Bola.com, Jakarta - Gelandang Arsenal, Declan Rice, mendapat tantangan baru untuk mempertahankan posisinya di lini tengah Timnas Inggris.
Penampilan impresif Alex Scott dalam kemenangan telak 7-0 atas Kroasia membuat persaingan di skuad The Three Lions semakin sengit.
Declan Rice memang tidak ambil bagian dalam jeda internasional kali ini. Gelandang Arsenal itu menarik diri dari skuad Inggris karena pertimbangan manajemen klub mengenai beban bermain setelah menjalani jadwal padat.
Namun, absennya Rice justru memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan.
Alex Scott menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian dan kini berpotensi menjadi pesaing serius Rice.
Rice Absen, Scott Tampil Gemilang
Declan Rice sebelumnya menjadi salah satu pemain penting Inggris dalam beberapa pertandingan terakhir.
Ia bahkan tetap dimainkan saat mengalami cedera pada Piala Dunia dan membantu The Three Lions finis di posisi ketiga.
Kondisi itu diduga menjadi salah satu pertimbangan di balik keputusan Rice untuk tidak memperkuat Inggris pada jeda internasional kali ini.
Meski tidak bermain, Rice tetap menunjukkan dukungan kepada rekan-rekannya. Ia sempat hadir di Wembley ketika Inggris kalah 2-3 dari Spanyol.
Namun, saat Inggris menghadapi Kroasia, Rice kemungkinan menyaksikan pertandingan dari rumah. Thomas Tuchel menurunkan Alex Scott bersama Elliot Anderson dan Jude Bellingham di lini tengah.
Keputusan tersebut berbuah manis. Inggris tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 7-0.
Alex Scott Bikin Tuchel Terpesona
Alex Scott menjadi salah satu pemain yang mendapat banyak pujian setelah kemenangan itu. Gelandang Bournemouth itu percaya diri dan memberikan kontribusi dalam proses terciptanya gol pertama dan kelima Inggris.
Scott bahkan mampu tampil lebih menonjol dibandingkan dua gelandang berpengalaman Kroasia, Mateo Kovacic dan Luka Modric.
Performa tersebut membuat Scott semakin dekat dengan peluang menjadi starter reguler Inggris. Terlebih, The Three Lions sedang mempersiapkan diri menghadapi Euro yang akan digelar kurang dari dua tahun lagi.
Thomas Tuchel sebelumnya juga memberikan penilaian positif terhadap Scott.
"Dia punya tenaga, bagus dalam bertahan dan melakukan pressing tinggi, sangat nyaman saat menguasai bola, serta bagus dalam mengambil keputusan. Itulah mengapa dia mendapatkan kepercayaan kami," ujar Tuchel.
Jika Scott kembali mendapat kesempatan ketika Inggris menghadapi Republik Ceska di Wembley, persaingan di lini tengah akan semakin menarik untuk disimak.
Fans Mulai Bandingkan Scott dengan Rice
Penampilan Scott bahkan membuat sejumlah pendukung Inggris mulai mempertanyakan apakah Rice masih menjadi pilihan terbaik untuk mengisi lini tengah.
Beberapa suporter di media sosial menilai permainan Inggris terlihat lebih lancar ketika Scott berada di lapangan.
"Entah kapan akan terjadi, tetapi build-up dan progresi Inggris terlihat lebih baik dengan Alex Scott daripada Declan Rice," tulis seorang penggemar.
Suporter lainnya menilai kombinasi Rice dan Elliot Anderson berpotensi membuat permainan Inggris kurang dinamis.
"Sudah berkali-kali saya katakan, tidak ada kebutuhan untuk duet Rice dan Anderson kecuali Anda menginginkan sepak bola yang monoton. Alex Scott adalah angin segar," tulis fan lainnya.
Meski demikian, ada pula yang menilai Rice tetap menjadi starter ketika tersedia. Tantangannya kini adalah menentukan siapa yang akan menjadi tandem terbaiknya.
"Declan Rice adalah starter yang tidak tergantikan ketika tersedia, jadi akan menarik melihat siapa yang dipilih Thomas Tuchel untuk mendampinginya. Memang bias dari saya, tetapi saya pikir Alex Scott memberikan keseimbangan yang lebih baik. Saya tidak pernah menyukai duet Rice dan Anderson," ujar seorang suporter.
Rice Harus Tampil Maksimal Bersama Arsenal
Persaingan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Rice. Setelah mendapatkan waktu istirahat, gelandang Arsenal itu harus kembali ke klub dengan performa terbaik jika ingin mempertahankan tempatnya di skuad utama Inggris.
Penampilan konsisten bersama Arsenal bisa menjadi cara Rice mengirimkan pesan kepada Tuchel bahwa dirinya masih layak menjadi pilihan utama.
Di sisi lain, persaingan bukan hanya melibatkan Rice dan Scott. Myles Lewis-Skelly juga harus memperhatikan situasi tersebut.
Pemain Arsenal itu sebelumnya dimainkan sebagai gelandang dalam dua pertandingan Inggris melawan Spanyol dan Republik Ceska, tetapi digantikan Scott saat menghadapi Kroasia.
Belum lagi terdapat Kobbie Mainoo dari Manchester United dan Adam Wharton dari Crystal Palace yang juga bersaing mendapatkan tempat di lini tengah.
Bagi Tuchel, banyaknya pilihan berkualitas tentu menjadi masalah yang menyenangkan. Namun, bagi para pemain, mereka harus bekerja lebih keras untuk menunjukkan bahwa mereka pantas menjadi pilihan utama Inggris.
Sumber: Football London