Jelang MotoGP Austria: Marc Marquez Sedang On Fire, Bagnaia Tak Mau Menyerah

Marc Marquez membawa motivasi besar saat balapan di Austria nanti.

BolaCom | Arif Anggara MulyaDiterbitkan 17 September 2026, 22:15 WIB
Marc Marquez beraksi di MotoGP Aragon 2026 (AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez membawa motivasi besar menghadapi MotoGP Austria yang berlangsung pada akhir pekan ini. Juara dunia MotoGP tujuh kali itu sedang berada dalam momentum positif setelah berhasil menyalip Jorge Martin di klasemen sementara.

Marquez sebelumnya tertinggal hingga 102 poin dari Martin. Namun, performa impresif dalam beberapa balapan terakhir membuat pembalap Ducati Lenovo tersebut mampu memangkas jarak hingga akhirnya mengambil alih posisi di klasemen.

Advertisement

Marquez tercatat telah meraih lima kemenangan dalam tujuh balapan terakhir. Sebaliknya, Jorge Martin baru mengoleksi satu kemenangan sepanjang musim ini.

Momentum tersebut menjadi modal penting bagi Marquez untuk menghadapi balapan di Austria. Terlebih, Ducati memiliki catatan impresif di sirkuit tersebut dengan setidaknya meraih satu kemenangan dalam 10 musim terakhir.

Marquez juga punya kenangan manis di Austria. Tahun lalu, ia berhasil meraih kemenangan ganda dalam perjalanannya menuju gelar juara dunia.

"Kami baru saja menjalani akhir pekan yang sempurna. Kemenangan di Misano memberi saya dorongan besar, juga berkat dukungan dari begitu banyak penggemar Ducatisti," ujar Marc Marquez, seperti dikutip dari Crash, Kamis (17/9/2026).


Percaya Diri Hadapi Austria

Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing (tengah) menerima ucapan selamat dari Marc Marquez (kiri) dari tim Ducati Lenovo dan Alex Marquez dari tim Gresini Racing MotoGP setelah memenangkan sesi kualifikasi MotoGP Grand Prix Aragon di sirkuit Motorland, Alcaniz, Spanyol timur laut, pada 29 Agustus 2026. (Jose Jordan/AFP)

Marquez mengakui dirinya memiliki catatan kompetitif ketika tampil di Austria musim lalu. Karena itu, ia ingin memanfaatkan momentum positif tersebut bersama tim Ducati.

"Di Austria, saya tampil kompetitif tahun lalu. Bersama seluruh tim, kami perlu memanfaatkan momentum positif ini sebaik mungkin sambil terus berjuang melawan yang terbaik," lanjutnya.

Sementara itu, situasi berbeda dialami rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia.

Bagnaia hanya mampu mengumpulkan satu poin dari enam balapan terakhir. Hasil tersebut membuat posisinya di klasemen kejuaraan dunia terus merosot.

Kini, Bagnaia berada di peringkat kesembilan, tepat di belakang Alex Marquez dari Gresini Racing. Alex sendiri sempat absen dalam tiga seri akibat cedera.


Bagnaia Tak Mau Menyerah

Pecco Bagnaia pada balapan MotoGP Austria 2025. (ERWIN SCHERIAU / APA / AFP)

Bagnaia mengakui akhir pekan di Misano tidak berjalan sesuai harapan. Ia bahkan harus mengakhiri balapan dengan kecelakaan di hadapan para pendukungnya.

"Di Misano, tidak mudah mengakhiri akhir pekan dengan kecelakaan di depan semua penggemar. Namun, kami harus terus bekerja sama dengan tim," kata Bagnaia.

Meski tengah mengalami periode sulit, Bagnaia menegaskan tidak akan menyerah. Ia berharap MotoGP Austria bisa menjadi titik balik untuk kembali bersaing di barisan depan.

"Austria adalah sirkuit di mana secara historis Ducati selalu berhasil membuat perbedaan dan di mana saya telah meraih hasil bagus di masa lalu."

"Kami tidak akan menyerah dan kami akan terus berjuang untuk kembali ke garis depan," tegasnya.

Berita Terkait