Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, menolak untuk menyerah setelah anak asuhnya menelan kekalahan di kandang saat menjamu Vietnam pada duel leg pertama babak semifinal Piala AFF 2026.
Dalam duel yang berlangsung di Stadion Kuala Lumpur, Minggu (16-8-2026) malam, Timnas Malaysia takluk dua gol tanpa balas dari Vietnam.
Dua gol The Golden Star dicetak oleh Nguyen Xuan Son (45+5') dan bunuh diri Faris Danish (86').
Tan Cheng Hoe mengatakan, Harimau Malaya mungkin tumbang di pertempuran pertama di kandang sendiri. Akan tetapi, pemainnya belum dinyatakan kalah dalam peperangan ini karena masih ada leg kedua.
"Kami masih memiliki 90 menit tersisa. Timnas Malaysia belum kalah dalam peperangan ini, kami hanya kalah dalam satu pertempuran,” ujar Tan Cheng Hoe seusai laga, seperti dikutip dari News Straits Times.
Malaysia Tetap Optimistis
Duel leg kedua antara Timnas Vietnam menghadapi Malaysia akan berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (19-8-2026) pukul 20.00 malam WIB.
Laga di kandang lawan ini bakal memberikan tantangan tersendiri bagi Harimau Malaya.
Sebab, menurut Tan Cheng Hoe, The Golden Star bakal tampil jauh lebih kuat ketika bermain di kandang sendiri. Namun, mantan Direktur Teknik Timnas Malaysia itu tetap optimistis anak asuhnya bisa melewati situasi sulit tersebut.
"Jika kami bisa mencetak satu gol, kepercayaan diri itu akan datang. Tentu saja kami tahu Vietnam akan sangat kuat saat bermain di kandang mereka. Saya optimistis kami harus pergi ke sana dan menghadapi situasi tersebut," ujarnya.
Tampil Lebih Baik
Kendati mendapat hasil minor, pelatih berusia 58 tahun tersebut mengaku tetap bangga dengan pemainnya, terutama lini belakang yang belum berpengalaman, tetapi mampu menunjukkan karakter kuat saat melawan tim tangguh seperti Vietnam.
Selain itu, pelatih yang pernah membawa Harimau Malaya menjadi runner-up Piala AFF 2018 itu menilai laga ini sebagai pengalaman berharga bagi para pemain muda, seperti Ahmad Aysar Hadi Shapri dan Ibrahim Manusi.
"Saya optimistis pertandingan seperti ini akan benar-benar memberi mereka kepercayaan diri dan pengalaman untuk tampil lebih baik di masa-masa mendatang," kata Cheng Hoe.
Harus Maksimalkan Peluang
Cheng Hoe juga cukup bangga dengan performa pemainnya. Namun, perubahan taktik lawan menjadi pukulan tersendiri.
Yang juga menjadi masalah, Harimau Malaya gagal memaksimalkan peluang menjadi gol.
"Kami mengirimkan tim terbaik dan jajaran pemain menampilkan aksi terbaik serta menunjukkan komitmen tinggi, dan saya bangga dengan performa mereka. Perubahan taktik Vietnam cukup berbahaya, tapi pada babak pertama kami menciptakan dua peluang terbaik yang gagal dikonversi menjadi gol," katanya.