Keputusan Jose Mourinho soal Jude Bellingham Akan Jadi Penentu Arah Permainan Real Madrid

Real Madrid menunggu keputusan Jose Mourinho soal posisi terbaik Jude Bellingham, yang akan memengaruhi taktik dan keseimbangan tim musim 2026-2027.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 02 Agustus 2026, 16:08 WIB
Pedri dari Barcelona berduel dengan Jude Bellingham dari Real Madrid dalam pertandingan La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu, 26 Oktober 2025. (AP Photo/Bernat Armangue)

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho memasuki musim baru dengan satu simpul penting: menentukan posisi terbaik Jude Bellingham di Real Madrid. Keputusan itu dinilai akan berdampak langsung pada cara tim bermain sejak awal musim.

Bellingham tampil luar biasa sepanjang Piala Dunia 2026 dan konsisten menjadi salah satu pemain paling tepercaya di skuad. Versatilitasnya kembali terlihat dengan kontribusi di berbagai area lapangan.

Advertisement

Namun, merumuskan peran ideal bagi gelandang Timnas Inggris itu tidak sederhana. Pilihan Mourinho berpotensi membentuk pendekatan taktik dan keseimbangan permainan Real Madrid pada 2026-2027.


Dilema Posisi Jude Bellingham di Bawah Jose Mourinho

Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham menyapa para penggemar setelah pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara FC Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman bagian selatan, pada 15 April 2026. (Karl-Josef Hildenbrand / AFP)

Isu utama bagi Mourinho adalah memilih peran yang paling memaksimalkan daya serang Bellingham tanpa mengorbankan stabilitas tim. Sang pelatih memiliki ruang manuver, tetapi setiap keputusan membawa konsekuensi pada struktur permainan.

Penampilan Bellingham di turnamen internasional terbaru mempertegas kapasitasnya untuk memberi dampak di sepertiga akhir lapangan. Di sisi lain, ia juga mampu menjaga intensitas saat tim bertahan.

Real Madrid membutuhkan keseimbangan di antara dua kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, ke mana Mourinho menempatkan Bellingham akan menjadi penentu arah permainan Los Blancos musim ini.


Jejak Musim Debut: Puncak Ketajaman Saat No.10

Pemain Real Madrid, Jude Bellingham, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Osasuna pada laga pekan ke-9 La Liga 2023/2024 di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu, (7/10/2023). Bellinghamkembali menunjukkan katajamannya dalam urusan mencetak gol. (AP Photo/Jose Breton)

Pada musim debutnya di Madrid, Bellingham menjalankan peran sebagai gelandang serang sekaligus penyerang bayangan. Dalam skema itu, produktivitas golnya melejit dan ia hampir meraih gelar top skor La Liga.

Datang dari Borussia Dortmund dengan nilai transfer 100 juta euro (sekitar Rp 2,05 triliun), ia langsung menjawab ekspektasi. Kemampuannya mencetak gol berjalan seiring dengan kontribusi defensif dan progresi bola dari lini tengah.

Kombinasi tersebut membuat Bellingham terlihat sebagai salah satu pemain paling komplet di dunia. Ketika ditempatkan dekat kotak penalti, efektivitasnya dalam menyelesaikan peluang menjadi pemantik utama daya dobrak Madrid.


Pergeseran Peran Pasca Kroos-Modric dan Konsekuensinya

Jude Bellingham dan Kylian Mbappe dalam pertandingan Villarreal vs Real Madrid di El Madrigal, Minggu dini hari WIB (16-3-2025). (Bola.com/X @realmadriden)

Setelah kepergian Toni Kroos dan Luka Modric, staf pelatih Real Madrid mulai menggeser Bellingham lebih ke dalam. Ia lebih sering dioperasikan sebagai gelandang tengah demi menjaga keseimbangan antarlini.

Langkah itu membantu struktur permainan, tetapi ketajaman ofensifnya tidak lagi setajam periode saat berperan sebagai No.10. Ruang geraknya ke area berbahaya menjadi lebih terbatas.

Dalam beberapa partai, tugas tanpa bola Bellingham bahkan menyerupai bek sayap ketika tim kehilangan penguasaan. Tanggung jawab tambahan tersebut memengaruhi frekuensi dan kualitas aksinya di kotak penalti lawan.


Peta Opsi Mourinho untuk Musim 2026-2027

Sebuah mural bergambar Jose Mourinho, karya seniman Italia TV BOY, terlihat di depan Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 21 Mei 2026. Mural tersebut muncul di tengah rumor kepulangan Mourinho ke Real Madrid. (Oscar Del Pozo / AFP)

Mourinho memiliki beberapa opsi untuk memaksimalkan kualitas Bellingham. Ia bisa mengembalikannya ke posisi gelandang serang, menempatkannya sebagai gelandang nomor delapan, atau memasangkannya dalam poros ganda sebagai gelandang bertahan.

Jika dimainkan lebih dekat ke kotak penalti, Bellingham berpeluang kembali meningkatkan produktivitas gol. Selain itu, ia dapat memimpin tekanan dari lini depan dan menjadi pemicu intensitas pressing.

Pilihan akhir Mourinho bukan hanya perkara posisi individu. Keputusan tersebut akan memengaruhi keseimbangan, gaya bermain, dan efektivitas Real Madrid sepanjang musim 2026-2027.

Sumber: The Real Champs

Berita Terkait