Bola.com, Jakarta - Calvin Verdonk ternyata punya peran penting di balik kedatangan Basar Onal ke Lille.
Bek Timnas Indonesia itu mengaku ikut meyakinkan mantan rekan setimnya di NEC Nijmegen tersebut untuk bergabung dengan Lille.
Verdonk mengungkapkan cerita menarik itu dalam konferensi pers menjelang pertandingan Lille melawan Le Havre di Ligue 1, beberapa hari lalu.
Pemain berusia 29 tahun tersebut bahkan berseloroh Lille patut berterima kasih kepadanya atas keberhasilan merekrut Basar Onal.
Keduanya memang sudah saling mengenal ketika memperkuat NEC Nijmegen.
Verdonk lebih dahulu menjadi bagian dari klub Belanda itu pada musim 2022/2023, sedangkan Basar Onal baru bergabung pada musim 2024/2025 setelah meninggalkan De Graafschap.
Bantu Basar Onal
Pengalaman bermain bersama di NEC Nijmegen membuat Verdonk bisa membantu Basar memahami lingkungan barunya di Lille.
Ia juga berusaha memastikan pemain asal Turki itu merasa nyaman setelah memutuskan melanjutkan karier di Prancis.
"Saya pernah bermain bersamanya di Nijmegen. Saat saya tahu dia akan datang ke Lille, kami sudah saling berkomunikasi," ujar Verdonk.
"Begitu dia tiba, saya melakukan segala upaya untuk membantunya. Jika dia membutuhkan sesuatu, dia bisa menelepon, mengirim pesan, atau menemui saya langsung di klub. Saya bisa membantunya dalam hal apa pun," lanjutnya.
Bercanda Jadi Agen Pemain
Basar Onal merupakan satu di antara rekrutan Lille pada bursa transfer musim panas Juni lalu. Winger berusia 22 tahun itu didatangkan dari NEC Nijmegen dan mendapat kontrak hingga Juni 2030.
Dalam proses kepindahan tersebut, Verdonk berperan sebagai penghubung yang membantu Basar mengenal Lille lebih dekat.
Ia memberikan informasi mengenai klub sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang muncul sebelum sang pemain mengambil keputusan.
Verdonk pun melontarkan candaan mengenai kontribusinya dalam proses transfer tersebut.
"Dia datang ke Lille. Saya rasa klub bisa berterima kasih kepada saya atas hal itu," katanya.
"Wajar saja jika sebuah klub tertarik pada pemain baru, dan pemain itu adalah sosok yang Anda kenal. Lalu dia bertanya tentang klub serta apa yang bisa ia harapkan. Anda pun menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut," jelas Verdonk.
"Saya menjalankan peran saya untuk meyakinkannya agar datang ke Lille. Bisa dibilang, saya sedikit berperan layaknya seorang agen," imbuhnya.
Masih Perlu Beradaptasi
Kedatangan Basar Onal sejauh ini memberinya kesempatan untuk merasakan persaingan di level tertinggi sepak bola Prancis.
Ia sudah mencatatkan empat penampilan di Ligue 1 bersama Lille dan juga mendapat kesempatan tampil ketika Les Dogues menghadapi Real Betis di Liga Champions.
Meski begitu, Basar masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan permainan di Lille.
Verdonk menilai mantan rekan setimnya itu memiliki kualitas yang memadai, tetapi perbedaan karakter kompetisi di Prancis dan Belanda membuat proses adaptasi menjadi hal penting.
"Menurut saya, dia berada di jalur yang tepat. Dia pemain yang memiliki banyak kualitas, tapi liga Prancis dan Belanda sangatlah berbeda. Dia butuh waktu," kata Verdonk.
"Tapi, saya tahu dia punya kemampuan yang dibutuhkan. Dia pasti bisa. Dia memiliki kualitas itu," tegasnya.
Kembali Berkiprah Bersama Lille
Sementara itu, Verdonk kembali mendapatkan kesempatan bermain ketika Lille menjamu Le Havre pada pekan keenam Ligue 1 di Decathlon Arena, Stade Pierre-Mauroy, Minggu (11-10-2026) dini hari WIB.
Pertandingan itu menjadi penampilan pertama Verdonk bersama Lille setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Lille mengamankan kemenangan tipis 1-0 berkat gol Dilane Bakwa pada menit kelima.
Verdonk memulai pertandingan dari bangku cadangan sebelum masuk pada menit ke-73 untuk menggantikan Romain Perraud.
Dengan tambahan kesempatan bermain tersebut, Verdonk telah mencatatkan empat penampilan di Ligue 1 musim ini.
Sumber: Le Petit Lillois