Sudah 7 Bulan Bekerja, Ini Statistik John Herdman Bersama Timnas Indonesia

Berikut statistik hasil pertandingan Timnas Indonesia di tangan John Herdman.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 16 Agustus 2026, 07:00 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, saat melawan Mozambik pada FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (9/6/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia belum lama ini tersingkir dari persaingan di Piala AFF 2026. Skuad Garuda harus merelakan tiket semifinal diraih juara bertahan, Vietnam, serta tim kuda hitam, Singapura.

Penampilan Timnas Indonesia menuai sorotan setelah meraih dua kemenangan, satu kali imbang, dan satu kali kalah.

Advertisement

Perhatian juga mengarah ke John Herdman, pelatih yang sudah menangani tim Merah-Putih sejak awal tahun ini.

John Herdman kali pertama ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 3 Januari 2026. Dalam periode tersebut, pelatih berusia 51 tahun itu sudah memimpin delapan pertandingan.

Dimulai dari pertandingan pertama sekaligus menjadi debutnya menangani skuad Garuda, saat menghadapi St. Kitts and Nevis pada FIFA Series di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, 27 Maret 2026.

Hasilnya, Timnas Indonesia menang besar 4-0 atas tim asal zona Concafaf tersebut.

Tiga hari setelah kemenangan itu, Skuad Garuda kembali bermain, kali ini melawan Bulgaria. Hasil, Indonesia kalah 0-1.


Laju Impresif

Timnas Indonesia pada laga FIFA Matchday melawan Mozambik di SUGBK, Jakarta, Selasa (9-6-2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bergeser ke bulan Juni, performa Timnas Indonesia cukup menjanjikan. Skuad Garuda mencatatkan dua kemenangan dalam dua pertandingan bertajuk FIFA Matchday periode Juni 2026.

Timnas Indonesia membekuk Oman tiga gol tanpa balas di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Sentuhan dingin John Herdman berlanjut dengan kemenangan 1-0 atas Mozambik, empat hari kemudian.

Kiprah John Herdman menangani Timnas Indonesia kemudian diuji dalam persaingan di Piala AFF 2026 yang dimulai akhir Juli kemarin.

Indonesia mengawalinya dengan baik, dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor.

Dilanjutkan dengan kemenangan 3-0 atas Timor Leste pada laga kedua, untuk menghidupkan kans lolos ke babak gugur Piala AFF 2026.


Berujung Gagal

Timnas Indonesia merayakan gol ke gawang Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27-7-2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Dua kemenangan awal di fase grup, tak berlanjut pada dua laga terakhir saat berjumpa Vietnam dan Singapura.

Pasukan John Herdman terkena tamparan keras tatkala dipermalukan Vietnam 0-3 di hadapan pendukung sendiri, di Stadion Pakansari, Senin (3-8-2026).

Kekalahan itu cukup mencoreng Timnas Indonesia, padahal, sebenarnya Indonesia mulai dominan atas Vietnam sejak kemenangan fantastis 3-0 di Hanoi pada 2024 saat diarsiteki Shin Tae-yong.

Hasil imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar pada laga terakhir memastikan langkah Timnas Indonesia terhenti di Piala AFF 2026.

Dengan demikian, John Herdman telah memimpin Timnas Indonesia meraih lima kemenangan, satu kali imbang, dan dua kali kalah.

Tim Merah-Putih mencetak 17 gol dan kemasukan enam gol. Selain itu John Herdman mempersembahkan rata-rata dua poin per pertandingan.


Tatap Ajang Berikutnya

Para pemain Timnas Indonesia menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGK), Senayan, Jakarta, Senin (30/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Saat kegagalan di Piala AFF 2026, John Herdman menyoroti kerja keras yang ditunjukkan pemain Timnas Indonesia sepanjang turnamen. Menurut arsitek tim asal Inggris itu, Thom Haye dkk. telah bermain habis-habisan di atas lapangan.

"Para pemain sudah mengerahkan segalanya di lapangan. Mereka memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki, tetapi tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan," kata Herdman setelah laga di Singapura.

Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF 2026 tidak membuat John Herdman kehilangan optimisme.

Kini ia membidik FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September hingga Oktober.

"FIFA ASEAN sudah di depan mata. Itu kompetisi yang sangat penting bagi kami, pemain domestik dan internasional kami akan tersedia untuk bermain bersama. Jadi, itu sangat menarik karena turnamen tersebut sudah sangat dekat," ujar Herdman.

"Seperti yang saya katakan kepada para pemain sebelum turnamen ini dimulai, 'Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan memperjuangkan tempat kalian'," tegas Herdman.

Berita Terkait