

Di tengah situasi tersebut, Aprilia dan Ducati masih mampu bersaing memperebutkan kemenangan. Sementara KTM juga beberapa kali berhasil naik podium. Sebaliknya, kondisi berbeda dirasakan tim-tim yang berada di luar persaingan papan atas.

Fabio Quartararo sebelumnya juga beberapa kali mengungkapkan kekecewaannya karena Yamaha M1 nyaris tidak mengalami perubahan dalam beberapa bulan terakhir.


Tak Lagi Upgrade

Joan Mir dari Tim Repsol Honda meninggalkan pit selama sesi latihan bebas kedua di Grand Prix MotoGP Catalunya di sirkuit Catalunya di Montmelo, dekat Barcelona, ​​pada 16 Mei 2026. (Lluis GENE/AFP)

Mir mengaku situasi yang dialami Honda kini tidak jauh berbeda dengan Yamaha. Menurut juara dunia MotoGP 2020 itu, tidak ada lagi pembaruan yang akan diterima RC213V.

"Dari apa yang saya lihat, itulah kenyataan kami sekarang. Kami tidak memiliki pembaruan baru yang datang dari mana pun. Kami memiliki paket yang sekarang dan berusaha memberikan 150 persen dengan itu," kata Mir, dikutip dari Motorsport.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat Honda harus menerima kenyataan bahwa performa motor akan sangat bergantung pada karakter sirkuit.

"Memang akan ada lintasan yang lebih cocok untuk kami, dan ada juga yang akan membuat kami lebih kesulitan, mungkin seperti di sini (Sachsenring). Jadi, kita lihat saja nanti."

"Sebagai pembalap, kami semua menginginkan hasil dalam jangka pendek. Saat ini, jika lintasannya tidak menguntungkan bagi saya, mungkin kami tidak akan mendapatkan hasil yang diinginkan," lanjutnya.


Kembangkan RC213V

Joan Mir dari Tim Repsol Honda mengemudikan motornya selama sesi kualifikasi di Sirkuit Balaton Park di Balatonfokajar, Hungaria, pada 6 Juni 2026, menjelang Grand Prix MotoGP Hungaria. (FERENC ISZA/AFP)

Pada akhir musim nanti, Mir akan meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Gresini Ducati menggantikan Alex Marquez yang akan pindah ke KTM.

Dengan kepindahannya tersebut, Mir tidak akan merasakan hasil dari pengembangan motor Honda untuk regulasi baru MotoGP 2027.

Pembalap asal Spanyol itu mengaku sebenarnya berharap Honda tetap mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk mengembangkan RC213V sepanjang musim 2026.

"Kalau keputusan itu ada di tangan saya, saya akan mengatakan, 'fokuskan semuanya, sebanyak mungkin, pada motor 1.000 cc.' Namun, memang kenyataannya seperti ini," ujar Mir.

 

Sumber: Motorsport

Penulis: Arif Anggara Mulya

Berita Terkait